Arenabetting – Zlatan Ibrahimovic melontarkan kritik tajam kepada Ronald Koeman setelah langkah Timnas Belanda terhenti di Piala Dunia 2026. Mantan penyerang asal Swedia itu menilai permainan Belanda tidak lagi mencerminkan karakter yang selama ini melekat pada sepak bola negara tersebut.
Perjalanan Belanda berakhir di babak 32 besar usai kalah dari Maroko melalui adu penalti dengan skor 2-3. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu, meski Belanda sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya kebobolan pada masa injury time.
Kekalahan itu memunculkan banyak sorotan terhadap strategi yang diterapkan Koeman. Ibrahimovic menjadi salah satu sosok yang paling vokal karena merasa permainan De Oranje jauh dari filosofi menyerang yang selama ini menjadi ciri khas mereka.
Ibrahimovic Soroti Gaya Bermain Belanda
Ibrahimovic menilai Belanda selalu dikenal sebagai tim yang mengutamakan permainan menyerang. Menurut pandangannya, filosofi tersebut sudah menjadi identitas yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Ia mengungkapkan bahwa Belanda seharusnya tetap berusaha memenangkan pertandingan dengan gaya bermain khas mereka. Walaupun hasil akhirnya belum tentu sesuai harapan, identitas tim tidak seharusnya berubah hanya demi bermain lebih aman.
Mantan pemain Ajax itu juga berpandangan bahwa strategi yang diterapkan Koeman justru membuat Belanda kehilangan jati dirinya. Baginya, perubahan pendekatan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa penampilan De Oranje tidak terlihat meyakinkan sepanjang laga.
Taktik Defensif Jadi Sorotan
Saat menghadapi Maroko, Belanda tampil lebih berhati-hati dan tidak banyak menciptakan peluang berbahaya. Statistik pertandingan memperlihatkan mereka hanya mampu melepaskan enam tembakan dengan dua yang mengarah ke gawang.
Di sisi lain, Maroko tampil lebih agresif sepanjang pertandingan. Wakil Afrika itu menghasilkan 11 tembakan dengan lima di antaranya tepat sasaran sehingga mampu memberikan tekanan lebih besar kepada lini pertahanan lawan.
Ibrahimovic menilai pendekatan tersebut tidak mencerminkan karakter sepak bola Belanda. Menurutnya, Koeman justru menerapkan strategi yang lebih mengutamakan menghindari kekalahan dibanding mengejar kemenangan.
Komentar itu menjadi salah satu kritik paling tajam terhadap performa De Oranje selama tampil di Piala Dunia 2026. Permainan yang cenderung pasif dinilai membuat Belanda kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya.
Koeman Akhiri Masa Jabatan
Tidak lama setelah Belanda tersingkir, Koeman memutuskan mundur dari kursi pelatih. Keputusan itu mengakhiri masa tugasnya bersama tim nasional setelah gagal membawa De Oranje melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi tersebut.
Pelatih berusia 63 tahun itu juga memberi isyarat bahwa perjalanan panjangnya sebagai pelatih kemungkinan akan segera berakhir. Karier kepelatihannya telah berlangsung selama lebih dari dua dekade dengan berbagai pengalaman di level klub maupun tim nasional.
Kini Belanda menghadapi tantangan besar untuk menentukan arah baru. De Oranje diharapkan mampu kembali menemukan identitas permainan menyerang yang selama ini menjadi kebanggaan sekaligus modal penting untuk menghadapi kompetisi internasional berikutnya.


