Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Berita Bola

Ramos Jadi Penentu, Portugal Menang Tanpa Ronaldo di Kandang Norwegia

Arenabetting – Goncalo Ramos tampil menonjol ketika Portugal menghadapi Norwegia di Ullevaal Stadium, Senin (28/9/2026) dini hari WIB. Penyerang berusia 25 tahun itu menjadi starter setelah Cristiano Ronaldo tidak dimainkan oleh Jorge Jesus. Kesempatan tersebut langsung dimanfaatkan Ramos dengan baik. Ia mencetak gol penentu kemenangan Portugal 2-1 setelah Joao Felix membuka keunggulan dan Erling Haaland sempat menyamakan kedudukan untuk Norwegia. Ramos bahkan sempat membobol gawang Norwegia untuk kedua kalinya. Namun, gol itu dianulir karena offside. Meski begitu, kontribusinya tetap cukup untuk membantu Portugal membawa pulang tiga poin. Ramos Isi Posisi Ronaldo Jorge Jesus melakukan perubahan di lini depan Portugal dengan menempatkan Ramos sebagai starter. Ia dipercaya bermain bersama Joao Felix setelah Ronaldo hanya berada di bangku cadangan. Pilihan tersebut terbukti efektif. Portugal mampu membuka skor melalui Felix pada babak pertama setelah memanfaatkan umpan Pedro Neto. Norwegia kemudian menyamakan kedudukan melalui Haaland pada awal babak kedua. Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka dan Portugal membutuhkan respons cepat. Ramos akhirnya menjawab kebutuhan tersebut pada menit ke-54. Ia memanfaatkan kesalahan kiper Orjan Nyland dan mengirim bola lob ke gawang yang kosong untuk membawa Portugal kembali unggul. Ramos Sempat Cetak Dua Gol Lima menit setelah gol pertamanya, Ramos kembali menemukan peluang untuk mencatatkan namanya di papan skor. Ia kembali memanfaatkan kesalahan Nyland yang keluar dari posisi untuk mengamankan bola. Ramos berhasil merebut bola dan kemudian mencetak gol kedua. Namun, wasit membatalkan gol tersebut setelah pemeriksaan VAR menunjukkan adanya posisi offside sebelum peluang diselesaikan. Walau hanya satu gol yang sah, kontribusi Ramos tetap penting. Ia bermain selama 81 menit sebelum digantikan Trincao dan membantu Portugal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan selesai. Catatan Ramos juga memperlihatkan efektivitasnya. Dari dua percobaan tembakan yang dilepaskan sepanjang laga, satu berhasil menjadi gol yang menentukan hasil pertandingan. Kepercayaan Diri Ramos Bertambah Gol tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Ramos setelah sebelumnya lebih banyak menjalani peran sebagai pemain pengganti ketika Portugal menghadapi Wales. Kesempatan tampil sejak awal memberinya ruang untuk menunjukkan kemampuan di lini depan. Ramos kemudian membalas kepercayaan Jorge Jesus dengan kontribusi langsung berupa gol kemenangan. Bagi Ramos, kesempatan bermain tetap menjadi bagian penting dalam prosesnya bersama Portugal. Ia ingin merasa terlibat dalam tim dan mendapatkan kepercayaan dari pelatih maupun rekan-rekan setim. Performa di Norwegia menjadi bukti bahwa Ramos mampu memanfaatkan peluang ketika mendapat menit bermain lebih banyak. Portugal pun mendapatkan tambahan opsi di lini depan. Portugal Menang Tanpa Ronaldo Kemenangan atas Norwegia membuat Portugal mengoleksi enam poin dari dua pertandingan di Grup D UEFA Nations League. Hasil tersebut membawa mereka ke puncak klasemen sementara. Ramos menjadi salah satu sosok penting dalam kemenangan tersebut. Ketika Ronaldo tidak dimainkan, ia mampu mengisi peran di lini depan dan mencetak gol yang memastikan Portugal unggul. Portugal kini memiliki alternatif penyerang yang bisa diandalkan ketika Ronaldo tidak berada di lapangan. Situasi ini juga memberi Jesus lebih banyak pilihan dalam menyusun lini depan untuk pertandingan berikutnya. Bagi Ramos, laga di Oslo menjadi kesempatan yang berhasil dimanfaatkan. Ia mampu menjawab kepercayaan tersebut dengan penampilan yang efektif di depan gawang. Satu gol sah, satu gol yang dianulir, dan kontribusi selama 81 menit membuat penampilannya ikut mewarnai kemenangan Portugal.

Ramos Jadi Penentu, Portugal Menang Tanpa Ronaldo di Kandang Norwegia Read More »

Tony Pulis Singgung Kekalahan Stoke dari Man City di Final Piala FA

Arenabetting – Tony Pulis kembali menyoroti kekalahan Stoke City dari Manchester City pada final Piala FA 2011. Mantan manajer Stoke tersebut merasa ada kemungkinan timnya dirugikan jika pelanggaran finansial Man City pada akhirnya berujung pada hukuman terhadap sejumlah gelar. Man City saat ini menghadapi kasus terkait dugaan pelanggaran aturan finansial Premier League. Dari 115 tuduhan yang diajukan, klub dinyatakan bersalah atas 114 tuduhan berdasarkan informasi dalam sumber ini, dengan hukuman yang berpotensi memengaruhi sejumlah pencapaian mereka pada periode 2009/2010 hingga 2017/2018. Salah satu gelar yang ikut menjadi sorotan adalah Piala FA 2011. Saat itu, Man City mengalahkan Stoke 1-0 pada partai final melalui gol tunggal Yaya Toure, sehingga Pulis dan timnya harus puas menjadi runner-up. Pulis Masih Ingat Kekalahan dari Man City Final Piala FA 2011 menjadi salah satu pertandingan yang masih membekas bagi Pulis. Stoke City saat itu berhasil mencapai partai puncak, tetapi harus menghadapi Man City dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Gol Yaya Toure menjadi pembeda dalam laga tersebut. Stoke tidak mampu membalas sampai pertandingan selesai sehingga Man City keluar sebagai juara dan membawa pulang trofi Piala FA. Kini, kemungkinan adanya hukuman terhadap Man City membuat kembali muncul pembahasan mengenai gelar tersebut. Sebagian pendukung Stoke berharap klub mereka bisa mendapatkan trofi apabila gelar Man City nantinya dicabut. Namun, Pulis memiliki pandangan berbeda mengenai kemungkinan tersebut. Ia tidak terlalu berharap Stoke akan menerima kembali trofi yang gagal mereka raih lebih dari satu dekade lalu. Stoke Tak Otomatis Dapat Trofi Pulis menilai hukuman terhadap Man City belum tentu berupa pencabutan gelar. Menurutnya, sanksi seperti pengurangan poin dan denda dalam jumlah besar lebih mungkin menjadi bagian dari hukuman yang diberikan. Karena itu, Pulis tidak berharap Man City akan menghubungi dirinya maupun Stoke untuk menyerahkan kembali trofi Piala FA 2011. Ia melihat situasi tersebut tidak sesederhana memberikan piala kepada tim yang menjadi lawan di final. Meski begitu, Pulis tetap merasa Stoke berada dalam posisi yang dirugikan. Ia menilai timnya telah berjuang untuk mendapatkan kesempatan menjadi juara dan menjalani pertandingan tersebut dengan cara yang mereka anggap jujur. Perasaan tersebut muncul karena kesempatan untuk merayakan kemenangan di Stoke-on-Trent sudah berlalu. Jika gelar kemudian berubah status bertahun-tahun setelah pertandingan, pengalaman yang mereka rasakan pada hari final tetap tidak bisa diulang. Pulis Soroti Dampak Kasus Finansial Bagi Pulis, persoalan utama bukan sekadar siapa yang nantinya memegang trofi. Ia juga menyoroti bagaimana dugaan pelanggaran aturan finansial bisa memiliki dampak terhadap hasil kompetisi yang sudah berlangsung pada masa lalu. Man City berpotensi menghadapi hukuman terkait kasus finansial Premier League. Jika sanksi akhirnya memengaruhi gelar atau pencapaian tertentu, konsekuensinya tentu dapat menimbulkan perdebatan di antara klub-klub yang pernah bersaing dengan mereka. Pulis sendiri memilih menunggu keputusan akhir sebelum berbicara lebih jauh mengenai nasib Piala FA 2011. Ia memahami bahwa proses hukum dan penentuan hukuman masih menjadi urusan yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Meski begitu, mantan manajer Stoke tersebut tetap membawa ingatan tentang final itu. Baginya, tidak ada keputusan di masa depan yang bisa mengembalikan momen ketika Stoke kehilangan kesempatan mengangkat trofi di Wembley. Piala FA 2011 Jadi Bagian Perdebatan Stoke City memang tidak otomatis menjadi juara hanya karena Man City menghadapi proses hukum. Status gelar tersebut akan bergantung pada keputusan resmi terkait kasus yang sedang berjalan. Pulis pun tidak menganggap penyerahan kembali trofi sebagai skenario utama. Ia justru memperkirakan bentuk hukuman seperti pengurangan poin dan denda besar lebih mungkin terjadi dibandingkan pengembalian gelar. Meski demikian, pernyataan Pulis memperlihatkan bahwa dampak kasus Man City tidak hanya berkaitan dengan kondisi klub saat ini. Klub yang pernah berhadapan dengan mereka juga mulai mengingat kembali pertandingan dan kesempatan yang pernah hilang.

Tony Pulis Singgung Kekalahan Stoke dari Man City di Final Piala FA Read More »

Ronaldo Dicadangkan, Portugal Tetap Bisa Menang atas Norwegia

Arenabetting – Cristiano Ronaldo tidak tampil ketika Portugal bertandang ke markas Norwegia dalam lanjutan UEFA Nations League. Kapten Portugal tersebut hanya menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan saat timnya meraih kemenangan 2-1 di Ulevaal Stadium, Senin (28/9/2026) dini hari WIB. Keputusan Jorge Jesus untuk tidak memasukkan Ronaldo ke dalam starting line-up menjadi perhatian sebelum pertandingan. Posisi penyerang berusia 41 tahun itu kemudian ditempati Goncalo Ramos yang bermain bersama Joao Felix di lini depan. Portugal ternyata tetap mampu tampil efektif tanpa Ronaldo. Felix membawa tim tamu unggul lebih dulu, Norwegia membalas melalui Erling Haaland, sebelum Ramos mencetak gol yang memastikan kemenangan Portugal di markas lawan. Jesus Pilih Ramos di Lini Depan Jorge Jesus melakukan perubahan pada komposisi Portugal untuk pertandingan melawan Norwegia. Ronaldo tidak masuk dalam sebelas pemain awal, sementara Ramos mendapat kesempatan mengisi posisi yang biasanya menjadi milik kapten tim. Ramos kemudian tampil bersama Felix untuk menjadi tumpuan Portugal di lini serang. Keputusan tersebut memberikan hasil positif karena Portugal mampu mencetak dua gol dan membawa pulang tiga poin. Felix membuka keunggulan Portugal pada menit ke-17. Ia menyelesaikan umpan tarik Pedro Neto dengan sepakan rendah yang membuat bola bersarang di gawang Norwegia. Keunggulan tersebut bertahan sampai babak pertama selesai. Portugal mampu menjaga permainan tetap terkendali meski Norwegia memiliki Haaland sebagai ancaman utama di lini depan. Norwegia Sempat Samakan Skor Norwegia baru menemukan gol balasan pada menit ke-51. Haaland memanfaatkan situasi bola mati yang sempat menghasilkan kemelut di depan gawang Portugal. Tendangan bebas Norwegia sebelumnya berhasil ditepis Diogo Costa. Namun, bola pantulan kemudian jatuh ke area yang bisa dimanfaatkan Haaland untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1. Portugal tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali memimpin. Hanya tiga menit setelah gol Haaland, Ramos berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kesalahan kiper Orjan Nyland. Nyland salah mengirim umpan dan Ramos berhasil memotong bola tersebut. Penyerang Portugal itu kemudian melepaskan lob ke arah gawang yang sudah kosong sehingga Portugal kembali berada di depan. Ramos Sempat Cetak Gol Kedua Ramos sebenarnya kembali membobol gawang Norwegia pada menit ke-59. Momen tersebut kembali berawal dari kesalahan Nyland yang keluar dari area gawang untuk mencoba mengamankan bola. Ramos berhasil merebut bola dan kemudian menyelesaikan peluang tersebut. Namun, gol kedua pemain Portugal itu tidak bertahan lama karena wasit kemudian melakukan pemeriksaan menggunakan VAR. Hasil pemeriksaan menunjukkan Ramos berada dalam posisi offside sebelum proses gol terjadi. Wasit akhirnya membatalkan gol tersebut sehingga Portugal tetap hanya unggul 2-1. Norwegia terus mencari kesempatan untuk menyamakan kedudukan pada sisa pertandingan. Namun, usaha tuan rumah tidak menghasilkan gol tambahan dan Portugal mampu mempertahankan keunggulan sampai peluit panjang. Ronaldo Tak Masuk Lapangan Ronaldo tetap berada di bangku cadangan hingga pertandingan berakhir. Kondisi tersebut membuat duel yang dinantikan antara dirinya dan Haaland tidak pernah terjadi di Ulevaal Stadium. Meski tanpa pemain bintangnya, Portugal tetap mampu mengamankan tiga poin penting. Kemenangan tersebut juga membuat mereka memuncaki klasemen sementara Grup D UEFA Nations League dengan enam poin. Bagi Jesus, pilihan menurunkan Ramos sejak awal menghasilkan kemenangan di markas Norwegia. Sementara itu, Ronaldo harus menunggu kesempatan berikutnya untuk kembali tampil bersama Portugal setelah hanya menjadi pemain cadangan dalam pertandingan kali ini.

Ronaldo Dicadangkan, Portugal Tetap Bisa Menang atas Norwegia Read More »

Main di Kandang, Timnas Jerman Tumbang 0-1 dari Yunani

Arenabetting – Jerman harus menelan kekalahan mengejutkan saat menjamu Yunani pada matchday kedua Grup B UEFA Nations League. Bermain di WWK Arena, Augsburg, Senin (28/9/2026) dini hari WIB, Die Mannschaft kalah tipis 0-1. Hasil tersebut terasa pahit karena Jerman sebenarnya tampil jauh lebih dominan sepanjang pertandingan. Tim asuhan Juergen Klopp menguasai bola hingga 76 persen dan melepaskan 14 tembakan, tetapi hanya lima yang mengarah ke gawang. Yunani justru mampu memaksimalkan peluang terbatas yang mereka dapatkan. Satu gol dari Dimitrios Kourbelis pada babak kedua cukup untuk membawa tim tamu pulang dengan tiga poin sekaligus mengubah persaingan di Grup B. Jerman Dominan tetapi Sulit Cetak Gol Sejak pertandingan dimulai, Jerman langsung mengambil kendali permainan. Sirkulasi bola berjalan lebih banyak di wilayah Yunani sehingga tuan rumah terus berusaha mencari celah di pertahanan lawan. Dominasi tersebut terlihat dari perbedaan statistik kedua tim. Jerman menguasai 76 persen bola dan menghasilkan 14 percobaan, sedangkan Yunani hanya memiliki lima tembakan sepanjang laga. Namun, keunggulan dalam penguasaan bola belum cukup untuk menghasilkan gol. Pertahanan Yunani mampu menjaga area berbahaya dengan baik dan membuat serangan Jerman sering berakhir sebelum menjadi peluang matang. Tzolakis Jadi Penghalang Jerman Kiper Yunani Konstantinos Tzolakis menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan timnya bertahan. Ia mencatat lima penyelamatan, termasuk dua kali menggagalkan peluang yang datang dari dalam kotak penalti. Penampilan Tzolakis membuat Jerman semakin frustrasi. Beberapa serangan yang dibangun tuan rumah memang berhasil masuk ke area pertahanan Yunani, tetapi penyelesaian akhirnya tidak mampu melewati penjaga gawang tersebut. Memasuki akhir babak pertama, skor masih 0-0. Jerman tetap memegang kendali permainan, sementara Yunani lebih banyak bertahan dan menunggu kesempatan untuk melakukan serangan balik. Situasi pertandingan tidak banyak berubah setelah jeda. Jerman terus mencoba membongkar pertahanan lawan, tetapi justru Yunani yang berhasil menemukan momen penting untuk mencetak gol. Kourbelis Bawa Yunani Unggul Kejutan terjadi pada menit ke-74 ketika Dimitrios Kourbelis membawa Yunani unggul. Pemain pengganti tersebut mendapatkan ruang di dalam kotak penalti untuk melepaskan tembakan ke arah gawang Jerman. Sepakan Kourbelis kemudian mengenai kaki Joshua Kimmich. Pantulan tersebut membuat arah bola berubah dan akhirnya masuk ke gawang Jerman tanpa mampu dihentikan Alex Nuebel. Tertinggal 0-1, Jerman berusaha meningkatkan tekanan pada sisa pertandingan. Tim tuan rumah membutuhkan gol balasan untuk menyelamatkan hasil di kandang sendiri, tetapi pertahanan Yunani tetap mampu bertahan. Hingga peluit panjang berbunyi, Jerman tidak berhasil menemukan gol penyama. Yunani pun membawa pulang kemenangan 1-0 dari Augsburg setelah mampu mempertahankan keunggulan yang mereka dapatkan di babak kedua. Yunani Kuasai Puncak Grup B Kemenangan ini membuat Yunani semakin nyaman di puncak klasemen Grup B UEFA Nations League. Mereka kini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan yang sudah dimainkan. Sebaliknya, Jerman harus menerima situasi sulit setelah hanya mengumpulkan satu poin. Hasil tersebut membuat mereka turun ke posisi ketiga klasemen sementara Grup B. Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi Klopp dan skuadnya. Jerman memiliki penguasaan bola serta jumlah peluang yang lebih banyak, tetapi gagal mengubah dominasi tersebut menjadi gol. Yunani justru tampil efektif dan berhasil membawa pulang hasil maksimal dari markas lawan.

Main di Kandang, Timnas Jerman Tumbang 0-1 dari Yunani Read More »

Jeda Internasional: Pemain Andalan Manchester United Malah Bertumbangan

Arenabetting – Manchester United harus waspada selama jeda internasional. Sejumlah pemain penting mereka mengalami masalah kebugaran ketika menjalankan tugas bersama tim nasional, sehingga kondisi skuad menjadi perhatian sebelum kompetisi klub kembali berjalan. Bruno Fernandes menjadi nama terbaru yang masuk daftar tersebut. Gelandang Portugal itu tidak dimainkan saat menghadapi Norwegia setelah sebelumnya mengalami masalah ketika tampil melawan Wales. Selain Fernandes, Patrick Dorgu, Marcus Rashford, Kobbie Mainoo, dan Benjamin Sesko juga berada dalam situasi yang sama. Beberapa pemain tersebut bahkan sudah meninggalkan pemusatan latihan negaranya masing-masing. Cedera Fernandes Jadi Sorotan Fernandes harus ditarik keluar pada menit ke-89 ketika Portugal menghadapi Wales. Pelatih Jorge Jesus kemudian memilih tidak menurunkannya saat Portugal bertemu Norwegia karena tidak ingin mengambil risiko lebih besar. Jesus juga mengungkapkan bahwa Fernandes sudah merasakan sakit dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Kondisi itu turut memengaruhi penampilannya ketika membela Portugal melawan Wales. Sebelum bergabung dengan timnas, Fernandes tampil dalam tiga laga bersama Manchester United. Ia bermain menghadapi Manchester City, Brighton & Hove Albion, dan Fulham, dengan dua pertandingan di antaranya dijalani selama 90 menit penuh. Keputusan untuk mengistirahatkan Fernandes membuat MU bisa berharap kondisinya segera membaik. Tim Inggris tersebut tentu membutuhkan gelandang andalannya ketika kompetisi klub kembali bergulir setelah jeda internasional. Dorgu Ikut Bikin MU Cemas Kekhawatiran MU tidak hanya datang dari Fernandes. Patrick Dorgu juga mengalami situasi yang membuat kondisi pemain klub tersebut kembali menjadi perhatian selama agenda internasional berlangsung. Bek sayap itu hanya bermain selama 30 menit ketika Denmark menghadapi Wales. Durasi penampilan yang singkat membuat kondisi Dorgu ikut dipantau menjelang berakhirnya jeda internasional. Manchester United sebelumnya sudah kehilangan dua pemain dari skuad Inggris. Marcus Rashford dan Kobbie Mainoo sama-sama mundur dari pemusatan latihan karena mengalami cedera. Keduanya meninggalkan kamp Inggris sebelum menyelesaikan agenda internasional. Situasi tersebut membuat MU harus menunggu perkembangan kondisi pemainnya sebelum mengetahui siapa saja yang siap kembali memperkuat klub. Sesko Juga Tinggalkan Timnas Masalah kebugaran turut menimpa Benjamin Sesko. Penyerang berusia 23 tahun itu mundur dari Timnas Slovenia dan meninggalkan pemusatan latihan negaranya. Sesko menjadi bagian penting dari skuad Manchester United sehingga absennya dari agenda Slovenia menambah daftar pemain MU yang mengalami kendala selama jeda internasional. Kondisi ini tentu membuat persiapan Michael Carrick ikut terdampak. Pelatih MU perlu memantau perkembangan setiap pemain yang pulang dari tugas internasional sebelum menentukan komposisi tim berikutnya. Semakin banyak pemain yang mengalami masalah kebugaran, semakin terbatas pula pilihan yang tersedia. Karena itu, MU kini harus berharap para pemain tersebut dapat kembali dalam kondisi siap tampil. MU Masih Berusaha Bangkit Situasi tersebut datang ketika Manchester United belum menunjukkan hasil konsisten di Liga Inggris. Mereka baru meraih satu kemenangan dari lima pertandingan dan saat ini berada di peringkat ke-12 klasemen. Kondisi skuad menjadi semakin penting karena MU membutuhkan tambahan tenaga untuk memperbaiki posisi. Kehadiran pemain-pemain utama akan membantu Carrick menyiapkan tim setelah jeda internasional. Fernandes, Dorgu, Rashford, Mainoo, dan Sesko kini menjadi pemain yang kondisinya perlu dipantau. MU tentu berharap masalah yang dialami para pemain tersebut tidak berujung pada absensi panjang. Dengan kompetisi klub yang akan kembali berjalan, kesiapan skuad menjadi perhatian utama Manchester United. Perkembangan para pemain yang mengalami cedera akan ikut menentukan pilihan Carrick pada pertandingan berikutnya.

Jeda Internasional: Pemain Andalan Manchester United Malah Bertumbangan Read More »

Ronaldo Gak Dimainkan, Timnas Portugal Menang 2-1 Atas Norwegia

Arenabetting – Portugal meraih kemenangan 2-1 atas Norwegia dalam lanjutan UEFA Nations League. Pertandingan di Ulevaal Stadium, Oslo, Senin (28/9/2026) dini hari WIB itu berlangsung tanpa Cristiano Ronaldo yang hanya berada di bangku cadangan. Absennya Ronaldo dari starting line-up menjadi perhatian sebelum laga dimulai. Kapten Portugal tersebut tidak dimainkan, sementara Bruno Fernandes juga harus absen karena cedera. Joao Felix kemudian memimpin lini serang Portugal bersama rekan-rekannya. Meski tanpa Ronaldo, Portugal tetap mampu membawa pulang tiga poin. Joao Felix dan Goncalo Ramos menjadi penentu kemenangan, sedangkan Norwegia hanya mampu membalas melalui Erling Haaland pada awal babak kedua. Portugal Unggul Lebih Dulu Portugal langsung mencoba mengambil kendali permainan sejak awal. Tekanan mereka akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-17 melalui Joao Felix yang memanfaatkan umpan Pedro Neto dari sisi lapangan. Neto mengirim bola tarik ke area berbahaya dan Felix menyambutnya dengan sepakan rendah. Bola melaju ke dalam gawang Norwegia dan membuat Portugal memimpin 1-0. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan sampai turun minum. Norwegia kesulitan menemukan gol balasan meski memiliki sejumlah pemain berbahaya, termasuk Haaland di lini depan. Portugal pun memasuki babak kedua dengan modal keunggulan tipis, tetapi situasi pertandingan berubah ketika Norwegia menemukan celah pada awal paruh kedua. Haaland Bawa Norwegia Menyamakan Skor Haaland akhirnya membuat pendukung tuan rumah bersorak pada menit ke-51. Penyerang Norwegia itu memanfaatkan kemelut setelah tendangan bebas sempat ditepis Diogo Costa. Bola liar dari situasi tersebut jatuh ke area yang bisa dimanfaatkan Haaland. Ia kemudian menyelesaikan peluang itu untuk mengubah skor menjadi 1-1. Norwegia tidak lama menikmati gol penyama kedudukan. Tiga menit kemudian, Portugal kembali memimpin setelah Goncalo Ramos memanfaatkan kesalahan kiper Orjan Nyland. Nyland salah mengirim bola dan Ramos berhasil melakukan intersep. Penyerang berusia 25 tahun itu lalu mengangkat bola melewati kiper yang sudah keluar dari posisinya sehingga Portugal kembali unggul 2-1. Ramos Sempat Cetak Gol Kedua Ramos sebenarnya kembali menemukan ruang untuk mencetak gol pada menit ke-59. Situasinya kembali bermula dari kesalahan Nyland yang keluar dari gawang untuk menyapu bola. Upaya Nyland justru tidak berjalan sesuai rencana. Ramos berhasil merebut bola dan kemudian mengarahkannya ke gawang Norwegia untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut. Namun, Portugal harus menunggu lebih lama untuk memastikan keunggulan karena gol itu tidak disahkan. Wasit membatalkannya setelah pemeriksaan VAR menunjukkan Ramos berada dalam posisi offside sebelum menyelesaikan peluang. Keputusan tersebut membuat Norwegia masih memiliki peluang untuk mengejar. Tuan rumah berusaha mencari gol kedua, tetapi Portugal mampu menjaga keunggulan sampai pertandingan berakhir. Portugal Pimpin Grup D Kemenangan ini membawa Portugal mengoleksi enam poin dari dua pertandingan di Grup D UEFA Nations League. Hasil tersebut menempatkan mereka di posisi teratas klasemen sementara. Norwegia berada tepat di bawah Portugal dengan tiga poin. Kekalahan di kandang sendiri membuat mereka gagal menyamai perolehan poin lawannya dalam pertandingan kedua grup. Bagi Portugal, kemenangan ini menjadi bukti bahwa mereka tetap mampu meraih hasil positif meski Ronaldo tidak turun ke lapangan. Felix membuka jalan, sementara Ramos memastikan keunggulan setelah memanfaatkan kesalahan lawan. Portugal kini melanjutkan perjuangan di Nations League dengan posisi lebih nyaman di puncak grup.

Ronaldo Gak Dimainkan, Timnas Portugal Menang 2-1 Atas Norwegia Read More »