Arenabetting – Manchester City terus menjaga tekanan kepada Arsenal dalam persaingan gelar Liga Inggris musim 2025/2026. The Citizens sukses meraih kemenangan penting usai menundukkan Crystal Palace dengan skor meyakinkan 3-0.
Dalam pertandingan tersebut, gol-gol kemenangan City lahir lewat Antoine Semenyo, Omar Marmoush, dan Savinho. Hasil itu membuat pasukan Pep Guardiola kembali memangkas jarak dengan Arsenal di puncak klasemen.
Kini City hanya terpaut dua poin dari The Gunners dengan dua pertandingan tersisa. Situasi tersebut membuat perebutan gelar Premier League dipastikan berlangsung panas hingga pekan terakhir musim.
Meski peluang masih terbuka, Guardiola mengingatkan bahwa jalan Manchester City menuju trofi tidak akan mudah. Pelatih asal Spanyol itu merasa timnya masih menghadapi tantangan besar dalam sisa musim ini.
Dua Laga Sulit Menanti Man City
Manchester City masih harus menghadapi Bournemouth dan Aston Villa pada dua pertandingan terakhir Premier League. Guardiola menilai kedua lawan tersebut sangat berbahaya karena sedang tampil konsisten musim ini.
Bournemouth dan Aston Villa juga masih berjuang memburu tiket kompetisi Eropa. Situasi itu membuat City dipastikan tidak akan menghadapi lawan yang bermain santai di akhir musim.
Aston Villa saat ini berada di papan atas klasemen dan terus menunjukkan performa stabil sepanjang musim. Sementara Bournemouth menjadi salah satu kejutan terbesar Premier League musim ini berkat permainan agresif mereka.
Guardiola memahami bahwa City wajib tampil jauh lebih baik jika ingin memenangkan dua pertandingan tersebut. Menurutnya, kualitas permainan saat ini belum cukup untuk menjamin trofi liga.
Arsenal Masih Pegang Kendali
Selain harus menyapu bersih dua laga tersisa, Manchester City juga masih bergantung pada hasil Arsenal. The Gunners tetap berada di posisi paling menguntungkan dalam perebutan gelar.
Situasi itu membuat City tidak sepenuhnya mengendalikan nasib mereka sendiri. Guardiola menyadari timnya hanya bisa fokus memenangkan pertandingan sambil berharap Arsenal kehilangan poin.
Meski begitu, manajer berusia 55 tahun tersebut tetap bangga dengan perjuangan skuadnya musim ini. Guardiola merasa para pemain City terus menunjukkan mental luar biasa meski menghadapi tekanan besar.
Ia juga menilai kebersamaan tim musim ini menjadi salah satu hal terbaik yang dirasakan selama menangani The Citizens. Guardiola menyebut skuadnya tetap tampil kompetitif di tengah jadwal yang sangat padat.
Fokus ke Final Piala FA
Sebelum kembali fokus ke Premier League, Manchester City masih harus menghadapi Chelsea di final Piala FA akhir pekan ini. Guardiola menegaskan laga tersebut sekarang menjadi prioritas utama timnya.
Menurut Guardiola, final selalu pantas mendapat perhatian penuh karena menjadi kesempatan besar meraih trofi. Karena itu City akan lebih dulu mengalihkan fokus sepenuhnya ke Wembley.
Setelah final selesai, barulah The Citizens kembali memikirkan dua laga penentuan di Premier League. Guardiola berharap timnya mampu menjaga momentum positif hingga akhir musim.
Walau peluang juara masih terbuka, Guardiola kembali mengingatkan bahwa City harus bermain jauh lebih baik untuk bisa mempertahankan gelar. Jika tidak mampu meningkatkan level permainan, ia merasa trofi Premier League akan sulit kembali ke Etihad Stadium.


