Arenabetting – Xabi Alonso menegaskan Chelsea harus segera move on dari Enzo Fernandez yang pindah ke Manchester City. Meski kehilangan salah satu pemain penting, sang manajer percaya skuad yang ada tetap memiliki kualitas untuk menjalani musim.
Enzo meninggalkan Chelsea sesaat sebelum bursa transfer musim panas ditutup. Gelandang asal Argentina itu memilih bertahan di Premier League dengan bergabung ke Manchester City melalui transfer senilai 125 juta paun.
Nilai transfer tersebut membuat Enzo menyamai rekor Alexander Isak sebagai pemain termahal dalam sejarah Premier League. Bagi Chelsea, kepergian pemain 25 tahun itu jelas menjadi kehilangan besar setelah kontribusinya selama beberapa musim.
Enzo Tinggalkan Peran Besar di Chelsea
Enzo bergabung dengan Chelsea dari Benfica pada 2023 dan langsung menjadi bagian penting di lini tengah. Selama memperkuat klub London tersebut, ia mencatatkan 170 penampilan dengan 31 gol dan 30 assist.
Kontribusinya juga ikut membantu Chelsea meraih trofi Piala Dunia Antarklub dan UEFA Conference League. Perannya semakin penting pada musim lalu ketika ia hampir selalu tersedia untuk pertandingan Premier League.
Enzo hanya dua kali absen di Liga Inggris 2025/2026. Dua ketidakhadiran tersebut terjadi karena kombinasi cedera dan sanksi, sehingga betapa pentingnya sang gelandang dalam rencana tim terlihat jelas.
Alonso Minta Chelsea Segera Move On
Alonso memahami besarnya pengaruh Enzo selama berada di Chelsea. Namun, ia tidak ingin tim terus memikirkan pemain yang sudah memilih tantangan baru bersama Manchester City.
Sang manajer menilai sekarang waktunya Chelsea melihat ke depan. Ia percaya skuadnya memiliki banyak pemain dengan karakter kuat dan kualitas yang dapat membantu tim melewati perubahan tersebut.
Kepergian Enzo memang mengubah komposisi lini tengah, tetapi Alonso tidak ingin kondisi itu menjadi alasan bagi Chelsea untuk kehilangan fokus. Persiapan pertandingan harus tetap berjalan dengan pemain yang tersedia.
The Blues kini dituntut cepat beradaptasi. Setiap pemain di lini tengah harus siap mengambil tanggung jawab lebih besar agar lubang yang ditinggalkan Enzo tidak terlalu terasa.
Chelsea Gagal Cari Pengganti
Upaya Chelsea mencari gelandang baru ternyata tidak berjalan sesuai rencana. Klub sempat mengejar Lamine Camara dari AS Monaco untuk menambah opsi di lini tengah.
Namun, transfer tersebut gagal diselesaikan pada menit-menit akhir sebelum bursa transfer resmi ditutup. Chelsea akhirnya harus melanjutkan musim dengan komposisi gelandang yang sudah ada.
Situasi itu membuat pilihan Alonso semakin terbatas. Ia kini hanya memiliki Moises Caicedo, Romeo Lavia, dan Valentin Barco sebagai tiga gelandang tengah yang berada dalam kondisi fit.
Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika jadwal pertandingan mulai padat. Chelsea membutuhkan ketiganya untuk menjaga konsistensi sekaligus menghindari masalah kebugaran.
Lini Tengah Jadi Perhatian
Jordan Henderson sebenarnya bisa memberikan tambahan pengalaman di lini tengah. Namun, gelandang senior yang baru bergabung pada musim panas tersebut masih mengalami cedera sehingga belum dapat membantu tim.
Absennya Henderson membuat tekanan terhadap tiga gelandang yang tersedia semakin besar. Alonso perlu mengatur menit bermain dengan cermat agar kondisi pemain tetap terjaga sepanjang kompetisi.
Caicedo berpeluang menjadi salah satu pemain utama yang memikul tanggung jawab lebih besar. Sementara itu, Lavia dan Barco harus siap memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan oleh sang manajer.
Chelsea kini harus membuktikan bahwa mereka mampu bergerak tanpa Enzo. Jika pemain yang tersisa dapat mengambil peran masing-masing, keputusan untuk move on bisa menjadi langkah penting dalam membangun tim baru.


