Arenabetting – Portugal akan menghadapi Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit. Duel yang digelar di Toronto Stadium itu juga menjadi sorotan karena mempertemukan dua ikon sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric.
Laga ini diperkirakan menjadi salah satu pertemuan paling emosional di turnamen. Ronaldo dan Modric sama-sama berada di penghujung karier internasional sehingga pertandingan tersebut bisa menjadi penampilan terakhir mereka di ajang Piala Dunia apabila gagal membawa tim masing-masing melaju.
Meski begitu, Portugal datang dengan kepercayaan diri tinggi. Selain memiliki materi pemain yang lebih merata, Selecao das Quinas juga membawa modal positif berupa rekor pertemuan yang jauh lebih baik dibanding Kroasia.
Portugal Dominan dalam Rekor Pertemuan
Portugal memiliki catatan yang sangat baik setiap menghadapi Kroasia. Dari 10 pertemuan di berbagai ajang, Portugal berhasil meraih tujuh kemenangan, sementara Kroasia hanya sekali menang dan dua pertandingan lainnya berakhir imbang.
Catatan tersebut menjadi modal berharga bagi Portugal menjelang duel penting di fase gugur. Dominasi itu juga menunjukkan mereka cukup memahami cara menghadapi permainan Kroasia.
Lima dari tujuh kemenangan Portugal bahkan diraih di turnamen resmi seperti Euro dan UEFA Nations League. Statistik tersebut semakin memperkuat keyakinan bahwa Portugal memiliki peluang besar untuk melangkah ke babak berikutnya.
Kroasia Tetap Yakin Bisa Memberikan Perlawanan
Meski memiliki rekor yang kurang menguntungkan, Kroasia tetap datang dengan rasa percaya diri. Pelatih Zlatko Dalic menilai timnya sudah memahami karakter permainan Portugal setelah beberapa kali bertemu dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Dalic, Kroasia harus bermain agresif, disiplin, dan menjaga keseimbangan lini tengah jika ingin menghentikan Portugal. Ia juga merasa duel di sektor tengah akan menjadi penentu jalannya pertandingan.
Pelatih berjuluk Vatreni itu menegaskan timnya tidak akan mengubah identitas permainan. Kroasia ingin tetap mengandalkan gaya bermain sendiri sambil berusaha meredam kekuatan lawan.
Kepercayaan diri tersebut muncul karena Kroasia pernah mengalahkan Portugal dalam laga persahabatan pada 2024. Hasil itu menjadi bukti bahwa mereka memiliki kemampuan untuk memberikan kejutan.
Duel Ronaldo dan Modric Jadi Sorotan
Pertandingan ini bukan hanya mempertemukan dua tim kuat Eropa, tetapi juga menghadirkan duel dua pemain legendaris, Cristiano Ronaldo dan Luka Modrić. Keduanya masih menjadi sosok penting bagi negaranya meski sudah memasuki fase akhir karier.
Pengalaman dan kepemimpinan kedua pemain diperkirakan akan memberi pengaruh besar terhadap jalannya pertandingan. Portugal berharap Ronaldo kembali menjadi pembeda, sementara Kroasia mengandalkan kreativitas Modric untuk mengatur ritme permainan.
Dengan rekor pertemuan yang lebih baik serta kualitas skuad yang dimiliki, Selecao das Quinas sedikit lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan. Namun, Vatreni tetap memiliki peluang menciptakan kejutan apabila mampu memanfaatkan setiap kesempatan dan tampil disiplin sepanjang pertandingan.


