Arenabetting – Manchester City sukses menutup final FA Cup dengan kemenangan penting atas Chelsea. Bermain di Wembley, The Citizens mengamankan trofi usai menang tipis 1-0 lewat gol Antoine Semenyo.
Gelar tersebut menjadi trofi kedua Manchester City musim ini setelah sebelumnya mereka juga berhasil memenangkan Carabao Cup. Meski begitu, suasana perayaan ternyata tidak berlangsung meriah seperti biasanya.
Manajer Pep Guardiola langsung meminta seluruh pemain segera mengalihkan fokus ke persaingan Liga Inggris. Menurutnya, musim belum selesai dan City masih punya target besar yang harus dikejar dalam dua laga terakhir.
Guardiola Langsung Fokus ke Liga Inggris
Usai pertandingan final berakhir, Guardiola menegaskan bahwa timnya tidak akan menggelar pesta besar untuk merayakan keberhasilan di Piala FA. Pelatih asal Spanyol itu merasa jadwal padat membuat tim harus tetap menjaga konsentrasi.
Manchester City memang masih berada dalam perebutan gelar Liga Inggris musim ini. The Citizens saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 77 poin.
Mereka masih tertinggal dua angka dari Arsenal yang berada di puncak klasemen. Dengan hanya dua pertandingan tersisa, peluang juara masih terbuka untuk kedua tim.
Situasi tersebut membuat Guardiola memilih menahan euforia para pemainnya. Fokus penuh kini diarahkan untuk dua laga penentu yang bakal menentukan nasib City di akhir musim.
Laga Kontra Bournemouth Jadi Penentu
Manchester City dijadwalkan langsung kembali bermain hanya tiga hari setelah final Piala FA. The Citizens akan bertandang ke markas AFC Bournemouth di Vitality Stadium.
Pertandingan itu dipandang sangat penting karena City wajib meraih kemenangan untuk menjaga peluang menjadi juara Liga Inggris. Tambahan tiga poin akan menjaga tekanan terhadap Arsenal hingga pekan terakhir.
Guardiola menilai laga tandang ke markas Bournemouth tidak akan berjalan mudah. Ia melihat lawan memiliki kemampuan merepotkan tim besar, terutama saat bermain di kandang sendiri.
Karena alasan itulah, Manchester Biru memilih tidak larut dalam perayaan trofi. Guardiola ingin anak asuhnya tetap berada dalam kondisi fokus dan siap tempur menghadapi tekanan akhir musim.
Peluang Juara Masih Terbuka
Persaingan gelar Liga Inggris musim ini masih berlangsung sengit hingga penghujung kompetisi. Arsenal memang berada di posisi terdepan, namun City masih punya kesempatan membalikkan keadaan.
The Citizens membutuhkan kemenangan di dua laga terakhir sambil berharap Arsenal kehilangan poin. Jika skenario itu terjadi, peluang mempertahankan dominasi mereka di Liga Inggris akan kembali terbuka.
Setelah menghadapi Bournemouth, Manchester City dijadwalkan menjamu Aston Villa pada pekan terakhir musim ini. Duel tersebut juga diprediksi berlangsung ketat mengingat Villa tampil cukup konsisten sepanjang musim.
Pep Guardiola tampaknya ingin memastikan timnya tetap lapar sampai akhir kompetisi. Pengalaman beberapa musim terakhir membuat City terbiasa menghadapi tekanan besar di fase penentuan.
Mental Juara City Kembali Terlihat
Keputusan Guardiola menunda perayaan memperlihatkan mental juara yang masih sangat kuat di kubu Manchester City. Fokus mereka belum berhenti meski sudah mengamankan dua trofi domestik musim ini.
Para pemain City juga terlihat langsung memikirkan pertandingan berikutnya setelah final selesai. Atmosfer di ruang ganti lebih banyak dipenuhi pembahasan soal peluang juara Liga Inggris.
Kondisi itu memperlihatkan standar tinggi yang dibangun Guardiola selama beberapa musim terakhir. City tidak hanya mengejar trofi, tetapi juga menjaga konsistensi performa hingga akhir musim.
Jika mampu menyapu bersih dua laga sisa, The Citizens masih berpeluang menutup musim dengan gelar Liga Inggris tambahan. Persaingan dengan Arsenal pun dipastikan bakal berlangsung panas sampai pekan terakhir.


