Arenabetting – Masa depan Paulo Dybala bersama AS Roma mulai dipenuhi tanda tanya besar. Penyerang asal Argentina itu memberi sinyal kuat bahwa dirinya bisa meninggalkan I Lupi setelah musim 2025/2026 berakhir.
Pernyataan tersebut muncul usai Roma meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Parma dalam lanjutan Serie A. Hasil itu menjaga peluang Giallorossi untuk lolos ke Liga Champions musim depan.
Namun di tengah perjuangan penting tersebut, situasi kontrak Dybala justru menjadi sorotan besar. Hingga kini belum ada tanda-tanda perpanjangan kontrak dari manajemen Roma.
Dybala Isyaratkan Derby Jadi Laga Terakhir
Paulo Dybala secara terbuka mengungkapkan bahwa Derby della Capitale melawan Lazio bisa menjadi laga kandang terakhirnya bersama Roma. Pernyataan itu langsung membuat fans mulai khawatir.
Menurut Dybala, kontraknya saat ini memang akan habis dalam dua pertandingan lagi. Artinya duel melawan Lazio akhir pekan nanti berpotensi menjadi momen perpisahan di hadapan publik Olimpico.
Ucapan tersebut memperlihatkan bahwa masa depannya masih benar-benar belum jelas. Situasi itu cukup mengejutkan mengingat Dybala masih menjadi salah satu pemain penting Roma.
Para pendukung Giallorossi tentu berharap klub segera menemukan solusi. Dybala selama ini dianggap sebagai simbol kreativitas dan kualitas di lini serang tim.
Belum Ada Kontak dari Manajemen Roma
Ketika ditanya apakah sudah ada komunikasi dengan pihak klub, Dybala memberikan jawaban singkat namun cukup mengejutkan. Ia mengaku belum dihubungi oleh manajemen Roma.
Situasi itu semakin memperkuat spekulasi bahwa hubungan kedua pihak mungkin akan segera berakhir. Padahal kontribusi Dybala masih cukup besar sepanjang musim ini.
Roma sendiri sedang berada dalam periode penting karena masih bersaing memperebutkan tiket Liga Champions. Namun ketidakjelasan kontrak pemain bintang mereka mulai menjadi perhatian publik.
Banyak penggemar mulai mempertanyakan langkah manajemen klub. Mereka merasa Roma seharusnya bergerak lebih cepat untuk mengamankan masa depan sang pemain.
Dybala Tetap Fokus Bantu Roma
Meski masa depannya belum pasti, Paulo Dybala memastikan dirinya tetap fokus membantu Roma hingga akhir musim. Pemain berusia 32 tahun itu ingin membawa Giallorossi finis di zona Liga Champions.
Kemenangan atas Parma membuat Roma kini mengoleksi 67 poin dari 36 pertandingan. Mereka hanya kalah head to head dari AC Milan yang berada di posisi empat.
Persaingan menuju Liga Champions Serie A memang masih sangat ketat. Karena itu dua pertandingan terakhir musim ini akan sangat menentukan nasib Roma.
Dybala menegaskan seluruh pemain akan terus berjuang sampai akhir. Ia sadar peluang lolos ke Liga Champions tidak sepenuhnya bergantung pada Roma sendiri, tetapi tim tetap harus memenangkan laga tersisa.
Masa Depan Dybala Mulai Dipertanyakan
Dalam beberapa bulan terakhir, Paulo Dybala memang terus dikaitkan dengan kemungkinan pulang ke Argentina. Kondisi fisik yang mulai sering bermasalah disebut menjadi salah satu alasan.
Cedera perlahan mulai memengaruhi konsistensi performa mantan bintang Juventus tersebut. Situasi itu juga membuatnya sudah cukup lama tidak dipanggil Timnas Argentina.
Meski begitu, kualitas Dybala tetap tidak diragukan. Ketika berada dalam kondisi fit, ia masih mampu menjadi pembeda dalam pertandingan besar.
Kini semua perhatian tertuju pada keputusan Roma dan Dybala dalam beberapa pekan ke depan. Derby melawan Lazio berpotensi menjadi laga emosional apabila benar-benar menjadi penampilan kandang terakhir sang pemain bersama Giallorossi.


