Arenabetting – AC Milan mulai berada dalam tekanan besar setelah kembali menelan hasil buruk di Serie A. Kekalahan dari Atalanta membuat posisi Rossoneri di papan atas klasemen kini semakin tidak aman.
Dalam pertandingan yang berlangsung Senin dini hari WIB, Milan kalah dramatis dan gagal menambah poin penting. Hasil tersebut menjadi kekalahan kedua secara beruntun sekaligus laga ketiga tanpa kemenangan bagi Rossoneri.
Situasi itu membuat AC Milan mulai kehilangan kendali dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan. Klub kini bahkan memberi sinyal akan menggelar ritiro demi memperbaiki kondisi tim.
Milan Mulai Kehilangan Momentum
Performa AC Milan dalam beberapa pekan terakhir memang jauh dari kata stabil. Rossoneri terlihat kesulitan menjaga konsistensi saat musim memasuki fase paling krusial.
Kekalahan dari Atalanta menjadi pukulan besar karena datang di tengah persaingan ketat papan atas Serie A. Milan gagal memanfaatkan kesempatan untuk menjaga posisi di tiga besar.
Tanpa tambahan poin, Rossoneri akhirnya disalip Juventus yang kini naik ke posisi ketiga klasemen. Milan turun ke peringkat empat dengan koleksi 67 poin dari 36 pertandingan.
Tekanan semakin besar karena AS Roma juga memiliki jumlah poin yang sama. Milan hanya unggul head to head sehingga posisi mereka bisa berubah kapan saja.
Ancaman Gagal ke Liga Champions
Peluang AC Milan tampil di Liga Champions musim depan kini belum benar-benar aman. Dua pertandingan tersisa akan sangat menentukan nasib Rossoneri di akhir musim.
Tidak hanya Roma, Como juga masih terus memberi ancaman dari posisi keenam klasemen. Tim asuhan Cesc Fabregas itu hanya terpaut sedikit poin dari Milan.
Jika tren negatif terus berlanjut, Rossoneri berpotensi kehilangan tiket ke kompetisi elite Eropa. Situasi tersebut tentu akan menjadi pukulan besar bagi klub.
Tekanan terhadap skuad dan staf pelatih kini semakin meningkat. Publik San Siro mulai khawatir melihat performa tim yang terus menurun dalam beberapa pekan terakhir.
Milan Siapkan Ritiro
Direktur Keolahragaan Milan, Igli Tare, mengisyaratkan bahwa klub sedang mempertimbangkan ritiro. Pemusatan latihan tertutup itu rencananya dilakukan sebelum pertandingan melawan Genoa.
Langkah tersebut dianggap perlu agar seluruh pemain bisa lebih fokus menghadapi situasi sulit saat ini. Milan ingin memperbaiki mental sekaligus membangun kembali kekompakan tim.
Tare mengungkapkan dirinya bersama pelatih sempat berbicara langsung kepada para pemain di ruang ganti. Mereka meminta skuad mengesampingkan seluruh gejolak yang sedang mengelilingi klub.
Menurut Tare, para pemain senior memperlihatkan reaksi positif setelah diskusi tersebut. Milan berharap suasana internal tim tetap solid menjelang laga-laga penentuan musim ini.
Fokus Milan Kini Menangkan Sisa Laga
AC Milan kini praktis tidak memiliki ruang untuk melakukan kesalahan lagi. Dua pertandingan terakhir musim ini akan menjadi penentu apakah Rossoneri tetap berada di zona Liga Champions.
Ritiro dianggap sebagai salah satu cara untuk memperbaiki fokus dan konsentrasi pemain. Klub ingin seluruh elemen tim benar-benar menyadari pentingnya situasi saat ini.
Pertandingan melawan Genoa diprediksi menjadi laga yang sangat menentukan. Kemenangan akan membantu Milan menjaga posisi, sementara hasil buruk bisa membuat mereka semakin tertekan.
Rossoneri tentu berharap pengalaman dan kualitas skuad mereka masih cukup untuk mengakhiri musim di empat besar. Namun dengan persaingan yang semakin ketat, Milan harus segera menemukan kembali performa terbaiknya.


