Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Ismael Kone Absen hingga Akhir Piala Dunia 2026, Kanada Tak Bisa Panggil Pengganti

Arenabetting – Kanada mendapat kabar kurang menyenangkan di tengah perjuangannya pada Piala Dunia 2026. Gelandang andalan Ismael Kone dipastikan tidak bisa melanjutkan turnamen setelah menjalani operasi akibat cedera patah kaki yang dialaminya saat menghadapi Qatar.

Cedera tersebut terjadi setelah Kone menerima tekel keras dari pemain Qatar, Assim Madibo, dalam pertandingan Grup B yang berlangsung di Vancouver. Insiden itu membuat Kone harus mendapatkan penanganan medis di lapangan sebelum akhirnya dibawa keluar menggunakan tandu, sementara Madibo menerima kartu merah.

Meski operasi berjalan dengan baik, Kanada kini harus menghadapi tantangan baru karena kehilangan salah satu pemain penting di lini tengah. Situasi semakin sulit lantaran The Maple Leaf tidak memiliki kesempatan untuk memanggil pemain pengganti selama turnamen masih berlangsung.

Operasi Berjalan Lancar

Asosiasi Sepak Bola Kanada mengonfirmasi bahwa operasi yang dijalani Ismael Kone berlangsung sukses. Setelah menjalani tindakan medis, pemain berusia 24 tahun itu diperkirakan dapat pulih sepenuhnya meski harus mengakhiri penampilannya lebih cepat di Piala Dunia 2026.

Kabar serupa juga disampaikan oleh Sassuolo sebagai klub yang menaungi Kone. Klub asal Italia tersebut memastikan proses operasi berjalan sesuai rencana dan sang pemain akan segera memulai tahapan rehabilitasi dalam beberapa hari ke depan.

Seluruh pihak di klub maupun tim nasional berharap proses pemulihan Kone berjalan lancar sehingga ia dapat kembali merumput setelah menyelesaikan masa rehabilitasinya.

Regulasi FIFA Jadi Kendala

Cedera yang dialami Kone membuat skuad Kanada kini hanya memiliki 25 pemain yang tersedia. Sebelum mengalami cedera, ia selalu dipercaya tampil sebagai starter dalam dua pertandingan awal Grup B.

Meski kehilangan pemain penting, Kanada tidak dapat memanggil pengganti. Aturan FIFA hanya mengizinkan pergantian pemain nonkiper hingga batas waktu 24 jam sebelum pertandingan pertama fase grup dimulai.

Karena batas waktu tersebut sudah lama terlewati, Jesse Marsch harus melanjutkan turnamen dengan skuad yang ada. Kondisi ini membuat pelatih Kanada dituntut mencari solusi dari pemain yang masih tersedia.

Absennya Kone tentu menjadi kehilangan besar mengingat perannya cukup penting dalam menjaga keseimbangan permainan di lini tengah The Maple Leaf.

Peluang Kanada Masih Terbuka

Meski kehilangan salah satu pemain andalan, peluang Kanada melaju ke babak 32 besar masih sangat besar. Saat ini The Maple Leaf memimpin klasemen sementara Grup B dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan.

Pada laga terakhir fase grup, Kanada hanya membutuhkan hasil imbang saat menghadapi Swiss untuk memastikan diri lolos sebagai juara grup. Hasil tersebut akan menjadi modal berharga sebelum memasuki fase gugur.

Kini fokus utama Jesse Marsch adalah menjaga performa tim tetap stabil meski tanpa Ismael Kone. Seluruh skuad diharapkan mampu menutup kekosongan yang ditinggalkan sang gelandang agar Kanada tetap mampu melanjutkan tren positif dan melangkah sejauh mungkin di Piala Dunia 2026.