Arenabetting – Piala Dunia 2026 mulai menghadirkan catatan menarik soal produktivitas para penyerang. Hingga pertandingan fase grup berjalan, sudah ada dua pemain yang sukses mencetak hat-trick dalam satu laga, yaitu Lionel Messi dan Jonathan David.
La Albiceleste menjadi tim pertama yang merasakan aksi luar biasa tersebut. Lionel Messi mencetak tiga gol saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 pada laga pembuka Grup J. Penampilan gemilang itu semakin menegaskan kualitas sang kapten di panggung sepak bola dunia.
Tidak lama berselang, Jonathan David mengikuti jejak Messi. Penyerang andalan Kanada tampil luar biasa dengan memborong tiga gol ketika membawa negaranya menang telak 6-0 atas Qatar pada pertandingan Grup B.
Messi Buka Daftar Hat-trick
Lionel Messi menjadi pemain pertama yang mencatatkan hat-trick di Piala Dunia 2026. Tiga golnya bukan hanya mengantar La Albiceleste meraih kemenangan meyakinkan, tetapi juga menambah catatan bersejarah dalam kariernya.
Berkat tambahan tiga gol tersebut, Messi berhasil menyamai rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Prestasi itu semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Penampilan impresif kapten Argentina juga memberikan suntikan kepercayaan diri bagi La Albiceleste dalam upaya melangkah jauh di turnamen tahun ini.
Jonathan David Tampil Menggila
Kanada juga memiliki bintang yang sedang bersinar. Jonathan David menunjukkan ketajamannya saat menghadapi Qatar dengan mencetak tiga gol dalam kemenangan besar timnya.
Performa tersebut menjadi bukti bahwa Kanada memiliki penyerang yang mampu tampil menentukan pada pertandingan penting. Ketajaman David membuat tim lawan harus memberi perhatian lebih terhadap lini serang Kanada.
Hat-trick itu sekaligus membuat namanya sejajar dengan Lionel Messi sebagai pemain yang sudah mencatatkan tiga gol dalam satu pertandingan di Piala Dunia 2026.
Keberhasilannya juga membuka peluang bagi Kanada untuk melangkah lebih jauh apabila mampu mempertahankan performa yang sama.
Peluang Pecahkan Rekor Baru
Menariknya, Piala Dunia 2026 masih berpeluang mencatat sejarah baru. Jika ada satu pemain lagi yang berhasil mencetak hat-trick hingga akhir turnamen, edisi kali ini akan menjadi yang pertama sejak 1986 dengan lebih dari dua hat-trick.
Selama beberapa dekade terakhir, jumlah pemain yang mampu mencetak tiga gol dalam satu pertandingan terus berkurang. Bahkan pada Piala Dunia 2006 tidak ada satu pun hat-trick yang tercipta.
Rekor jumlah hat-trick terbanyak dalam satu edisi masih dipegang Piala Dunia 1954 di Swiss dengan total delapan kali hat-trick.
Catatan tersebut masih sangat sulit dikejar, tetapi peluang menambah jumlah hat-trick pada edisi 2026 masih terbuka lebar.
Sejarah Hat-trick di Piala Dunia
Sepanjang sejarah Piala Dunia, hanya segelintir pemain yang mampu mencetak lebih dari satu hat-trick. Nama-nama seperti Sándor Kocsis, Just Fontaine, Gerd Müller, dan Gabriel Batistuta masih tercatat dalam daftar istimewa tersebut.
Batistuta bahkan menjadi satu-satunya pemain yang berhasil mencetak hat-trick pada dua edisi Piala Dunia yang berbeda, yaitu 1994 dan 1998. Rekor itu hingga kini belum mampu disamai pemain lain.
Kini perhatian tertuju kepada para penyerang yang masih berlaga di Piala Dunia 2026. Dengan masih banyak pertandingan tersisa, peluang lahirnya hat-trick baru masih sangat besar dan bukan tidak mungkin turnamen kali ini menghadirkan rekor baru dalam sejarah kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia.


