Arenabetting – Christian Pulisic menjadi salah satu pemain penting dalam kebangkitan AC Milan saat menghadapi Lazio pada giornata keempat Liga Italia 2026/2027. Tertinggal dua gol lebih dulu, Milan akhirnya mampu mengamankan hasil imbang 2-2.
Pertandingan tersebut juga menjadi momen kembalinya Pulisic ke laga kompetitif bersama Milan setelah memperkuat Amerika Serikat di Piala Dunia 2026. Ia baru masuk setelah jeda, tetapi langsung memberikan dampak terhadap permainan tim.
Ruben Amorim melakukan tiga pergantian sekaligus pada awal babak kedua dengan memasukkan Pulisic, Yunus Musah, dan Diego Moreira. Keputusan itu membuat permainan Milan berubah drastis dan mampu mengejar ketertinggalan melalui dua gol cepat Moreira.
Amorim Soroti Babak Pertama Milan
Amorim tidak puas dengan penampilan Milan pada paruh pertama. Menurutnya, para pemain gagal menunjukkan energi yang dibutuhkan dan terlalu mudah kehilangan bola ketika Lazio tidak memberikan tekanan besar.
Situasi tersebut membuat Lazio lebih leluasa menyerang ruang kosong. Milan kesulitan mengembangkan permainan sehingga lini belakang mereka beberapa kali berada dalam posisi yang tidak menguntungkan.
Performa berbeda terlihat setelah jeda. Masuknya tiga pemain baru membuat Rossoneri tampil lebih agresif dan mampu meningkatkan tempo permainan untuk mengejar dua gol yang tertinggal.
Pulisic Beri Dampak Penting
Pulisic langsung memberikan warna baru bagi serangan Milan. Pemain asal Amerika Serikat itu lebih aktif mencari ruang dan membantu tim memberikan tekanan kepada pertahanan Lazio.
Peran tersebut menghasilkan momen penting pada menit ke-65. Pulisic mengirimkan umpan silang yang akurat ke arah Diego Moreira, yang kemudian menyelesaikannya melalui sepakan voli rendah untuk memperkecil ketertinggalan.
Tidak lama berselang, Moreira kembali mencetak gol. Kali ini ia memanfaatkan umpan Adrien Rabiot dan membuat skor berubah menjadi 2-2 hanya dalam waktu kurang dari tiga menit.
Kebangkitan tersebut membuat Milan berhasil membawa pulang satu poin. Namun, Amorim tetap menilai timnya harus berkembang karena performa seperti pada babak pertama tidak boleh terus berulang dalam pertandingan berikutnya.
Pulisic Kembali Setelah Cedera
Laga melawan Lazio menjadi penampilan pertama Pulisic bersama Milan setelah Piala Dunia 2026. Sebelumnya, ia harus menepi karena mengalami cedera mikrofraktur pada bagian bawah kaki.
Kondisi tersebut membuat Pulisic hanya berada di bangku cadangan dalam tiga pertandingan awal Milan di Liga Italia. Amorim akhirnya memberinya kesempatan bermain pada babak kedua ketika tim membutuhkan perubahan.
Kembalinya Pulisic menjadi kabar positif bagi lini serang Milan. Kehadirannya memberikan opsi tambahan dan terbukti mampu membantu terciptanya gol penting dalam laga melawan Lazio.
Setelah pertandingan ini, Pulisic dan rekan-rekannya akan menghadapi Benfica pada laga pembuka Liga Europa. Pertandingan di San Siro pada 17 September 2026 itu bisa menjadi kesempatan berikutnya bagi Pulisic untuk kembali mendapatkan menit bermain.
Milan Masih Belum Terkalahkan
Hasil imbang melawan Lazio membuat Milan tetap belum terkalahkan dalam empat pertandingan awal Serie A musim ini. Rossoneri kini mengoleksi delapan poin dan berada di posisi kelima klasemen sementara.
Produktivitas Moreira serta kontribusi Pulisic menjadi sisi positif dari laga tersebut. Namun, performa buruk pada babak pertama menunjukkan masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan Amorim.
Milan perlu tampil lebih konsisten sejak awal pertandingan. Jika mampu menjaga energi, mengurangi kesalahan, dan mempertahankan agresivitas seperti pada babak kedua, peluang Rossoneri untuk terus bersaing di papan atas akan semakin terbuka.


