Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Berita Bola

Tottenham Belum Aman dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tim Terus Berjuang

Arenabetting – Tottenham Hotspur masih belum bisa bernapas lega dalam persaingan menghindari degradasi Premier League musim 2025/2026. Hasil imbang melawan Leeds United membuat posisi The Lilywhites tetap berada dalam tekanan besar. Bermain di Tottenham Hotspur Stadium pada Selasa dini hari WIB, Spurs harus puas berbagi poin usai pertandingan berakhir 1-1. Hasil tersebut terasa mengecewakan karena Tottenham sebenarnya sangat membutuhkan kemenangan. Tambahan satu poin membuat Tottenham gagal memanfaatkan kekalahan West Ham United dari Arsenal. Persaingan di papan bawah pun dipastikan terus berlangsung panas hingga akhir musim. Tottenham Gagal Kunci Kemenangan Tottenham memulai pertandingan dengan tekanan besar karena sadar kemenangan sangat penting untuk menjauh dari zona merah. Namun Leeds United mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang laga. Spurs baru berhasil memecah kebuntuan pada awal babak kedua lewat gol Mathys Tel. Gol tersebut sempat membuat publik tuan rumah berharap Tottenham bisa mengamankan tiga poin penuh. Akan tetapi Leeds tidak menyerah begitu saja. Tim tamu terus mencoba mencari celah dan akhirnya mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-69. Dominic Calvert-Lewin sukses menjalankan tugasnya dari titik putih dan membuat skor kembali imbang. Setelah itu Tottenham kesulitan menciptakan gol tambahan hingga peluit akhir berbunyi. Posisi Spurs Masih Sangat Berbahaya Hasil imbang ini membuat Tottenham tetap tertahan di posisi ke-17 klasemen sementara Premier League. Spurs kini mengoleksi 38 poin dari 36 pertandingan musim ini. Jarak mereka dengan West Ham United yang berada di zona degradasi hanya dua poin. Situasi tersebut membuat Tottenham belum benar-benar aman dari ancaman turun kasta. Dengan hanya dua pertandingan tersisa, setiap poin kini menjadi sangat penting. Tottenham praktis harus meraih hasil maksimal sambil berharap rival mereka kehilangan angka. Tekanan besar tentu terus menghantui skuad asuhan Roberto De Zerbi. Spurs tidak punya banyak ruang untuk kembali terpeleset dalam laga-laga tersisa. De Zerbi Minta Tim Tetap Percaya Diri Meski kecewa dengan hasil melawan Leeds, Roberto De Zerbi meminta para pemain Tottenham untuk tidak kehilangan semangat. Pelatih asal Italia itu ingin timnya terus berjuang hingga pertandingan terakhir musim ini. De Zerbi mengakui situasi Tottenham memang sulit. Namun ia merasa tim sudah menunjukkan perkembangan dibanding beberapa pekan sebelumnya. Mantan pelatih Brighton tersebut mengingatkan bahwa Spurs sempat berada dalam kondisi yang jauh lebih buruk sekitar dua pekan lalu. Karena itu ia ingin para pemain tetap percaya diri menghadapi tekanan. De Zerbi juga menyoroti keberhasilan tim meraih delapan poin dari empat pertandingan terakhir. Menurutnya, catatan tersebut membuktikan Tottenham masih memiliki peluang bertahan di Premier League. Dua Laga Penentu Menanti Tottenham Tottenham kini bersiap menghadapi dua pertandingan yang akan menentukan nasib mereka musim ini. Salah satu laga penting akan datang saat menghadapi Everton. De Zerbi memperkirakan pertandingan tersebut bakal berjalan sangat ketat hingga akhir. Ia sadar tekanan terhadap tim akan semakin besar karena posisi klasemen yang belum aman. Selain itu, Tottenham juga berharap West Ham kehilangan poin dalam pertandingan tersisa mereka. Persaingan menghindari degradasi kini menjadi salah satu drama terbesar di Premier League musim ini. Meski situasi belum ideal, Spurs masih memiliki kesempatan untuk menyelamatkan musim. Tottenham kini hanya perlu menjaga mentalitas dan memaksimalkan dua laga terakhir demi tetap bertahan di kasta tertinggi sepakbola Inggris.

Tottenham Belum Aman dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tim Terus Berjuang Read More »

Lamine Yamal Tuai Kontroversi usai Kibarkan Bendera Palestina di Parade Juara Barcelona

Arenabetting – Barcelona sedang menikmati pesta besar setelah memastikan gelar LaLiga dan Piala Super Spanyol musim 2025/2026. Namun di tengah euforia tersebut, Lamine Yamal justru menjadi pusat kontroversi karena aksinya saat parade juara. Parade kemenangan Blaugrana berlangsung meriah mengelilingi kota Barcelona pada Senin waktu setempat. Ribuan fans turun ke jalan untuk merayakan keberhasilan tim asuhan Hansi Flick yang tampil dominan sepanjang musim. Di atas bus atap terbuka, Lamine Yamal terlihat mengibarkan bendera Palestina. Momen tersebut langsung menyebar luas di media sosial dan memicu reaksi besar dari berbagai pihak. Aksi Yamal Langsung Viral di Media Sosial Lamine Yamal menjadi salah satu pemain yang paling disorot sepanjang parade juara Barcelona. Pemain berusia 18 tahun itu terlihat aktif berinteraksi dengan para pendukung Blaugrana. Namun perhatian publik berubah ketika Yamal mengangkat bendera Palestina di tengah perayaan. Aksi tersebut langsung direkam banyak fans dan menyebar cepat di berbagai platform media sosial. Dalam hitungan jam, video dan foto Yamal mulai ramai dibahas. Banyak penggemar Barcelona memberikan dukungan kepada pemain muda tersebut atas tindakannya. Meski begitu, tidak sedikit pula pihak yang merasa kecewa dengan aksi Yamal. Situasi itu membuat suasana perayaan Barcelona ikut dibayangi kontroversi di dunia maya. Netizen Israel Bereaksi Keras Reaksi paling keras datang dari sejumlah netizen Israel. Banyak komentar bernada kasar dan penuh kemarahan muncul di berbagai unggahan terkait aksi Yamal. Beberapa komentar bahkan berisi harapan buruk terhadap kondisi fisik sang winger muda. Ada yang berharap Yamal mengalami cedera serius hingga absen panjang dari lapangan hijau. Komentar-komentar tersebut kemudian ikut tersebar luas setelah dibagikan sejumlah akun media sosial dan jurnalis Palestina, termasuk Abubaker Abed. Tidak hanya netizen, beberapa media Israel juga ikut menyoroti aksi Yamal. Mereka mengungkapkan rasa kecewa terhadap pemain Barcelona tersebut karena membawa bendera Palestina saat parade juara. Barcelona Belum Beri Respons Resmi Hingga kini Barcelona belum memberikan tanggapan resmi terkait kontroversi yang melibatkan Lamine Yamal. Sang pemain juga belum mengeluarkan pernyataan apa pun di media sosial. Situasi ini membuat perdebatan terus berlangsung di internet. Sebagian pihak menganggap aksi Yamal sebagai bentuk kebebasan berekspresi, sementara lainnya merasa tindakan tersebut tidak tepat dilakukan dalam acara sepakbola. Kontroversi itu semakin menunjukkan bagaimana isu politik dan kemanusiaan kerap bersinggungan dengan dunia olahraga modern. Apalagi pemain muda seperti Yamal memiliki sorotan publik yang sangat besar. Di usia yang masih sangat muda, Yamal memang sudah menjadi salah satu wajah utama Barcelona. Popularitasnya membuat setiap tindakan di luar lapangan mudah menjadi pembahasan global. Barcelona Tetap Rayakan Musim Gemilang Di balik kontroversi tersebut, Barcelona sebenarnya sedang menikmati musim yang sangat sukses. Blaugrana berhasil mengunci gelar LaLiga setelah mengalahkan Real Madrid di El Clasico. Kemenangan itu membuat Barcelona unggul 14 poin dari Los Blancos dengan tiga pertandingan tersisa. Hasil tersebut memastikan Blaugrana tidak lagi bisa dikejar rival abadinya. Lamine Yamal sendiri menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan Barcelona musim ini. Penampilan impresifnya membuat banyak pihak menganggapnya sebagai calon bintang besar masa depan sepakbola dunia. Meski kini diterpa kontroversi, Yamal tetap menjadi sosok yang sangat dicintai fans Barcelona. Blaugrana tentu berharap situasi panas di media sosial tidak mengganggu perkembangan karier sang pemain muda dalam jangka panjang.

Lamine Yamal Tuai Kontroversi usai Kibarkan Bendera Palestina di Parade Juara Barcelona Read More »

Petisi ‘Arne Slot Out’ Viral, Fans Liverpool Mulai Kehilangan Kesabaran

Arenabetting – Tekanan terhadap Arne Slot di Liverpool semakin besar menjelang akhir musim 2025/2026. Hasil buruk yang terus datang membuat sebagian fans The Reds mulai terang-terangan meminta sang pelatih dipecat. Situasi memanas setelah Liverpool kembali gagal meraih kemenangan saat ditahan Chelsea di Anfield. Hasil imbang tersebut semakin memperburuk suasana di sekitar klub yang sedang menjalani musim mengecewakan. Kekecewaan suporter kini tidak hanya terdengar di stadion, tetapi juga meluas di media sosial. Sebuah petisi online bertajuk “Arne Slot Out” bahkan viral dan mendapat dukungan dalam jumlah besar. Musim Sulit Liverpool Bersama Slot Liverpool datang ke musim ini dengan status juara bertahan Premier League. Namun perjalanan mereka justru berubah menjadi penuh tekanan sejak beberapa bulan pertama kompetisi. The Reds gagal menjaga konsistensi performa dan perlahan tercecer dari persaingan gelar. Kini Liverpool hanya berjuang untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Arne Slot menjadi sosok yang paling banyak mendapat sorotan. Pelatih asal Belanda itu dianggap belum mampu membawa Liverpool tampil stabil meski klub sudah mendatangkan sejumlah pemain baru. Beberapa keputusan taktik Slot juga mulai dipertanyakan penggemar. Situasi tersebut membuat hubungan antara sebagian fans dan pelatih mulai memanas. Anfield Mulai Kehilangan Kesabaran Kemarahan suporter Liverpool terlihat jelas setelah hasil imbang melawan Chelsea. Sebagian penonton terdengar melontarkan boo kepada tim seusai pertandingan. Atmosfer seperti itu sangat jarang terjadi di Anfield yang selama ini dikenal selalu memberikan dukungan penuh kepada tim. Situasi tersebut memperlihatkan tingkat frustrasi fans yang mulai memuncak. Tidak hanya pemain, Arne Slot juga ikut menjadi sasaran kritik. Banyak penggemar merasa Liverpool kehilangan identitas permainan mereka musim ini. Hasil-hasil buruk dalam beberapa pekan terakhir membuat kepercayaan terhadap Slot semakin menurun. Tekanan terhadap mantan pelatih Feyenoord itu kini terasa semakin berat. Petisi ‘Arne Slot Out’ Jadi Viral Kekecewaan fans kemudian meluas ke media sosial lewat sebuah petisi online yang menuntut pemecatan Arne Slot. Petisi tersebut menggunakan judul sederhana namun cukup tegas yakni “Arne Slot Out”. Isi petisi itu mengajak seluruh pendukung Liverpool menyuarakan pendapat jika merasa perubahan diperlukan di kursi pelatih. Respons dari penggemar ternyata sangat besar. Dalam waktu singkat, petisi tersebut dikabarkan sudah mendapatkan lebih dari satu juta tanda tangan. Angka itu menunjukkan betapa besarnya rasa kecewa sebagian fans terhadap situasi tim saat ini. Meski begitu, tidak semua pendukung Liverpool sepakat dengan tuntutan tersebut. Masih ada fans yang merasa Slot layak diberi waktu lebih lama untuk membangun ulang skuad. Slot Tetap Percaya Diri Di tengah tekanan besar, Arne Slot memilih tetap tenang menghadapi kritik. Pelatih asal Belanda itu mengaku masih yakin bisa mengembalikan Liverpool ke jalur yang benar. Slot percaya musim panas nanti akan menjadi momen penting untuk memperbaiki kondisi tim. Ia optimistis Liverpool bisa tampil jauh lebih baik apabila rencana transfer berjalan sesuai harapan. Mantan pelatih Feyenoord tersebut juga tidak ingin terlalu larut dalam kritik publik. Fokus utamanya tetap membawa Liverpool menutup musim sebaik mungkin. Kini perhatian tertuju pada bagaimana respons manajemen Liverpool terhadap situasi ini. Dengan tekanan fans yang semakin besar, masa depan Arne Slot di Anfield mulai menjadi bahan perdebatan panas menjelang akhir musim.

Petisi ‘Arne Slot Out’ Viral, Fans Liverpool Mulai Kehilangan Kesabaran Read More »

Cedera Kylian Mbappe Jadi Pukulan Besar untuk Real Madrid

Arenabetting – Real Madrid mendapat kabar buruk setelah Kylian Mbappe dipastikan absen dalam El Clasico melawan Barcelona. Penyerang asal Prancis itu mengalami cedera otot dan belum diketahui apakah masih bisa tampil lagi sebelum musim berakhir. Tanpa kehadiran Mbappe, Los Blancos harus menelan kekalahan 0-2 saat bertandang ke Camp Nou pada Senin dini hari WIB. Hasil tersebut sekaligus memastikan Real Madrid menutup musim 2025/2026 tanpa gelar. Barcelona memastikan kemenangan lewat gol Marcus Rashford dan Ferran Torres. Sementara Madrid terlihat kesulitan memberikan ancaman berarti di lini depan tanpa sosok Mbappe. Absennya Mbappe Sangat Terasa Kylian Mbappe memang menjadi salah satu pemain paling penting untuk Real Madrid musim ini. Ketajamannya beberapa kali menyelamatkan Los Blancos dalam pertandingan besar. Karena itu absennya sang striker langsung terasa saat menghadapi Barcelona. Madrid terlihat kehilangan daya ledak dan efektivitas di lini serang sepanjang pertandingan. Los Blancos sebenarnya tetap mencoba memberikan perlawanan. Namun tanpa Mbappe, serangan Madrid dinilai kurang tajam dan mudah dibaca pertahanan Blaugrana. Situasi tersebut semakin memperlihatkan betapa besarnya ketergantungan Madrid terhadap pemain Timnas Prancis tersebut musim ini. Arbeloa Belum Bisa Pastikan Kondisi Mbappe Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa mengaku belum mengetahui apakah Mbappe masih bisa bermain dalam sisa musim ini. Kondisi cedera sang pemain disebut masih terus dipantau tim medis. Menurut Arbeloa, keputusan baru akan diambil setelah melihat perkembangan pemulihan Mbappe dalam beberapa hari ke depan. Saat ini Madrid masih berhati-hati dengan kondisi pemain bintangnya tersebut. Pelatih Los Blancos itu juga menegaskan dirinya tidak ingin mengambil risiko besar. Arbeloa berharap Mbappe baru kembali bermain jika sudah benar-benar fit. Dengan musim yang tinggal menyisakan beberapa pertandingan, Madrid memang tidak memiliki banyak waktu. Karena itu peluang Mbappe tampil lagi musim ini masih belum pasti. Mbappe Tetap Jadi Andalan Madrid Meski musim Real Madrid berakhir mengecewakan, performa individu Mbappe tetap dianggap luar biasa. Mantan pemain Paris Saint-Germain itu tampil sangat produktif sepanjang musim pertamanya di Spanyol. Mbappe sudah mencatatkan 41 gol dari 41 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Catatan tersebut memperlihatkan betapa besar kontribusinya untuk Los Blancos. Produktivitas tersebut bahkan membuat banyak pihak merasa Madrid mungkin akan mengalami musim yang jauh lebih buruk tanpa kehadiran Mbappe. Ia beberapa kali menjadi pembeda ketika tim mengalami tekanan. Namun performa luar biasa Mbappe tetap belum cukup membawa Madrid meraih trofi. Los Blancos gagal bersaing secara konsisten di berbagai kompetisi besar musim ini. Madrid Hadapi Akhir Musim Sulit Kekalahan dari Barcelona membuat Real Madrid dipastikan tanpa gelar pada musim 2025/2026. Situasi tersebut menjadi pukulan besar bagi klub sebesar Los Blancos. Selain gagal di LaLiga, Madrid juga tersingkir lebih awal di Copa del Rey dan Liga Champions. Musim ini akhirnya berubah menjadi salah satu periode paling mengecewakan dalam beberapa tahun terakhir. Kini fokus Madrid tertuju pada penyelesaian musim dengan hasil sebaik mungkin. Los Blancos masih memiliki beberapa pertandingan tersisa sebelum kompetisi resmi berakhir. Di tengah situasi sulit tersebut, kondisi Mbappe tentu menjadi perhatian utama. Madrid berharap sang bintang bisa pulih sepenuhnya agar siap menghadapi musim baru dengan kondisi terbaiknya.

Cedera Kylian Mbappe Jadi Pukulan Besar untuk Real Madrid Read More »

Tinggalkan MU, Marcus Rashford Langsung Juara LaLiga Bersama Barcelona

Arenabetting – Marcus Rashford langsung merasakan manisnya gelar juara setelah meninggalkan Manchester United. Penyerang asal Inggris itu sukses membantu Barcelona menjuarai LaLiga musim 2025/2026. Keberhasilan tersebut dipastikan usai Blaugrana mengalahkan Real Madrid 2-0 dalam El Clasico di Camp Nou. Kemenangan itu membuat Barcelona tidak lagi terkejar di puncak klasemen Liga Spanyol. Bagi Rashford, trofi ini terasa sangat spesial karena menjadi gelar liga pertama yang diraihnya di luar Inggris. Kepindahannya dari Manchester United pun kini dianggap mulai membuahkan hasil besar. Rashford Temukan Awal Baru di Barcelona Marcus Rashford datang ke Barcelona dengan sorotan besar pada awal musim. Banyak pihak penasaran apakah pemain Inggris tersebut mampu beradaptasi dengan gaya permainan LaLiga. Perlahan tapi pasti, Rashford berhasil menunjukkan kontribusi penting untuk Blaugrana. Kecepatan, fleksibilitas, dan kemampuan menyerangnya beberapa kali membantu Barcelona dalam laga penting. Bersama Hansi Flick, Rashford terlihat kembali menikmati permainannya. Situasi itu berbeda dibanding masa-masa sulit yang sempat ia alami di Manchester United. Keberhasilan meraih gelar LaLiga juga menjadi bukti bahwa keputusan pindah ke Spanyol mungkin menjadi langkah terbaik dalam kariernya saat ini. Mantan Pemain MU yang Sukses di Klub Baru Rashford kini masuk dalam daftar pemain Manchester United yang berhasil meraih gelar liga setelah hengkang ke negara lain. Fenomena seperti ini memang beberapa kali terjadi dalam dunia sepakbola. Tidak sedikit mantan pemain Setan Merah yang justru menemukan performa terbaik setelah meninggalkan Old Trafford. Perubahan suasana dan sistem permainan sering menjadi faktor penting. Banyak penggemar mulai membandingkan perjalanan Rashford dengan beberapa eks pemain United lainnya yang sukses di luar Inggris. Hal itu kembali memunculkan perdebatan soal perkembangan pemain di klub tersebut. Keberhasilan Rashford bersama Barcelona juga terasa kontras dengan situasi Manchester United musim ini yang masih berjuang menjaga posisi di empat besar Premier League. Barcelona Dominan Musim Ini Barcelona tampil sangat konsisten sepanjang musim 2025/2026. Blaugrana berhasil mengunci gelar LaLiga setelah unggul jauh dari Real Madrid di klasemen. Hansi Flick dinilai sukses membangun tim yang solid dan agresif sejak awal musim. Kombinasi pemain muda dan senior membuat Barcelona tampil stabil di berbagai pertandingan penting. Rashford menjadi salah satu tambahan penting dalam skuad Blaugrana. Kehadirannya memberi variasi baru di lini depan Barcelona yang sudah dihuni banyak pemain kreatif. Selain produktif dalam menyerang, Barcelona juga tampil disiplin dalam pertandingan besar. El Clasico kontra Real Madrid menjadi salah satu contoh bagaimana mereka mampu mengontrol tekanan dengan baik. Rashford Ingin Terus Tambah Trofi Meski baru meraih satu gelar besar di Spanyol, Marcus Rashford diyakini belum ingin berhenti sampai di situ. Penyerang berusia 28 tahun tersebut masih memiliki ambisi besar bersama Barcelona. Bermain di klub sebesar Blaugrana tentu membuka peluang lebih besar untuk meraih trofi tambahan dalam beberapa musim ke depan. Barcelona juga diperkirakan masih akan menjadi pesaing utama di Liga Champions. Kesuksesan musim ini bisa menjadi titik balik penting dalam perjalanan karier Rashford. Setelah melewati periode sulit di Inggris, ia kini kembali menikmati status sebagai pemain juara. Publik Camp Nou pun mulai memberikan apresiasi besar terhadap kontribusinya. Rashford perlahan berhasil membuktikan bahwa dirinya masih layak berada di level tertinggi sepakbola Eropa.

Tinggalkan MU, Marcus Rashford Langsung Juara LaLiga Bersama Barcelona Read More »

Paulo Dybala Beri Sinyal Tinggalkan AS Roma di Akhir Musim

Arenabetting – Masa depan Paulo Dybala bersama AS Roma mulai dipenuhi tanda tanya besar. Penyerang asal Argentina itu memberi sinyal kuat bahwa dirinya bisa meninggalkan I Lupi setelah musim 2025/2026 berakhir. Pernyataan tersebut muncul usai Roma meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Parma dalam lanjutan Serie A. Hasil itu menjaga peluang Giallorossi untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Namun di tengah perjuangan penting tersebut, situasi kontrak Dybala justru menjadi sorotan besar. Hingga kini belum ada tanda-tanda perpanjangan kontrak dari manajemen Roma. Dybala Isyaratkan Derby Jadi Laga Terakhir Paulo Dybala secara terbuka mengungkapkan bahwa Derby della Capitale melawan Lazio bisa menjadi laga kandang terakhirnya bersama Roma. Pernyataan itu langsung membuat fans mulai khawatir. Menurut Dybala, kontraknya saat ini memang akan habis dalam dua pertandingan lagi. Artinya duel melawan Lazio akhir pekan nanti berpotensi menjadi momen perpisahan di hadapan publik Olimpico. Ucapan tersebut memperlihatkan bahwa masa depannya masih benar-benar belum jelas. Situasi itu cukup mengejutkan mengingat Dybala masih menjadi salah satu pemain penting Roma. Para pendukung Giallorossi tentu berharap klub segera menemukan solusi. Dybala selama ini dianggap sebagai simbol kreativitas dan kualitas di lini serang tim. Belum Ada Kontak dari Manajemen Roma Ketika ditanya apakah sudah ada komunikasi dengan pihak klub, Dybala memberikan jawaban singkat namun cukup mengejutkan. Ia mengaku belum dihubungi oleh manajemen Roma. Situasi itu semakin memperkuat spekulasi bahwa hubungan kedua pihak mungkin akan segera berakhir. Padahal kontribusi Dybala masih cukup besar sepanjang musim ini. Roma sendiri sedang berada dalam periode penting karena masih bersaing memperebutkan tiket Liga Champions. Namun ketidakjelasan kontrak pemain bintang mereka mulai menjadi perhatian publik. Banyak penggemar mulai mempertanyakan langkah manajemen klub. Mereka merasa Roma seharusnya bergerak lebih cepat untuk mengamankan masa depan sang pemain. Dybala Tetap Fokus Bantu Roma Meski masa depannya belum pasti, Paulo Dybala memastikan dirinya tetap fokus membantu Roma hingga akhir musim. Pemain berusia 32 tahun itu ingin membawa Giallorossi finis di zona Liga Champions. Kemenangan atas Parma membuat Roma kini mengoleksi 67 poin dari 36 pertandingan. Mereka hanya kalah head to head dari AC Milan yang berada di posisi empat. Persaingan menuju Liga Champions Serie A memang masih sangat ketat. Karena itu dua pertandingan terakhir musim ini akan sangat menentukan nasib Roma. Dybala menegaskan seluruh pemain akan terus berjuang sampai akhir. Ia sadar peluang lolos ke Liga Champions tidak sepenuhnya bergantung pada Roma sendiri, tetapi tim tetap harus memenangkan laga tersisa. Masa Depan Dybala Mulai Dipertanyakan Dalam beberapa bulan terakhir, Paulo Dybala memang terus dikaitkan dengan kemungkinan pulang ke Argentina. Kondisi fisik yang mulai sering bermasalah disebut menjadi salah satu alasan. Cedera perlahan mulai memengaruhi konsistensi performa mantan bintang Juventus tersebut. Situasi itu juga membuatnya sudah cukup lama tidak dipanggil Timnas Argentina. Meski begitu, kualitas Dybala tetap tidak diragukan. Ketika berada dalam kondisi fit, ia masih mampu menjadi pembeda dalam pertandingan besar. Kini semua perhatian tertuju pada keputusan Roma dan Dybala dalam beberapa pekan ke depan. Derby melawan Lazio berpotensi menjadi laga emosional apabila benar-benar menjadi penampilan kandang terakhir sang pemain bersama Giallorossi.

Paulo Dybala Beri Sinyal Tinggalkan AS Roma di Akhir Musim Read More »