Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Berita Bola

Pep Guardiola Sindir Jadwal Padat Manchester City di Akhir Musim

Arenabetting – Manchester City akan menghadapi periode sangat sibuk pada akhir Mei 2026. Dalam rentang hanya 10 hari, pasukan Pep Guardiola harus memainkan empat pertandingan penting di dua kompetisi berbeda. Situasi tersebut membuat City berada dalam tekanan besar di penghujung musim. The Citizens masih berjuang mengejar Arsenal di Premier League sekaligus memburu trofi Piala FA. Padatnya jadwal membuat Pep Guardiola mulai melontarkan sindiran kepada pihak Premier League. Meski tidak mengeluh secara langsung, pelatih asal Spanyol itu menyampaikan komentar bernada sarkastik. Manchester City Dikejar Jadwal Super Padat Manchester City akan membuka jadwal sibuk dengan menghadapi Crystal Palace pada Kamis dini hari WIB. Pertandingan tersebut merupakan laga tunda Premier League yang sebelumnya dijadwalkan pada Maret lalu. Setelah itu, City harus langsung bersiap menghadapi Chelsea di final Piala FA pada Sabtu malam WIB. Duel tersebut menjadi salah satu laga paling penting bagi The Citizens musim ini. Belum selesai sampai di situ, Manchester Biru juga masih harus menjalani dua pertandingan Liga Inggris melawan Bournemouth dan Aston Villa beberapa hari berikutnya. Padatnya jadwal membuat Guardiola harus memutar otak dalam menjaga kondisi fisik pemain. City praktis hampir tidak memiliki waktu istirahat yang ideal. Guardiola Lempar Sindiran ke Premier League Pep Guardiola memilih menanggapi situasi ini dengan nada sindiran halus. Ia menyebut Premier League “sangat baik” dalam menyusun jadwal pertandingan Manchester City. Komentar tersebut langsung dianggap sebagai bentuk ketidakpuasan Guardiola terhadap kalender kompetisi. Pelatih City memang beberapa kali mengeluhkan minimnya waktu pemulihan tim dalam musim-musim sebelumnya. Meski begitu, Guardiola tetap mencoba bersikap tenang di depan media. Ia tidak ingin terlalu banyak mencari alasan menjelang fase penentuan musim. Namun tekanan terhadap Manchester City memang cukup besar. The Citizens harus tetap menjaga performa maksimal di tengah jadwal yang sangat melelahkan. City Masih Kejar Arsenal Selain final Piala FA, Manchester City juga masih menjaga peluang juara Premier League. Saat ini The Citizens berada di posisi kedua klasemen sementara. City mengoleksi 74 poin dari 35 pertandingan dan tertinggal lima angka dari Arsenal yang sudah memainkan 36 laga. Artinya pasukan Guardiola wajib memenangkan seluruh pertandingan tersisa. Laga melawan Crystal Palace menjadi sangat penting karena bisa menjaga tekanan terhadap The Gunners. Jika terpeleset, peluang City mempertahankan gelar bisa semakin menipis. Situasi itu membuat setiap pertandingan kini terasa seperti final bagi Manchester Biru. Guardiola tentu harus mencari keseimbangan antara rotasi pemain dan kebutuhan meraih kemenangan. Guardiola Dipaksa Putar Otak Kondisi skuad Manchester City kini menjadi perhatian besar menjelang jadwal padat tersebut. Guardiola diperkirakan akan melakukan rotasi agar pemain inti tetap bugar. Namun melakukan rotasi juga memiliki risiko tersendiri. City tidak boleh kehilangan kualitas permainan ketika sedang berada dalam fase paling krusial musim ini. Beberapa pemain inti seperti Erling Haaland diprediksi tetap menjadi andalan utama dalam pertandingan penting. Ketajaman lini depan akan sangat menentukan nasib City di dua kompetisi. Dengan jadwal yang begitu rapat, mentalitas dan kedalaman skuad Manchester City kini benar-benar diuji. Guardiola berharap timnya tetap mampu menjaga peluang meraih dua trofi hingga akhir musim.

Pep Guardiola Sindir Jadwal Padat Manchester City di Akhir Musim Read More »

Presiden Como Mirwan Suwarso Puji Italia dan Singgung Kemiripan dengan Indonesia

Arenabetting – Como sedang menikmati salah satu musim terbaik dalam sejarah klub setelah berhasil memastikan tiket kompetisi Eropa untuk pertama kalinya. Di tengah pencapaian besar tersebut, Presiden Como Mirwan Suwarso memberikan pandangannya soal sepakbola Italia sekaligus menyinggung Indonesia. Como memang tengah menjadi sorotan di Serie A musim 2025/2026. Klub milik Djarum Grup asal Indonesia itu sukses mencuri perhatian setelah mampu bersaing di papan atas hanya dua musim setelah promosi. Kini Como bahkan sudah memastikan tempat di kompetisi Eropa musim depan. Pencapaian tersebut menjadi sejarah baru bagi klub yang berdiri sejak tahun 1907 itu. Como Ukir Musim Bersejarah Como tampil luar biasa sepanjang musim ini di bawah arahan Cesc Fabregas. Tim tersebut mampu menunjukkan perkembangan pesat meski sebelumnya hanya berstatus tim promosi. Keberhasilan mengamankan tiket Eropa menjadi pencapaian yang tidak banyak diprediksi pada awal musim. Como berhasil bersaing dengan klub-klub besar Serie A yang lebih berpengalaman. Saat ini Como sudah dipastikan minimal tampil di UEFA Conference League musim depan. Namun peluang mereka untuk naik ke Liga Europa atau bahkan Liga Champions masih terbuka. Dengan dua pertandingan tersisa, Como hanya terpaut sedikit poin dari zona empat besar. Situasi itu membuat musim mereka terasa semakin spesial. Mirwan Suwarso Puji Italia Presiden Como Mirwan Suwarso mengaku sangat menikmati atmosfer sepakbola Italia. Menurutnya, lingkungan di negara tersebut terasa ramah dan nyaman bagi dirinya. Mirwan bahkan menilai Italia memiliki kemiripan tertentu dengan Indonesia. Ia merasa masyarakat Italia punya karakter hangat yang tidak jauh berbeda dengan orang Indonesia. Pernyataan tersebut memperlihatkan betapa cepatnya pihak Como mampu beradaptasi dengan kultur sepakbola Italia. Hubungan yang terjalin dengan lingkungan sekitar juga terlihat cukup positif. Sebagai bagian dari Djarum Grup, Mirwan memang menjadi salah satu sosok penting di balik perkembangan Como dalam beberapa tahun terakhir. Klub tersebut kini mulai berkembang menjadi kekuatan baru Serie A. Como Tak Terobsesi Liga Champions Meski peluang lolos ke Liga Champions masih terbuka, Como ternyata tidak ingin terlalu terbebani target besar. Mirwan menegaskan klub lebih memilih fokus pada perkembangan jangka panjang. Menurutnya, target utama Como adalah terus tampil lebih baik dibanding musim sebelumnya. Filosofi itu dianggap lebih penting dibanding terlalu memikirkan posisi akhir klasemen. Pendekatan tersebut membuat Como terlihat bermain tanpa tekanan besar sepanjang musim. Tim asuhan Fabregas justru mampu tampil lepas dan mengejutkan banyak lawan. Mirwan juga menegaskan klub akan menerima apa pun hasil akhir musim ini. Baginya, keberhasilan Como menembus kompetisi Eropa saja sudah menjadi pencapaian luar biasa. Como Jadi Kebanggaan Baru Perjalanan Como musim ini mulai menarik perhatian publik sepakbola dunia. Klub tersebut dianggap sebagai salah satu proyek paling menarik di Italia saat ini. Kombinasi kepemilikan Indonesia, pelatih muda seperti Cesc Fabregas, dan performa impresif di Serie A membuat Como memiliki cerita unik dibanding klub lain. Keberhasilan mereka juga menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi publik Indonesia. Como kini menjadi salah satu klub Eropa yang paling dekat dengan identitas sepakbola Tanah Air. Dengan perkembangan yang terus positif, Como tampaknya belum akan berhenti membuat kejutan. Klub tersebut perlahan mulai membangun reputasi sebagai penantang serius di sepakbola Italia.

Presiden Como Mirwan Suwarso Puji Italia dan Singgung Kemiripan dengan Indonesia Read More »

Cristiano Ronaldo Berburu Gelar Perdana di Arab Saudi Bersama Al Nassr

Arenabetting – Cristiano Ronaldo berada sangat dekat dengan trofi pertamanya di Arab Saudi bersama Al Nassr. Kesempatan besar itu bisa datang saat menghadapi rival utama mereka, Al Hilal, dalam laga krusial Liga Arab Saudi. Pertandingan panas tersebut akan berlangsung di Al Awwal Park, Riyadh, pada Rabu (13/5/2026). Duel ini diprediksi menjadi penentu utama dalam perebutan gelar juara musim 2025/2026. Al Nassr saat ini memimpin klasemen dengan koleksi 82 poin dari 32 pertandingan. Sementara Al Hilal membuntuti di posisi kedua dengan selisih lima angka dan masih memiliki satu laga lebih sedikit. Ronaldo Ingin Akhiri Puasa Gelar Cristiano Ronaldo datang ke Arab Saudi pada 2023 dengan ekspektasi besar. Namun hingga kini, megabintang asal Portugal itu masih belum berhasil mengangkat trofi bersama Al Nassr. Karena itu laga melawan Al Hilal terasa sangat penting bagi CR7. Jika mampu meraih kemenangan, Al Nassr akan semakin dekat memastikan gelar Liga Arab Saudi musim ini. Tambahan tiga poin akan membuat Al Nassr mengoleksi 85 angka dan unggul delapan poin dari Al Hilal. Dengan jumlah pertandingan yang tersisa, situasi itu praktis akan menutup peluang rival mereka. Ronaldo tentu ingin menjadikan musim ini sebagai akhir dari penantian panjangnya meraih trofi di Timur Tengah. Ambisi tersebut terlihat semakin besar menjelang pertandingan penting ini. Al Hilal Jadi Tantangan Berat Meski berada di posisi kedua, Al Hilal jelas bukan lawan yang mudah untuk dikalahkan. The Blue Waves tampil luar biasa sepanjang musim dan belum terkalahkan di Liga Arab Saudi. Tim asuhan Simone Inzaghi juga memiliki skuad bertabur bintang yang kualitasnya tidak kalah dari Al Nassr. Kehadiran pemain seperti Theo Hernandez, Yassine Bounou, hingga Karim Benzema membuat mereka sangat berbahaya. Situasi itu membuat laga nanti diprediksi berjalan sangat ketat. Al Hilal tentu tidak ingin menyerahkan gelar begitu saja kepada rival mereka. Selain soal klasemen, duel ini juga membawa gengsi besar antara dua klub raksasa Arab Saudi. Atmosfer pertandingan dipastikan akan berjalan panas sejak menit pertama. Ronaldo Minta Dukungan Penuh Suporter Menjelang pertandingan besar tersebut, Cristiano Ronaldo mengirim pesan khusus kepada para pendukung Al Nassr. CR7 berharap atmosfer stadion bisa membantu tim meraih kemenangan penting. Lewat unggahan di media sosial, Ronaldo mengaku dukungan fans selalu menjadi energi tambahan bagi tim sepanjang musim ini. Ia ingin suasana Al Awwal Park kembali memberikan tekanan besar kepada lawan. Pemain berusia 41 tahun itu juga mengajak seluruh fans untuk bersatu demi membantu Al Nassr meraih target juara. Ronaldo tampak sangat termotivasi menghadapi laga penentuan tersebut. Musim ini Ronaldo masih menjadi mesin gol utama Al Nassr. Ia sudah mencetak 26 gol dari 28 pertandingan Liga Arab Saudi. Kesempatan Besar untuk Tulis Sejarah Bagi Cristiano Ronaldo, pertandingan melawan Al Hilal bisa menjadi salah satu momen paling penting sejak pindah ke Arab Saudi. Gelar juara liga akan menjadi pencapaian besar dalam babak baru kariernya. Meski sudah memenangkan banyak trofi di Eropa, Ronaldo tetap memperlihatkan ambisi tinggi di usia yang tidak lagi muda. CR7 terus menjadi sosok utama dalam perjalanan Al Nassr musim ini. Kemenangan atas Al Hilal tidak hanya akan mendekatkan Al Nassr pada trofi, tetapi juga memperkuat status Ronaldo sebagai ikon besar sepakbola Arab Saudi. Kini semua mata tertuju pada duel panas di Riyadh. Cristiano Ronaldo dan Al Nassr tinggal selangkah lagi untuk mengakhiri penantian panjang mereka meraih gelar juara.

Cristiano Ronaldo Berburu Gelar Perdana di Arab Saudi Bersama Al Nassr Read More »

Arsenal Pecahkan Rekor Klub, The Gunners Sudah 42 Kali Menang Musim Ini

Arenabetting – Arsenal terus menunjukkan musim luar biasa di bawah asuhan Mikel Arteta. Selain semakin dekat dengan gelar Premier League, The Gunners kini juga sukses memecahkan rekor penting dalam sejarah klub. Kemenangan 1-0 atas West Ham United pada pekan ke-36 Premier League membuat Arsenal mencatatkan kemenangan ke-42 di semua kompetisi musim ini. Jumlah tersebut menjadi rekor kemenangan terbanyak Arsenal dalam satu musim. Pencapaian itu memperlihatkan betapa konsistennya performa Meriam London sepanjang musim 2025/2026. Arsenal tampil solid di berbagai ajang dan terus menjaga mentalitas kemenangan hingga akhir musim. Arsenal Lewati Rekor Lama Klub Sebelumnya, Arsenal belum pernah mencapai jumlah kemenangan sebanyak ini dalam satu musim kompetitif. Rekor baru tersebut menjadi bukti perkembangan besar tim dalam era Mikel Arteta. The Gunners tampil sangat stabil baik di Premier League maupun kompetisi Eropa musim ini. Kombinasi permainan agresif dan kedalaman skuad membuat Arsenal mampu menjaga performa di banyak pertandingan. Kemenangan demi kemenangan juga diraih lewat berbagai cara. Arsenal tidak hanya menang besar, tetapi juga beberapa kali berhasil mengamankan poin penting dalam laga ketat. Mentalitas seperti itu menjadi salah satu faktor utama yang membawa mereka memecahkan rekor klub musim ini. Arsenal terlihat jauh lebih matang dibanding beberapa tahun sebelumnya. Arteta Bangun Arsenal yang Lebih Konsisten Kesuksesan Arsenal musim ini tidak lepas dari tangan dingin Mikel Arteta. Pelatih asal Spanyol itu perlahan berhasil mengubah The Gunners menjadi tim yang sangat kompetitif. Arteta sukses membangun keseimbangan antara pemain muda dan senior di dalam skuad. Kombinasi tersebut membuat Arsenal tampil lebih stabil sepanjang musim. Selain itu, Arsenal juga terlihat memiliki identitas permainan yang jelas. Tekanan tinggi, penguasaan bola, dan kecepatan serangan menjadi ciri khas utama mereka musim ini. Para pemain juga terus menunjukkan perkembangan individu yang signifikan. Hal itu membuat Arsenal mampu bersaing di level tertinggi hingga penghujung musim. Rekor Datang di Momen Penting Pecahnya rekor kemenangan ini terasa semakin spesial karena terjadi saat Arsenal sedang memburu gelar Premier League. The Gunners kini berada di posisi terbaik untuk menjadi juara Liga Inggris. Arsenal saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan atas Manchester City. Dengan hanya beberapa pertandingan tersisa, peluang mereka mengakhiri puasa gelar semakin besar. Kemenangan atas West Ham juga memperlihatkan karakter kuat Arsenal. Meski mendapat tekanan besar dari Manchester City, mereka tetap mampu menjaga konsistensi hasil. Rekor 42 kemenangan menjadi simbol bahwa Arsenal kini kembali menjadi salah satu kekuatan terbesar di sepakbola Inggris dan Eropa. Arsenal Ingin Tutup Musim dengan Gelar Meski sudah mencatat sejarah baru, Arsenal tentu belum ingin berhenti sampai di situ. Fokus utama The Gunners sekarang adalah memastikan trofi Premier League benar-benar menjadi milik mereka. Mikel Arteta beberapa kali menegaskan timnya harus tetap fokus hingga pertandingan terakhir musim ini. Arsenal tidak ingin kehilangan momentum pada fase paling penting kompetisi. Jika berhasil menjuarai Liga Inggris, musim ini akan menjadi salah satu yang paling bersejarah dalam perjalanan klub. Rekor kemenangan dan trofi juara akan menjadi kombinasi sempurna bagi Arsenal. Para pendukung The Gunners pun mulai percaya bahwa era baru kejayaan klub benar-benar sedang dibangun. Arsenal kini tinggal beberapa langkah lagi untuk menyempurnakan musim luar biasa mereka.

Arsenal Pecahkan Rekor Klub, The Gunners Sudah 42 Kali Menang Musim Ini Read More »

Marcus Rashford Akui Tak Niat Cetak Gol Free Kick ke Gawang Real Madrid

Arenabetting – Marcus Rashford menjadi salah satu pahlawan kemenangan Barcelona saat mengalahkan Real Madrid dalam El Clasico. Winger asal Inggris itu mencetak gol indah yang membantu Blaugrana menang 2-0 sekaligus mengunci gelar LaLiga 2025/2026. Pertandingan di Camp Nou pada Senin dini hari WIB berlangsung sangat spesial untuk Barcelona. Kemenangan atas rival abadi membuat Blaugrana memastikan diri menjadi juara Liga Spanyol musim ini. Rashford membuka keunggulan Barcelona lewat tendangan bebas spektakuler pada menit kesembilan. Menariknya, sang pemain ternyata mengaku awalnya tidak berniat menembak langsung ke gawang. Free Kick Rashford Bikin Courtois Tak Berkutik Gol Marcus Rashford langsung membuat Camp Nou bergemuruh sejak awal pertandingan. Tendangan bebas kerasnya meluncur ke pojok kanan atas gawang Real Madrid. Meski arah bola sebenarnya masih berada di jangkauan Thibaut Courtois, kiper asal Belgia itu tetap gagal menghentikan laju tembakan Rashford. Bola meluncur deras dan bersarang di dalam gawang Los Blancos. Gol tersebut menjadi salah satu momen penting dalam El Clasico kali ini. Barcelona tampil lebih percaya diri setelah berhasil unggul cepat atas rival mereka. Selain membuka jalan menuju kemenangan, gol itu juga terasa spesial karena datang dalam laga penentu gelar LaLiga. Rashford pun langsung mendapat sorotan besar usai pertandingan. Rashford Awalnya Ingin Mengoper Bola Selepas pertandingan, Marcus Rashford memberikan pengakuan menarik soal gol free kick tersebut. Pemain asal Inggris itu mengaku sebenarnya tidak berniat menembak langsung ke gawang. Rashford awalnya ingin mengirim umpan kepada rekan setimnya di kotak penalti. Namun para pemain Barcelona justru meminta dirinya mengambil tendangan langsung. Kepercayaan dari rekan-rekan setim akhirnya membuat Rashford berubah pikiran. Mantan pemain Manchester United itu kemudian memutuskan mencoba peruntungannya dengan menembak langsung. Keputusan tersebut ternyata menghasilkan gol penting untuk Barcelona. Rashford pun kini menambah daftar momen spesialnya dalam pertandingan El Clasico. Ferran Torres Bongkar Cerita Lucu di Balik Gol Ferran Torres ikut membagikan cerita menarik soal proses terciptanya gol Rashford. Penyerang Barcelona itu mengungkap seluruh pemain memang mendesak Rashford untuk menembak langsung. Torres bahkan sempat bercanda soal performa Rashford saat latihan sehari sebelumnya. Menurutnya, Rashford sebenarnya tidak terlalu sukses dalam sesi latihan tendangan bebas. Komentar tersebut langsung memunculkan tawa di kalangan pemain Barcelona. Namun di pertandingan sesungguhnya, Rashford justru berhasil mencetak salah satu gol terbaiknya musim ini. Momen itu memperlihatkan suasana positif yang sedang terbangun di ruang ganti Barcelona. Kekompakan para pemain menjadi salah satu faktor keberhasilan Blaugrana musim ini. Masa Depan Rashford di Barcelona Mulai Dibahas Sejak bergabung dengan Barcelona, Marcus Rashford memang tampil cukup impresif. Penyerang berusia 28 tahun itu sudah mencatatkan 14 gol dan 14 assist dari 47 pertandingan di semua kompetisi. Kontribusi tersebut membuat banyak fans mulai berharap Barcelona mempermanenkannya. Rashford dianggap cocok dengan gaya permainan Blaugrana di bawah arahan Hansi Flick. Penampilannya di El Clasico juga semakin memperkuat dukungan publik Camp Nou terhadap dirinya. Rashford terlihat kembali menemukan performa terbaik setelah meninggalkan Manchester United. Kini Barcelona tinggal menentukan langkah berikutnya soal masa depan sang pemain. Jika performanya terus stabil, Rashford berpeluang menjadi bagian penting proyek Blaugrana dalam jangka panjang.

Marcus Rashford Akui Tak Niat Cetak Gol Free Kick ke Gawang Real Madrid Read More »

Roberto De Zerbi Sindir Wasit usai Tottenham Ditahan Leeds

Arenabetting – Tottenham Hotspur gagal meraih kemenangan penting saat menghadapi Leeds United dalam lanjutan Premier League 2025/2026. Hasil imbang 1-1 di Tottenham Hotspur Stadium membuat posisi Spurs masih belum aman dari ancaman degradasi. Namun usai pertandingan, Roberto De Zerbi justru lebih banyak menyoroti kepemimpinan wasit. Manajer Tottenham itu merasa perangkat pertandingan memimpin laga dalam kondisi penuh tekanan. Menurut De Zerbi, situasi tersebut kemungkinan dipengaruhi kontroversi yang terjadi sehari sebelumnya dalam laga West Ham United kontra Arsenal. Tottenham Kembali Kehilangan Poin Penting Tottenham sebenarnya mampu unggul lebih dulu lewat gol Mathys Tel pada babak kedua. Gol tersebut sempat memberi harapan bagi Spurs untuk mengamankan tiga poin penting. Akan tetapi Leeds United berhasil bangkit dan menyamakan skor lewat penalti Dominic Calvert-Lewin. Setelah itu Tottenham gagal menemukan gol kemenangan hingga laga selesai. Hasil imbang tersebut membuat Tottenham tetap tertahan di posisi ke-17 klasemen sementara. Spurs kini hanya unggul dua poin dari West Ham United yang berada di zona degradasi. Situasi itu membuat tekanan terhadap Tottenham semakin besar menjelang dua pertandingan terakhir musim ini. Persaingan menghindari degradasi pun dipastikan berlangsung sengit hingga akhir. De Zerbi Kesal dengan Sikap Wasit Roberto De Zerbi mengaku cukup terganggu dengan cara wasit memimpin pertandingan. Pelatih asal Italia itu merasa dirinya terlalu sering diperingatkan sepanjang laga berlangsung. Menurut De Zerbi, wasit beberapa kali mengingatkannya agar tidak keluar dari area teknis. Ia menilai pendekatan tersebut terasa berlebihan dan membuat situasi di pinggir lapangan kurang nyaman. Mantan pelatih Brighton itu juga merasa perangkat pertandingan terlihat tidak tenang sejak awal laga. Kondisi tersebut dianggap ikut memengaruhi jalannya pertandingan. De Zerbi sendiri sebenarnya mengaku kecewa dengan performa Tottenham. Namun ia merasa atmosfer pertandingan juga dipengaruhi kepemimpinan wasit yang terlihat tegang. Kontroversi Arsenal vs West Ham Ikut Disorot De Zerbi menduga tekanan terhadap wasit muncul akibat polemik VAR dalam pertandingan West Ham melawan Arsenal sehari sebelumnya. Laga tersebut memang memunculkan perdebatan besar. West Ham sempat mencetak gol penyama kedudukan lewat Callum Wilson. Namun setelah pengecekan VAR yang panjang, gol tersebut dianulir karena dianggap ada pelanggaran terhadap David Raya. Keputusan itu membuat banyak pihak memperdebatkan konsistensi penggunaan VAR di Premier League. Situasi tersebut disebut De Zerbi ikut memengaruhi mental wasit pada laga Tottenham kontra Leeds. Meski begitu, De Zerbi justru mendukung keputusan VAR dalam pertandingan West Ham vs Arsenal. Ia merasa pelanggaran terhadap David Raya terlihat sangat jelas. Tottenham Harus Fokus Selamatkan Diri Di tengah kontroversi soal wasit, Tottenham tetap harus segera fokus pada situasi mereka sendiri. Spurs kini berada dalam posisi yang sangat berbahaya menjelang akhir musim. Dua pertandingan tersisa akan menjadi penentu apakah Tottenham mampu bertahan di Premier League atau justru turun kasta. Tekanan besar tentu terus menghantui skuad asuhan De Zerbi. Pelatih asal Italia itu berharap timnya bisa tampil lebih sabar dan tenang dalam laga-laga berikutnya. Ia merasa Tottenham terlalu terburu-buru saat menghadapi Leeds. Dengan selisih poin yang sangat tipis dari zona degradasi, Spurs tidak lagi memiliki ruang untuk kehilangan angka. Tottenham kini harus menemukan kemenangan demi menyelamatkan musim mereka.

Roberto De Zerbi Sindir Wasit usai Tottenham Ditahan Leeds Read More »