Arenabetting – Timnas Prancis dikabarkan akan segera memasuki babak baru setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Zinedine Zidane disebut telah mencapai kesepakatan verbal untuk menjadi pelatih baru Les Bleus dan menggantikan Didier Deschamps yang akan mengakhiri masa baktinya.
Kabar tersebut menjadi perhatian besar di Prancis. Zidane memang sejak lama disebut sebagai kandidat terkuat untuk menangani tim nasional setelah sukses membangun karier gemilang bersama Real Madrid di level klub.
Pergantian pelatih ini menandai berakhirnya era panjang Deschamps yang telah memimpin Prancis selama lebih dari satu dekade. Selama masa kepemimpinannya, Les Bleus kembali menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Zidane Sudah Sepakat dengan Federasi
Laporan dari sejumlah media Prancis menyebut Zidane telah mencapai kesepakatan secara verbal dengan Federasi Sepak Bola Prancis dalam beberapa bulan terakhir.
Proses administrasi kini sedang disiapkan sebelum pengumuman resmi dilakukan. Jika tidak ada perubahan, Zidane akan langsung memulai tugasnya setelah seluruh agenda Piala Dunia 2026 selesai.
Mantan gelandang legendaris tersebut memang sudah lama dikaitkan dengan kursi pelatih Prancis. Kini kesempatan itu akhirnya disebut tinggal menunggu penyelesaian proses formal.
Keputusan tersebut juga mengakhiri berbagai spekulasi mengenai masa depan Zidane yang selama beberapa tahun terakhir belum kembali menangani tim mana pun.
Deschamps Tinggalkan Warisan Besar
Didier Deschamps mulai menangani Tim Ayam Jantan sejak 2012 dan berhasil membawa banyak prestasi membanggakan. Di bawah kepemimpinannya, Prancis kembali menjadi langganan kandidat juara di setiap turnamen besar.
Puncak keberhasilannya terjadi saat membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018. Selain itu, ia juga mempersembahkan gelar UEFA Nations League dan mengantar tim menjadi finalis Piala Eropa 2016 serta Piala Dunia 2022.
Meski gagal melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Spanyol, pencapaian Deschamps tetap mendapat apresiasi tinggi karena konsistensinya selama bertahun-tahun.
Pertandingan perebutan posisi ketiga menjadi laga terakhirnya sebagai pelatih Timnas Prancis sebelum tongkat estafet diberikan kepada Zidane.
Zidane Siap Memulai Tantangan Baru
Zidane datang dengan modal pengalaman luar biasa di level klub. Bersama Real Madrid, ia berhasil mempersembahkan 11 trofi dalam dua periode kepelatihannya.
Keberhasilan tersebut membuat namanya selalu masuk dalam daftar pelatih terbaik dunia. Selama beberapa tahun terakhir, ia juga beberapa kali menolak tawaran dari berbagai klub besar.
Pilihan untuk menunggu kesempatan melatih Timnas Prancis akhirnya membuahkan hasil. Zidane kini berpeluang menangani generasi baru pemain berbakat yang dimiliki Les Bleus.
Pengalamannya sebagai mantan pemain dan pelatih di level tertinggi diharapkan mampu menjaga daya saing Prancis pada berbagai ajang internasional.
Nations League Jadi Ujian Perdana
Apabila proses penunjukan berjalan sesuai rencana, Zidane akan memulai debutnya pada UEFA Nations League yang berlangsung mulai September mendatang.
Prancis sudah ditunggu persaingan ketat di fase grup bersama Turki, Belgia, dan Italia. Turnamen tersebut akan menjadi kesempatan pertama bagi Zidane untuk menerapkan filosofi permainannya.
Publik Prancis tentu berharap pergantian pelatih dapat membawa energi baru sekaligus melanjutkan prestasi yang telah dibangun Deschamps selama lebih dari satu dekade. Kini, seluruh perhatian tertuju pada bagaimana Zidane membuka lembaran baru bersama Les Bleus.


