Arenabetting – Timnas Turki resmi mengakhiri kerja sama dengan Vincenzo Montella setelah serangkaian hasil mengecewakan di UEFA Nations League. Keputusan tersebut diambil Federasi Sepakbola Turki (TFF) menyusul performa tim yang terus menurun dalam beberapa pertandingan terakhir.
Montella menangani skuad berjuluk Bulan Sabit sejak 2023. Di bawah arahannya, Turki sempat mencapai perempatfinal Piala Eropa 2024. Namun, perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat setelah gagal melewati fase grup.
Situasi semakin sulit ketika Turki kembali tampil buruk di Nations League. Hasil negatif beruntun membuat posisi Montella terancam hingga akhirnya TFF memutuskan untuk memberhentikan pelatih asal Italia tersebut.
Performa Turki Terus Menurun
Turki mengawali kiprahnya di UEFA Nations League dengan hasil yang jauh dari harapan. Arda Guler dan rekan-rekannya kesulitan bersaing menghadapi lawan-lawan kuat dan berulang kali gagal mendapatkan hasil positif.
Mereka lebih dulu kalah 0-1 dari Prancis, kemudian tumbang 0-3 saat menghadapi Belgia. Situasi semakin buruk ketika Turki berjumpa Italia dalam dua pertandingan berikutnya.
Dalam dua duel tersebut, Turki harus menerima kekalahan dengan skor 1-4 dan 1-3. Rentetan hasil itu memperlihatkan bahwa tim belum mampu menemukan konsistensi, baik ketika menghadapi tekanan maupun saat berusaha mengembangkan permainan.
Montella Kehilangan Jabatan Pelatih
TFF akhirnya mengambil keputusan untuk mengakhiri masa jabatan Montella. Federasi tersebut mengumumkan bahwa kerja sama dengan sang pelatih tidak akan dilanjutkan setelah serangkaian hasil buruk yang dialami tim nasional.
Keputusan itu mengakhiri perjalanan Montella bersama Turki yang dimulai pada 2023. Selama menangani tim, ia sempat membawa Bulan Sabit mencatatkan pencapaian positif di Piala Eropa sebelum performa mereka mengalami penurunan.
Meski pengumuman pemecatan telah disampaikan, TFF tidak menjelaskan secara terperinci alasan di balik keputusan tersebut. Federasi juga belum mengumumkan sosok yang akan menggantikan Montella sebagai pelatih kepala.
Kondisi itu membuat masa depan Timnas Turki menjadi perhatian. Federasi perlu menentukan langkah berikutnya agar tim bisa segera memperbaiki performa dan kembali bersaing di level internasional.
Rentetan Kekalahan Jadi Sorotan Utama
Hasil buruk di Nations League memperpanjang catatan negatif Turki dalam tujuh pertandingan kompetitif terakhir. Mereka hanya mampu meraih satu kemenangan dan menelan enam kekalahan dalam periode tersebut.
Catatan itu menjadi gambaran sulitnya Turki menjaga performa di berbagai pertandingan. Kekalahan dari Prancis, Belgia, dan Italia menunjukkan bahwa tim masih memiliki sejumlah persoalan yang perlu segera diselesaikan.
Bagi Montella, rangkaian hasil tersebut menjadi pukulan setelah sebelumnya berhasil membawa Turki melangkah hingga perempatfinal Piala Eropa 2024. Pencapaian itu sempat memberikan harapan besar terhadap perkembangan tim nasional.
Namun, kegagalan di Piala Dunia 2026 dan hasil buruk setelahnya membuat perjalanan Montella berakhir. Turki kini harus memulai proses pembenahan untuk menemukan kembali konsistensi permainan.
Arda Turan Dikaitkan dengan Kursi Pelatih
Setelah Montella diberhentikan, perhatian mulai tertuju pada sosok yang berpotensi mengisi posisi pelatih kepala Timnas Turki. Salah satu nama yang dikaitkan dengan jabatan tersebut adalah Arda Turan.
Mantan pemain Atletico Madrid itu saat ini menangani Shakhtar Donetsk. Pengalamannya di dunia sepakbola membuat namanya masuk dalam pembicaraan mengenai calon pengganti Montella.
Meski begitu, TFF belum memberikan konfirmasi mengenai kemungkinan penunjukan Turan. Belum ada pula pengumuman resmi terkait siapa yang akan memimpin Arda Guler dan rekan-rekannya setelah pergantian pelatih.
Turki kini menghadapi pekerjaan besar untuk membangun kembali performa tim. Penunjukan pelatih baru diharapkan menjadi awal pembenahan setelah rangkaian hasil buruk yang mengakhiri era Montella.


