Arenabetting – James Trafford menjalani perjalanan singkat bersama Manchester City. Datang dengan harapan menjadi kiper masa depan, Trafford sempat dipercaya sebagai penjaga gawang utama sebelum kehilangan tempat dan akhirnya dilepas hanya setelah satu musim.
Manchester City resmi menjual Trafford ke Leeds United pada musim panas ini. Nilai transfernya dikabarkan mencapai 45 juta paun atau sekitar Rp1 triliun, membuat kepindahan tersebut menjadi salah satu transfer kiper termahal.
Situasi Trafford cukup mengejutkan karena City baru membelinya dari Burnley pada musim sebelumnya dengan harga 27,5 juta paun. Namun, kedatangan Gianluigi Donnarumma membuat perjalanan sang kiper di Etihad Stadium berubah drastis.
Sempat Jadi Kiper Utama City
Trafford awalnya mendapatkan kepercayaan besar dari Pep Guardiola. Kiper asal Inggris itu langsung dimainkan dalam tiga pertandingan pertama Manchester City pada musim lalu.
Kesempatan tersebut membuat Trafford memiliki peluang untuk membuktikan dirinya sebagai kiper utama. Ia juga diharapkan bisa menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang City.
Namun, situasi berubah setelah Manchester City mendatangkan Donnarumma dari Paris Saint-Germain. Kiper asal Italia itu langsung mendapatkan posisi utama dan membuat Trafford kehilangan tempat.
Trafford akhirnya lebih sering menjadi pilihan pada kompetisi piala. Ia hanya tampil 17 kali sepanjang musim lalu dan mencatat delapan clean sheet.
Kedatangan Donnarumma Mengubah Nasib Trafford
Kehadiran Donnarumma menjadi titik balik perjalanan Trafford di Manchester City. Sang kiper Italia memiliki pengalaman besar dan langsung dipercaya mengawal gawang dalam pertandingan-pertandingan penting.
Trafford kemudian hanya mendapatkan kesempatan tampil di Piala FA dan Piala Liga Inggris. Menit bermainnya di Premier League pun praktis sangat terbatas setelah posisinya diambil Donnarumma.
Kondisi tersebut membuat masa depan Trafford mulai dipertanyakan. Ia sempat menyatakan akan menghormati kontraknya, tetapi juga membuka kemungkinan meninggalkan City jika tidak mendapatkan kesempatan bermain.
Situasi itu akhirnya menemukan jalan keluar pada musim panas ini. Manchester City dan Trafford sepakat mengakhiri kerja sama lebih cepat melalui transfer ke Leeds United.
Leeds Jadi Pelabuhan Baru Trafford
Leeds United menjadi klub yang memberikan kesempatan baru kepada Trafford. Kepindahan ini menjadi peluang bagi kiper berpostur 197 sentimeter tersebut untuk kembali mendapatkan posisi utama.
Transfer Trafford juga memiliki nilai spesial karena memecahkan rekor harga kiper asal Inggris. Leeds membayar sekitar 45 juta paun untuk mendapatkan sang pemain.
Harga tersebut melewati rekor Jordan Pickford ketika Everton membelinya pada 2017 dengan nilai sekitar 30 juta paun. Trafford kini menjadi kiper Inggris dengan nilai transfer tertinggi.
Secara keseluruhan, Trafford juga masuk daftar kiper termahal dunia. Nilai transfernya hanya berada di bawah Kepa Arrizabalaga dan Alisson Becker.
City Dapat Untung, Trafford Dapat Kesempatan
Manchester City berhasil mendapatkan keuntungan besar dari penjualan Trafford. Mereka sebelumnya mengeluarkan 27,5 juta paun untuk merekrutnya dari Burnley, lalu menjualnya dengan harga sekitar 45 juta paun.
Bagi Trafford, keputusan meninggalkan City juga menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali kariernya. Ia kini bisa fokus mendapatkan menit bermain reguler bersama Leeds.
Perjalanan Trafford di Manchester City memang berlangsung singkat. Dalam satu musim, ia berubah dari kiper utama menjadi pemain yang akhirnya dilepas.
Kini, tantangan baru menanti Trafford di Leeds. Rekor transfer sudah berada di tangannya, tetapi pembuktian sesungguhnya akan datang dari penampilan di lapangan.


