Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Rui Pinto Cari Perlindungan Baru, Kasus Man City Masih Berlanjut

Arenaabetting – Rui Pinto kembali berada dalam situasi yang membuatnya harus mencari perlindungan. Whistleblower yang membongkar data Manchester City itu kini membuka peluang bekerja sama dengan pemerintah Inggris agar mendapatkan proteksi ketika program perlindungan saksi dari Portugal segera berakhir.

Pinto sebelumnya menjadi sosok penting dalam terbukanya berbagai data internal Manchester City. Ia berhasil masuk ke sistem klub, mengumpulkan informasi transaksi serta keuangan, lalu membocorkannya melalui Football Leaks yang ia buat.

Data tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam penyelidikan UEFA dan Premier League terkait dugaan pelanggaran aturan. Perjalanan Pinto setelah membocorkan informasi itu pun tidak mudah dan membawanya menghadapi proses hukum di sejumlah negara.

Perlindungan Portugal Segera Berakhir

Pinto ditangkap kepolisian Hungaria di Budapest pada 2019 atas permintaan Portugal. Setelah itu, ia diekstradisi ke Portugal dan menjalani masa penahanan selama 18 bulan sebelum mulai bekerja sama dengan otoritas setempat.

Kerja sama tersebut membuat Pinto membantu membuka akses terhadap berbagai data yang sebelumnya terenkripsi. Ia juga berhubungan dengan otoritas dari beberapa negara lain dalam proses yang berkaitan dengan informasi yang dimilikinya.

Sebagai bagian dari kerja sama itu, pria berusia 37 tahun tersebut mendapatkan perlindungan saksi dari Portugal. Namun, perlindungan itu memiliki batas waktu dan akan berakhir pada 10 Oktober mendatang.

Pinto Mulai Mencari Jalan Keluar

Berakhirnya perlindungan menjadi persoalan besar bagi Pinto karena sejumlah proses persidangan yang berkaitan dengan data darinya masih berlangsung. Kondisi tersebut membuat kebutuhan akan perlindungan baru menjadi semakin penting baginya.

Pinto sebelumnya sudah bekerja sama dengan otoritas Prancis, Jerman, dan Belgia. Kini, ia juga membuka diri untuk bekerja sama dengan Inggris sebagai langkah untuk mendapatkan proteksi berikutnya.

Langkah itu berkaitan dengan posisi Pinto sebagai sumber data penting dalam rangkaian investigasi. Informasi yang pernah ia serahkan telah membantu otoritas mengakses sejumlah materi yang sebelumnya tidak mudah dibuka.

Di tengah situasi tersebut, Pinto juga mulai menggalang dana sejak Jumat, 2 Oktober 2026. Penggalangan itu menjadi salah satu upaya untuk membiayai kebutuhan perlindungan dan perpindahan dirinya.

Dana Disiapkan untuk Lokasi Tersembunyi

Dana yang dikumpulkan Pinto rencananya akan digunakan untuk pindah ke lokasi tersembunyi. Langkah tersebut disiapkan karena masa perlindungan dari Portugal akan segera selesai, sementara proses hukum yang berkaitan dengan datanya belum tuntas.

Sampai saat ini, dana yang terkumpul telah mencapai 19 ribu Euro. Jumlah tersebut menjadi bagian dari upaya Pinto menyiapkan tempat yang lebih aman setelah perlindungan yang ia terima berakhir.

Kondisi ini membuat masa depan perlindungan Pinto masih menjadi perhatian. Ia kini mencoba membuka jalur kerja sama baru, termasuk dengan pemerintah Inggris, agar bisa memperoleh proteksi ketika program di Portugal berakhir.

Bagi Pinto, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan masa lalu saat ia membocorkan data Manchester City. Proses persidangan yang masih berjalan membuat kebutuhan terhadap perlindungan tetap ada hingga kasus yang berkaitan dengan informasi itu berlanjut.

Langkah Pinto Berikutnya

Pinto kini berada dalam fase penting untuk menentukan langkah berikutnya. Kerja sama dengan Inggris menjadi salah satu pilihan yang terbuka setelah sebelumnya ia membantu otoritas Portugal, Prancis, Jerman, dan Belgia.

Sementara itu, penggalangan dana terus menjadi bagian dari rencana Pinto menghadapi berakhirnya perlindungan saksi. Dana tersebut diproyeksikan membantu proses perpindahan menuju lokasi yang dirahasiakan.

Kasus yang berawal dari kebocoran data Manchester City itu pun masih memiliki kelanjutan hukum. Pinto harus memastikan dirinya tetap mendapatkan perlindungan selama proses tersebut berjalan dan informasi yang pernah ia berikan masih berkaitan dengan persidangan.