Arenabetting – Timnas Portugal gagal meraih kemenangan pada laga pertama Grup K Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang Republik Demokratik Kongo dengan skor 1-1. Hasil tersebut memunculkan banyak pertanyaan mengenai keputusan Roberto Martinez yang tetap memainkan Cristiano Ronaldo hingga pertandingan berakhir.
Ronaldo memang tidak mampu menunjukkan performa terbaiknya pada laga tersebut. Penyerang berusia 41 tahun itu gagal mencetak gol maupun memberikan kontribusi nyata di lini depan meski bermain selama 90 menit.
Meski mendapat banyak kritik, Martinez tetap memberikan pembelaan kepada sang kapten. Menurutnya, kehadiran Ronaldo di lapangan masih sangat penting bagi permainan Portugal, terutama ketika tim sedang membutuhkan gol.
Portugal Dominan Tetapi Sulit Mencetak Gol
Portugal sebenarnya tampil sangat menguasai jalannya pertandingan. Selecao das Quinas mencatatkan sekitar 75 persen penguasaan bola, sementara Republik Demokratik Kongo hanya memiliki sekitar 25 persen.
Keunggulan itu sempat membuahkan hasil ketika Joao Neves membawa Portugal unggul lebih dulu pada menit keenam. Namun keunggulan tersebut sirna setelah Yoane Wissa mencetak gol penyeimbang menjelang turun minum.
Meski terus menekan sepanjang babak kedua, Portugal gagal menemukan gol kemenangan hingga peluit panjang dibunyikan.
Ronaldo Tetap Dipercaya Martinez
Cristiano Ronaldo menjalani pertandingan yang cukup sulit. Ia melepaskan tiga percobaan tanpa satu pun mengarah ke gawang dan gagal memanfaatkan peluang yang diciptakan rekan-rekannya.
Selain itu, kontribusinya dalam membangun serangan juga sangat minim. Statistik menunjukkan Ronaldo tidak mencatat assist, peluang tercipta, dribel sukses, maupun kemenangan duel sepanjang pertandingan.
Meski demikian, Roberto Martinez memilih tidak menggantinya. Padahal Portugal masih memiliki sejumlah penyerang lain seperti Joao Felix dan Goncalo Guedes yang tersedia di bangku cadangan.
Keputusan tersebut kemudian menjadi salah satu topik yang paling banyak dibahas setelah pertandingan usai.
Martinez Jelaskan Pertimbangannya
Roberto Martinez menjelaskan bahwa keputusan mempertahankan Ronaldo didasarkan pada kebutuhan taktik tim. Menurutnya, Republik Demokratik Kongo bermain sangat rapat dengan banyak pemain bertahan sehingga Portugal membutuhkan sosok berpengalaman di kotak penalti.
Ia menilai Ronaldo memiliki kemampuan menarik perhatian bek lawan dan membuka ruang bagi rekan-rekannya. Faktor tersebut dianggap tetap memberikan manfaat meski sang kapten tidak mencetak gol.
Martinez juga merasa tidak tepat menarik keluar pemain seperti Ronaldo ketika tim sedang mengejar gol kemenangan. Pengalaman dan naluri mencetak gol sang penyerang tetap menjadi aset penting bagi Portugal.
Baginya, kehadiran Ronaldo di lapangan selalu memberi ancaman yang harus diperhitungkan oleh lawan.
Portugal Wajib Bangkit di Laga Berikutnya
Hasil imbang pada pertandingan pertama membuat Selecao das Quinas kehilangan kesempatan meraih tiga poin penuh. Evaluasi terhadap efektivitas lini depan dipastikan menjadi perhatian utama tim pelatih.
Cristiano Ronaldo juga diperkirakan masih akan menjadi andalan Portugal pada pertandingan berikutnya. Meski penampilannya menuai kritik, Martinez tetap menunjukkan kepercayaan penuh kepada sang kapten.
Kini Portugal dituntut segera bangkit agar peluang lolos ke babak gugur tetap terbuka lebar. Para pendukung Selecao das Quinas berharap Ronaldo mampu menjawab keraguan dengan kembali menunjukkan ketajamannya pada laga selanjutnya.


