Arenabetting – Real Madrid meraih kemenangan 4-1 atas Rayo Vallecano pada lanjutan Liga Spanyol, Minggu, 13 September 2026 dini hari WIB. Meski menang dengan skor meyakinkan, Jose Mourinho masih memiliki catatan karena timnya gagal memaksimalkan banyak peluang di depan gawang.
Kylian Mbappe menjadi salah satu pemain penting dalam kemenangan Madrid dengan mencetak dua gol, termasuk melalui titik penalti. Dua gol lainnya berasal dari Alvaro Carreras dan Jude Bellingham, sedangkan Rayo hanya mampu membalas lewat Sergio Camello.
Di balik kemenangan tersebut, Emil Audero justru mencuri perhatian. Kiper Rayo yang menjalani debut itu harus menghadapi tekanan besar dari lini depan Madrid. Meski kemasukan empat gol, ia mampu melakukan tujuh penyelamatan dari 11 tembakan yang mengarah ke gawangnya.
Madrid Dominan Sejak Awal Laga
Madrid tampil agresif sejak pertandingan dimulai. Bermain di Santiago Bernabeu, Los Blancos terus menekan pertahanan Rayo dan menciptakan banyak peluang melalui kombinasi serangan dari berbagai sisi.
Mbappe menjadi salah satu pemain yang paling aktif memberikan ancaman. Pergerakannya membuat lini belakang Rayo harus bekerja keras untuk mengurangi ruang yang tersedia di sekitar kotak penalti.
Madrid akhirnya mampu mencetak empat gol dalam pertandingan tersebut. Namun, jumlah itu sebenarnya bisa lebih banyak jika sejumlah peluang yang didapatkan berhasil diselesaikan dengan baik.
Rayo memang kesulitan mengembangkan permainan karena tekanan Madrid. Meski begitu, mereka memiliki Audero yang tampil cukup tenang dan mampu menggagalkan sejumlah peluang berbahaya.
Audero Jadi Penghalang Madrid
Debut Audero bersama Rayo langsung menghadirkan tantangan besar. Kiper asal Indonesia tersebut harus berhadapan dengan barisan penyerang Madrid yang memiliki kualitas tinggi dan terus menekan sepanjang pertandingan.
Audero menghadapi 11 tembakan yang mengarah ke gawangnya. Dari jumlah tersebut, tujuh berhasil dihentikan sehingga Rayo terhindar dari kekalahan dengan selisih yang jauh lebih besar.
Salah satu penyelamatan penting terjadi ketika Audero menggagalkan tembakan Vinicius. Ia kemudian bergerak cepat untuk mengamankan bola sebelum Mbappe mendapatkan kesempatan melakukan penyelesaian lanjutan.
Audero juga mampu menggagalkan sundulan jarak dekat Denzel Dumfries. Beberapa penyelamatan tersebut membuat performanya tetap mendapatkan apresiasi meski Rayo akhirnya kalah telak.
Mourinho Soroti Penyelesaian Akhir
Mourinho tentu senang dengan tiga poin yang berhasil diamankan Madrid. Namun, sang pelatih masih merasa ada sesuatu yang harus segera diperbaiki, terutama dalam hal penyelesaian akhir.
Menurut Mourinho, Madrid memiliki sekitar enam atau tujuh peluang yang seharusnya bisa menghasilkan gol. Kegagalan memanfaatkan kesempatan tersebut dinilai dapat menjadi masalah ketika menghadapi lawan yang lebih efektif.
Peringatan tersebut menjadi perhatian bagi para pemain Madrid. Pertandingan dengan margin tipis bisa berubah ketika peluang terbuang terlalu banyak, terutama saat menghadapi tim yang mampu memanfaatkan kesempatan dengan baik.
Meski begitu, produktivitas Madrid pada awal musim tetap menunjukkan performa positif. Mereka sudah mencetak 14 gol dalam lima pertandingan pertama LaLiga.
Madrid Terus Kejar Produktivitas Barcelona
Dengan tambahan empat gol ke gawang Rayo, Madrid kini menjadi tim dengan produktivitas terbaik kedua di LaLiga. Mereka hanya berada di belakang Barcelona yang sudah mengoleksi 17 gol dari lima pertandingan.
Catatan tersebut memperlihatkan bahwa lini depan Madrid tetap menjadi kekuatan utama. Mbappe juga semakin berperan penting setelah kembali mencetak gol dalam pertandingan ini.
Namun, Mourinho tetap perlu memastikan para pemainnya lebih tenang ketika mendapatkan peluang. Ketajaman di depan gawang akan sangat menentukan ketika Madrid menghadapi pertandingan dengan tingkat kesulitan lebih tinggi.
Kemenangan atas Rayo menjadi hasil positif, tetapi pekerjaan Madrid belum selesai. Jika mampu memperbaiki penyelesaian akhir, Los Blancos berpeluang tampil semakin kuat dalam persaingan LaLiga musim ini.


