Arenabetting – Real Madrid menjadi tim dengan jumlah gol terbanyak yang dianulir Video Assistant Referee (VAR) di Liga Spanyol sejak teknologi tersebut diterapkan pada 2018. Hingga kini, Los Blancos sudah kehilangan 42 gol akibat keputusan VAR, jauh melampaui sejumlah rival mereka.
Kasus terbaru terjadi ketika Real Madrid menghadapi Villarreal pada lanjutan Liga Spanyol akhir pekan lalu. Gol Vinicius Junior tidak disahkan setelah wasit menilai sang winger lebih dahulu melakukan pelanggaran dengan menjambak pemain lawan dalam proses serangan.
Catatan tersebut kembali menyoroti hubungan Real Madrid dengan keputusan VAR yang beberapa kali memicu ketidakpuasan di kubu klub. Berdasarkan data yang dilansir Tribuna, jumlah gol yang dianulir milik Madrid bahkan hampir dua kali lipat dibandingkan Atletico Madrid dan Barcelona.
Real Madrid Sudah Kehilangan 42 Gol
Sejak VAR mulai digunakan di Liga Spanyol pada 2018, Real Madrid tercatat mengalami 42 pembatalan gol. Angka tersebut menempatkan mereka di posisi teratas dalam daftar tim yang paling sering kehilangan gol akibat intervensi teknologi tersebut.
Keputusan terbaru datang saat menghadapi Villarreal. Vinicius sempat mencetak gol, tetapi wasit membatalkannya setelah peninjauan menunjukkan adanya pelanggaran terhadap pemain lawan sebelum gol tercipta.
Insiden itu menambah panjang daftar gol Madrid yang dianulir VAR. Meski setiap keputusan bergantung pada situasi pertandingan, jumlah tersebut menjadi catatan mencolok bagi klub ibu kota Spanyol itu.
Atletico Madrid dan Barcelona Tertinggal Jauh
Atletico Madrid menempati posisi berikutnya dalam daftar tersebut dengan 22 gol yang dianulir VAR. Jumlah itu terpaut 20 gol dari Real Madrid, sekaligus memperlihatkan perbedaan besar antara dua rival sekota tersebut.
Villarreal juga tercatat memiliki 22 gol yang dibatalkan VAR. Sementara itu, Celta Vigo, Real Sociedad, dan Sevilla masing-masing telah kehilangan 20 gol akibat keputusan teknologi tersebut.
Barcelona berada di bawah kelompok itu dengan 19 gol yang dianulir. Catatan tersebut membuat jumlah gol mereka yang dibatalkan VAR kurang dari separuh milik Real Madrid sejak penerapan teknologi tersebut di kompetisi kasta tertinggi Spanyol.
Perbedaan angka itu menempatkan Madrid sebagai pemimpin yang cukup jauh dalam statistik pembatalan gol. Namun, data tersebut menunjukkan frekuensi keputusan, bukan dengan sendirinya membuktikan bahwa keputusan VAR terhadap satu klub lebih keliru dibandingkan klub lainnya.
Keputusan VAR Kerap Jadi Sorotan Madrid
Real Madrid beberapa kali menunjukkan ketidakpuasan terhadap keputusan wasit dalam pertandingan. Pembatalan gol Vinicius saat menghadapi Villarreal kembali menghadirkan perhatian terhadap keputusan yang memengaruhi hasil akhir dan jalannya laga.
Situasi tersebut juga terjadi pada awal musim 2026/2027. Pelatih Jose Mourinho dilaporkan beberapa kali melontarkan kritik terhadap keputusan wasit, menambah sorotan terhadap hubungan Madrid dengan perangkat pertandingan.
Meski begitu, pembatalan gol oleh VAR dapat terjadi karena berbagai alasan, mulai dari posisi offside hingga pelanggaran dalam proses serangan. Kasus Vinicius kali ini berkaitan dengan pelanggaran sebelum bola masuk ke gawang, bukan semata-mata persoalan posisi pemain.
Daftar Tim dengan Gol Dianulir VAR Terbanyak
Data yang dilansir Tribuna menempatkan Real Madrid di puncak daftar dengan 42 gol yang dianulir sejak VAR diterapkan di Liga Spanyol pada 2018. Atletico Madrid dan Villarreal menyusul dengan masing-masing 22 gol, sedangkan tiga klub lain mencatatkan 20 gol.
Berikut daftar tujuh tim dengan jumlah gol dianulir VAR terbanyak di LaLiga berdasarkan data tersebut:
- Real Madrid: 42 gol
- Atletico Madrid: 22 gol
- Villarreal: 22 gol
- Celta Vigo: 20 gol
- Real Sociedad: 20 gol
- Sevilla: 20 gol
- Barcelona: 19 gol
Catatan ini menegaskan posisi Real Madrid sebagai tim dengan pembatalan gol terbanyak dalam data tersebut. Meski angka statistiknya mencolok, setiap keputusan tetap perlu dinilai berdasarkan konteks dan kejadian spesifik dalam pertandingan.


