Arenabetting – Professional Game Match Officials Limited atau PGMO akhirnya mengakui adanya kesalahan dalam proses gol kedua Manchester United saat menghadapi Nottingham Forest di Premier League.
Laga yang berlangsung di Old Trafford itu berakhir dengan kemenangan 3-2 untuk Setan Merah. Namun hasil pertandingan langsung memunculkan kontroversi besar terkait gol yang dicetak Matheus Cunha.
Gol tersebut dinilai bermasalah karena sebelumnya bola terlihat mengenai lengan Bryan Mbeumo sebelum akhirnya masuk ke situasi terciptanya gol.
Proses Gol Picu Perdebatan
Insiden bermula ketika bola hasil tendangan Bryan Mbeumo mengenai lengannya sebelum membentur pemain Nottingham Forest. Bola liar kemudian jatuh ke arah Matheus Cunha yang langsung memanfaatkannya menjadi gol.
Situasi itu langsung memicu protes keras dari kubu Nottingham Forest. Para pemain Forest merasa gol tersebut seharusnya dianulir karena ada unsur handball dalam prosesnya.
Wasit utama Michael Salisbury kemudian diminta meninjau tayangan ulang melalui VAR untuk memastikan keputusan akhir.
Namun setelah melihat monitor, Salisbury tetap memutuskan mengesahkan gol Manchester United meski kontroversi terus berlanjut.
VAR Sebenarnya Sudah Sarankan Gol Dianulir
Laporan media Inggris menyebut petugas VAR, Matt Donohue, sebenarnya sudah merekomendasikan agar gol tersebut dibatalkan.
VAR menilai adanya kontak bola dengan tangan Bryan Mbeumo cukup jelas untuk dianggap pelanggaran dalam proses terciptanya gol.
Meski begitu, Michael Salisbury memilih mempertahankan keputusan di lapangan. Ia menilai handball tersebut bersifat tidak sengaja atau accidental.
Keputusan itu akhirnya menjadi bahan perdebatan besar karena banyak pihak merasa aturan handball kembali diterapkan secara membingungkan.
Howard Webb Akui Ada Kesalahan
Kepala PGMO, Howard Webb, dilaporkan sudah berbicara langsung dengan pihak Nottingham Forest setelah pertandingan selesai.
Dalam pembicaraan tersebut, Webb mengakui bahwa keputusan terbaik sebenarnya adalah menganulir gol kedua Manchester United.
Meski ia memahami alasan Salisbury tetap mengesahkan gol, Webb merasa sang wasit semestinya mengikuti rekomendasi VAR dalam situasi tersebut.
Pengakuan itu sekaligus memperlihatkan bahwa PGMO menilai terjadi kesalahan interpretasi dalam pengambilan keputusan di lapangan.
Neville dan Keane Ikut Kebingungan
Kontroversi ini juga membuat dua legenda Manchester United, Gary Neville dan Roy Keane, ikut memberikan komentar.
Keduanya mengaku bingung mengapa gol tersebut tetap disahkan. Menurut Neville dan Keane, handball dalam proses gol terlihat cukup jelas.
Mereka juga menilai para wasit Premier League saat ini terlihat masih kesulitan menerapkan aturan handball secara konsisten.
Situasi ini kembali memunculkan kritik terhadap penggunaan VAR di Inggris. Banyak pihak merasa keputusan-keputusan kontroversial justru terus muncul meski teknologi sudah digunakan dalam pertandingan.


