Arenabetting – Kabar duka datang dari keluarga besar Persebaya Surabaya dan para pendukung setianya. Salah satu tokoh penting Bonek, Andie Peci, meninggal dunia pada Jumat siang setelah menjalani perawatan dalam beberapa bulan terakhir.
Kepergian pria yang memiliki nama lengkap Andie Kristianto itu meninggalkan kesedihan mendalam bagi suporter maupun insan sepakbola Indonesia. Sosoknya selama ini dikenal sebagai salah satu figur yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan Persebaya.
Andie mengembuskan napas terakhir di RS Soewandhie Surabaya pada usia 60 tahun. Kabar tersebut langsung menyebar luas dan memunculkan ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan, terutama dari para pendukung Bajul Ijo.
Sosok yang Sangat Dekat dengan Bonek
Andie Peci selama bertahun-tahun menjadi salah satu wajah yang paling dikenal di kalangan Bonek. Suaranya kerap terdengar lantang memberikan semangat kepada para pemain di stadion.
Tidak hanya hadir sebagai suporter, Andie juga dikenal sebagai sosok yang aktif menjaga semangat kebersamaan di antara pendukung Persebaya dalam berbagai situasi.
Perannya membuat namanya memiliki tempat khusus di hati banyak pendukung Persebaya yang tumbuh bersama perjuangan klub kebanggaan Kota Surabaya tersebut.
Persebaya Ikut Menyampaikan Duka Mendalam
Persebaya menjadi salah satu pihak yang pertama menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian Andie Peci. Klub asal Surabaya itu memberikan penghormatan melalui pesan yang diunggah di media sosial resmi mereka.
Menurut pandangan klub, perjuangan dan dedikasi Andie memiliki peran penting dalam perjalanan Persebaya hingga kembali bersaing di level tertinggi sepakbola Indonesia.
Klub juga menilai semangat, keberanian, serta dukungan yang selama ini diberikan Andie menjadi energi besar bagi perjalanan Green Force dalam berbagai masa sulit.
Bagi Persebaya, nama Andie akan terus menjadi bagian dari sejarah panjang klub dan tidak akan mudah dilupakan oleh generasi berikutnya.
Perjuangan Panjang Sebelum Mengembuskan Napas Terakhir
Sebelum meninggal dunia, Andie diketahui sempat menjalani perawatan di RS Soewandhie Surabaya selama beberapa bulan terakhir akibat kondisi kesehatannya.
Kabar mengenai kesehatannya sebenarnya sudah menjadi perhatian banyak pendukung Persebaya yang terus memberikan doa dan dukungan selama masa perawatan berlangsung.
Meski berbagai upaya telah dilakukan, kondisi Andie akhirnya tidak dapat dipulihkan hingga ia mengembuskan napas terakhir pada Jumat siang.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi ribuan pendukung yang selama ini mengenalnya secara langsung maupun melalui perjuangannya untuk Persebaya.
Warisan yang Akan Terus Dikenang
Nama Andie Peci diyakini akan tetap hidup di tengah komunitas Bonek dan keluarga besar Persebaya untuk waktu yang sangat lama.
Semangatnya dalam mendukung klub serta keberaniannya menyuarakan kecintaan kepada Persebaya menjadi inspirasi bagi banyak pendukung muda saat ini.
Bajul Ijo mungkin akan terus melangkah menghadapi berbagai pertandingan di masa depan, tetapi kenangan tentang sosok Andie Peci dipastikan tetap menjadi bagian dari perjalanan panjang klub kebanggaan Surabaya tersebut.


