Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Nasib Mbappe Malah Ironis, PSG Justru Makin Gacor Setelah Ditinggal

Arenabetting – Kylian Mbappe mungkin lagi merasakan salah satu momen paling pahit dalam kariernya. Setelah memutuskan meninggalkan Paris Saint-Germain demi mengejar mimpi bersama Real Madrid, situasinya malah terasa cukup ironis.

PSG justru makin sukses di Liga Champions setelah ditinggal Mbappe.

Terbaru, Les Parisiens kembali berhasil lolos ke final Liga Champions musim 2025/2026 setelah menyingkirkan Bayern Munich di semifinal.

Hasil itu membuat PSG kini dua musim beruntun mencapai final Liga Champions dan bahkan sudah sempat jadi juara musim lalu.

PSG Makin Kuat Tanpa Mbappe?

Banyak fans sepak bola mulai merasa ada hal unik setelah kepergian Kylian Mbappe dari PSG.

Selama bertahun-tahun bersama Mbappe, PSG memang sering tampil kuat di atas kertas. Namun hasil di Liga Champions tidak selalu sesuai harapan.

Mereka hanya sekali mencapai final saat era Mbappe, yaitu pada tahun 2020 sebelum kalah dari Bayern Munich.

Selain itu, PSG lebih sering gagal di semifinal atau bahkan tersingkir lebih cepat di babak 16 besar.

Madrid Malah Belum Berhasil

Sementara itu, perjalanan Kylian Mbappe bersama Real Madrid juga belum berjalan semanis yang dibayangkan.

Musim lalu Madrid disingkirkan Arsenal di perempatfinal Liga Champions dengan agregat telak.

Musim ini situasinya tidak jauh berbeda setelah Los Blancos kembali gagal usai disingkirkan Bayern Munich.

Padahal saat Mbappe datang, banyak orang yakin Madrid bakal kembali jadi monster Eropa yang sulit dihentikan.

Mbappe Mulai Kena Kritik

Karena hasil tim yang tidak sesuai ekspektasi, Kylian Mbappe sekarang mulai sering mendapat kritik.

Beberapa pihak menilai gaya bermain Mbappe terlalu fokus menyerang dan kurang membantu tim saat bertahan.

Situasi itu disebut membuat keseimbangan permainan Madrid sedikit terganggu musim ini.

Bahkan mulai muncul tudingan kalau kedatangan Mbappe justru memicu masalah baru di ruang ganti Los Blancos.

PSG Sekarang Lebih Kolektif

Di sisi lain, Paris Saint-Germain sekarang terlihat jauh lebih kolektif dibanding era sebelumnya.

Di bawah arahan Luis Enrique, PSG bermain lebih kompak dan tidak terlalu bergantung pada satu pemain.

Banyak pengamat merasa permainan PSG sekarang justru lebih seimbang tanpa harus terus fokus memberikan bola kepada Mbappe.

Hasilnya juga mulai terlihat dengan dua final Liga Champions dalam dua musim terakhir.

Mbappe Masih Cari Trofi Liga Champions Pertama

Yang bikin cerita ini makin ironis, Kylian Mbappe sebenarnya pindah ke Madrid demi mengejar trofi Liga Champions pertamanya.

Namun sampai sekarang mimpi tersebut masih belum tercapai.

Sementara klub yang ditinggalkannya justru makin dekat dengan kejayaan Eropa.

Sepak bola memang kadang aneh. Pemain terbaik dunia sekalipun belum tentu langsung membawa timnya sukses.

Dan untuk saat ini, cerita Mbappe bersama Madrid masih terasa jauh dari kata sempurna meski performa individunya tetap luar biasa.