Arenabetting – Marc Cucurella mengungkapkan nazar unik menjelang final Piala Dunia 2026. Bek kiri andalan Spanyol itu berjanji akan membuat tato bergambar wajah pelatih Luis de la Fuente apabila La Furia Roja berhasil mengalahkan Argentina dan menjadi juara dunia.
Spanyol akan menghadapi Argentina pada partai final yang digelar di Stadion New York/New Jersey. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi La Furia Roja untuk meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah sukses menjadi juara pada edisi 2010.
Menjelang laga penentuan, Cucurella menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi. Ia bahkan siap memenuhi nazar yang tidak biasa sebagai bentuk penghormatan kepada pelatih yang membawanya mencapai final.
Nazar Unik untuk Sang Pelatih
Cucurella mengaku siap membuat tato wajah Luis de la Fuente apabila Spanyol berhasil mengangkat trofi Piala Dunia 2026. Janji tersebut langsung menarik perhatian karena tergolong tidak biasa bagi seorang pesepak bola.
Baginya, pencapaian menuju final tidak lepas dari peran besar sang pelatih. De la Fuente dinilai berhasil membangun tim yang solid dan mampu tampil konsisten sepanjang turnamen.
Karena itu, Cucurella merasa kemenangan di final layak dirayakan dengan cara yang istimewa. Tato wajah pelatih menjadi simbol penghargaan atas keberhasilan tersebut.
Namun, nazar itu baru akan diwujudkan jika Spanyol benar-benar mampu menaklukkan Argentina pada laga puncak.
Jadi Andalan di Sisi Kiri
Performa Cucurella menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan Spanyol melaju ke final. Bek berusia 27 tahun itu selalu dipercaya tampil penuh dalam setiap pertandingan di Piala Dunia 2026.
Konsistensinya di sektor kiri membantu La Furia Roja tampil seimbang saat bertahan maupun menyerang. Ia juga mampu menjaga disiplin permainan sepanjang turnamen.
Kepercayaan penuh dari De la Fuente menunjukkan pentingnya peran Cucurella dalam sistem permainan Spanyol.
Penampilan stabil tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain yang tidak tergantikan hingga babak final.
Spanyol Tampil Meyakinkan
Perjalanan Spanyol menuju final dipenuhi penampilan impresif. Mereka berhasil menyingkirkan Prancis pada semifinal dengan permainan yang efektif dan pertahanan yang solid.
Sebelumnya, Spanyol juga mampu melewati Portugal serta mengalahkan Belgia dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.
Sepanjang turnamen, La Furia Roja dikenal sebagai tim dengan organisasi permainan yang sangat rapi. Lini belakang mereka juga menjadi salah satu yang paling sulit ditembus lawan.
Konsistensi tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan terbesar di partai final.
Final Diprediksi Berlangsung Sengit
Meski datang dengan kepercayaan diri tinggi, Spanyol dipastikan menghadapi lawan yang tidak mudah. Argentina juga menunjukkan mental kuat dengan melewati berbagai pertandingan sulit sebelum mencapai final.
Tim Tango berhasil menyingkirkan Mesir, Swiss, dan Inggris melalui perjuangan yang menguras tenaga. Ketajaman lini depan mereka menjadi ancaman utama bagi pertahanan Spanyol.
Pertemuan dua tim dengan karakter permainan berbeda membuat final diperkirakan berlangsung menarik. Spanyol mengandalkan pertahanan yang disiplin, sementara Argentina memiliki produktivitas gol yang sangat tinggi. Jika La Furia Roja berhasil keluar sebagai juara, Cucurella tinggal menentukan bagian tubuh yang akan dihiasi tato wajah Luis de la Fuente sebagai bukti nazar yang telah diucapkannya.


