Arenabetting – Manchester City berada di puncak Liga Inggris setelah menyapu bersih lima pertandingan pertama dengan kemenangan. Enzo Maresca belum mau membicarakan peluang juara karena kompetisi baru berjalan dan perjalanan menuju akhir musim masih sangat panjang.
City meraih kemenangan ketujuh beruntun di seluruh kompetisi setelah menundukkan Sunderland 5-3 di Etihad Stadium, Minggu (20/9/2026). Hasil tersebut membuat mereka unggul tiga poin dari Arsenal yang kalah telak 0-3 dari Brighton.
Selain hasil sempurna, Erling Haaland juga terus menunjukkan ketajamannya. Penyerang City itu memimpin daftar pencetak gol sementara dengan lima gol, tetapi Maresca memilih tetap berhati-hati melihat posisi timnya saat ini.
City Belum Mau Bicara Gelar
Laju sempurna membuat City berada dalam posisi bagus pada awal musim. Lima kemenangan dari lima pertandingan memberikan modal kuat untuk menjalani persaingan papan atas yang diperkirakan berlangsung ketat.
Namun Maresca belum ingin membawa pembicaraan terlalu jauh ke arah perebutan gelar. Ia menilai masih terlalu dini untuk membuat kesimpulan hanya berdasarkan performa pada beberapa pekan pertama.
Pelatih asal Italia itu lebih memilih fokus pada hasil pertandingan dan proses perbaikan tim. Baginya, tiga poin tetap menjadi hal terpenting setiap kali City turun bertanding.
Kemenangan atas Sunderland juga memperpanjang rentetan hasil positif City. Meski begitu, Maresca tetap melihat ada sejumlah bagian yang harus segera diperbaiki sebelum kompetisi kembali berjalan.
Menang 5-3, Maresca Tetap Soroti Pertahanan
Kemenangan atas Sunderland memberikan tiga poin penting, tetapi Maresca kurang puas dengan jumlah gol yang masuk ke gawang City. Timnya mampu mencetak lima gol, namun juga harus menerima tiga kebobolan.
Sebelum laga tersebut, City mampu menjaga gawangnya tetap aman dalam empat pertandingan beruntun. Karena itu, tiga gol Sunderland menjadi catatan yang langsung mendapat perhatian dari sang manajer.
Maresca menilai pertandingan memang tidak mudah karena Sunderland tampil agresif ketika kehilangan penguasaan bola. City harus bekerja keras untuk menemukan cara menembus pertahanan lawan sekaligus mengatasi tekanan mereka.
Dari sisi serangan, City sebenarnya mampu menciptakan banyak peluang. Lima gol menjadi bukti bahwa lini depan mereka tetap produktif, tetapi Maresca ingin keseimbangan antara menyerang dan bertahan segera diperbaiki.
Jeda Internasional Jadi Waktu Evaluasi
Setelah kemenangan tersebut, City mendapatkan kesempatan untuk beristirahat sejenak karena kompetisi memasuki jeda internasional. Maresca melihat periode ini sebagai waktu yang tepat untuk mengevaluasi pekerjaan tim.
Staf pelatih dapat meninjau berbagai hal yang sudah berjalan baik maupun masalah yang muncul dalam lima pertandingan awal. Evaluasi itu penting agar City tidak terlena dengan catatan kemenangan yang sedang mereka miliki.
Maresca juga ingin para pemain menggunakan jeda untuk memulihkan kondisi. Jadwal padat di awal musim membuat waktu istirahat menjadi kesempatan penting sebelum menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya.
Dengan performa yang terus menanjak, City tetap perlu menjaga konsistensi. Posisi puncak klasemen belum menjadi jaminan karena persaingan masih panjang dan setiap tim akan menghadapi periode sulit.
Liverpool dan PSG Sudah Menanti
City akan kembali bertanding pada 11 Oktober dengan lawatan ke markas Liverpool di Anfield. Pertandingan tersebut menjadi ujian penting setelah jeda internasional karena Liverpool merupakan salah satu lawan kuat di Premier League.
Tiga hari kemudian, tantangan lain sudah menanti di Liga Champions. City akan menjamu Paris Saint-Germain dalam pertandingan yang membuat jadwal mereka kembali padat.
Maresca kini punya waktu untuk mempersiapkan tim menghadapi dua laga besar tersebut. City memang sedang memimpin klasemen, tetapi sang manajer ingin tim tetap fokus pada pertandingan demi pertandingan daripada terburu-buru membicarakan gelar.


