Arenabetting – Komite Wasit LaLiga akhirnya memberikan penjelasan mengenai kontroversi dalam Derby Madrid antara Real Madrid dan Atletico Madrid. Salah satu keputusan yang menjadi sorotan adalah tekel Lee Kang-in kepada Federico Valverde.
Real Madrid kalah 1-2 dari Atletico Madrid di Metropolitano Stadium pada akhir pekan lalu. Kekalahan itu membuat Los Blancos gagal mendapatkan poin penting sekaligus memunculkan sejumlah perdebatan mengenai keputusan wasit.
Pertandingan tersebut dipimpin Ortiz Arias. Setelah laga berakhir, beberapa keputusan sang pengadil mendapat sorotan, termasuk insiden yang melibatkan Lee dan Valverde dalam perebutan bola.
Lee Kang-in Lakukan Pelanggaran kepada Valverde
Insiden Lee dan Valverde terjadi ketika kedua pemain berebut bola. Dalam situasi tersebut, kaki Lee mengenai kaki Valverde sehingga pelanggaran itu kemudian menjadi salah satu pembahasan utama setelah pertandingan.
Ortiz Arias tidak memberikan hukuman berat atas kejadian tersebut. Lee tetap berada di lapangan dan pertandingan berjalan tanpa adanya pemeriksaan VAR terhadap insiden itu.
Keputusan tersebut kemudian dipertanyakan karena pelanggaran dinilai cukup serius. Situasi semakin ramai setelah Real Madrid mengalami kekalahan dari rival sekotanya.
Sebelumnya, pertandingan juga sudah diwarnai keputusan kontroversial lain. Dean Huijsen mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Giuliano Simeone yang berujung pada hadiah penalti untuk Atletico.
Mourinho Soroti Keputusan Wasit
Jose Mourinho menjadi salah satu pihak yang paling keras menyoroti keputusan wasit dalam pertandingan tersebut. Pelatih Real Madrid itu membawa materi visual berukuran A4 yang memperlihatkan dua insiden pelanggaran pemain Atletico.
Mourinho kemudian menunjukkan materi tersebut dalam sesi konferensi pers. Ia ingin memperlihatkan perbedaan keputusan yang diberikan terhadap pemain Real Madrid dan Atletico dalam pertandingan.
Selain Lee, Cristian Romero juga menjadi perhatian karena terlibat dalam insiden lain. Mourinho menilai kedua kejadian tersebut layak mendapatkan hukuman lebih berat dari wasit.
Sikap Mourinho kemudian mendapat tanggapan dari sejumlah pihak. Kritik bahkan datang dari lingkungan LaLiga, termasuk Presiden LaLiga Javier Tebas yang turut menyoroti tindakan sang pelatih setelah pertandingan.
Komite Wasit Akui Ada Kesalahan
Dua hari setelah pertandingan, muncul kabar mengenai evaluasi Komite Wasit LaLiga terhadap kinerja Ortiz Arias. Dari hasil peninjauan, keputusan dalam insiden Lee dan Valverde dinilai sebagai sebuah kesalahan.
Ortiz Arias seharusnya melihat tayangan VAR untuk meninjau kembali pelanggaran Lee terhadap Valverde. Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk menentukan hukuman yang lebih tepat atas insiden tersebut.
Jika wasit meninjau tayangan ulang, Lee berpotensi mendapatkan kartu merah. Keputusan itu tentu bisa mengubah situasi pertandingan, meski hasil akhirnya tidak dapat dipastikan.
Pengakuan tersebut membuat kontroversi Derby Madrid kembali menjadi pembahasan. Terlebih, Real Madrid harus menerima kekalahan dalam pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi tersebut.
Hasil Laga Tidak Bisa Diubah
Meski kesalahan wasit telah diakui, hasil pertandingan tetap tidak berubah. Atletico Madrid tetap tercatat sebagai pemenang dengan skor 2-1 atas Real Madrid di Metropolitano Stadium.
Los Blancos pun tidak bisa mendapatkan kembali poin yang hilang akibat kekalahan tersebut. Perhatian kini beralih pada kemungkinan tindakan yang akan diberikan kepada Ortiz Arias setelah evaluasi Komite Wasit LaLiga.
Bagi Real Madrid, kontroversi itu menambah kekecewaan setelah gagal membawa pulang hasil positif. Mereka harus segera fokus ke pertandingan berikutnya dan menjaga persaingan di papan atas.
Sementara itu, kasus Lee Kang-in menjadi salah satu catatan penting dari Derby Madrid kali ini. Evaluasi terhadap keputusan wasit diharapkan menjadi bahan perbaikan agar kejadian serupa tidak kembali muncul pada pertandingan LaLiga berikutnya.


