Arenabetting – Bayern Munchen gagal membawa pulang kemenangan saat bertandang ke markas Viking dalam lanjutan Liga Champions. Pertandingan di Viking Stadion, Stavanger, Norwegia, Rabu, 14 Oktober 2026 dini hari WIB, berakhir dengan skor 3-3. Hasil tersebut semakin mengecewakan karena Bayern sempat membalikkan keadaan sebelum Michael Olise menerima kartu merah.
Winger asal Prancis itu harus meninggalkan lapangan pada menit ke-74 setelah melakukan tindakan yang tidak perlu. Olise awalnya menerima kartu kuning akibat menarik baju pemain Viking. Namun, dia kembali melakukan pelanggaran dengan melempar bola ke arah wajah kapten lawan, Zlatko Tripic.
Kartu kuning kedua langsung membuat Olise diusir wasit Georgi Kabakov. Bayern pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. Situasi tersebut dimanfaatkan Viking untuk menyamakan kedudukan dan menggagalkan kemenangan tim besutan Vincent Kompany.
Bayern Munchen Sempat Bangkit dari Ketertinggalan
Bayern mengawali pertandingan dengan buruk hingga tertinggal dua gol dari Viking. Situasi tersebut membuat wakil Jerman itu harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan dan kembali mengendalikan permainan.
Harry Kane menjadi sosok penting dalam kebangkitan Bayern. Penyerang Inggris itu membantu timnya menyamakan kedudukan setelah Viking lebih dulu unggul. Permainan Bayern kemudian semakin berkembang seiring meningkatnya tekanan terhadap pertahanan tuan rumah.
Luis Diaz bahkan berhasil membawa Die Roten berbalik unggul. Bayern sempat berada dalam posisi yang menjanjikan untuk mengamankan tiga poin, tetapi kartu merah Olise mengubah jalannya pertandingan dan membuat situasi kembali sulit.
Aksi Olise Berujung Kartu Merah
Insiden yang melibatkan Olise terjadi pada menit ke-74. Setelah mendapat kartu kuning pertama karena menarik baju pemain Viking, winger berusia 24 tahun itu gagal mengendalikan emosinya dan melakukan tindakan yang berakibat fatal bagi timnya.
Olise melempar bola ke arah wajah Tripic, kapten Viking. Wasit Georgi Kabakov kemudian memberikan kartu kuning kedua kepada pemain Bayern tersebut. Keputusan itu membuat Olise langsung menerima kartu merah dan harus meninggalkan pertandingan lebih awal.
Kehilangan satu pemain membuat Bayern tidak lagi leluasa mempertahankan keunggulan. Ruang permainan mereka menjadi lebih terbatas, sementara Viking mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan tekanan demi mengejar hasil imbang.
Herman Haugen akhirnya mencetak gol penyama kedudukan bagi Viking. Skor 3-3 bertahan hingga pertandingan berakhir, membuat Bayern kehilangan dua poin setelah sempat membalikkan keadaan.
Harry Kane Kecewa dengan Hasil Pertandingan
Harry Kane menyayangkan insiden kartu merah yang menimpa rekan setimnya. Menurut penyerang tersebut, Bayern tampil jauh lebih baik pada babak kedua setelah mengalami kesulitan di awal pertandingan. Mereka berhasil menemukan ritme dan tampil lebih tajam ketika menyerang.
Kane menilai pengusiran Olise memberikan pengaruh besar terhadap hasil akhir. Bayern yang sebelumnya mampu mengendalikan permainan harus menyesuaikan strategi setelah kehilangan satu pemain, sehingga peluang untuk mempertahankan keunggulan menjadi semakin sulit.
Meski kecewa, Kane tetap mengakui kualitas Viking. Tuan rumah mampu bertahan dengan disiplin dan memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Bayern. Hasil ini menjadi pengingat bahwa kelemahan kecil dapat berakibat besar ketika menghadapi lawan yang mampu memanfaatkan kesempatan.
Posisi Bayern di Klasemen Liga Champions Terancam
Tambahan satu poin membuat Bayern Munchen kini mengoleksi empat poin di klasemen sementara Liga Champions. Mereka berada di peringkat keempat, tetapi posisinya masih berpotensi berubah setelah sejumlah tim lain memainkan pertandingan pada Kamis, 15 Oktober 2026 dini hari WIB.
Hasil imbang melawan Viking tentu bukan hasil yang diinginkan Bayern, terutama setelah mereka sempat berada di depan. Kartu merah Olise menjadi salah satu momen penting yang mengubah arah pertandingan dan menggagalkan peluang meraih kemenangan.
Bayern kini harus segera mengevaluasi kesalahan yang terjadi, termasuk menjaga kedisiplinan pemain saat menghadapi tekanan. Mereka perlu bangkit pada pertandingan berikutnya agar tetap bersaing di papan atas dan menjaga peluang melangkah lebih jauh di Liga Champions.


