Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Inter Milan Kalah Dua Kali di Liga Champions, Chivu Mulai Khawatir

Arenabetting – Inter Milan mengawali perjalanan di Liga Champions musim 2026/2027 dengan hasil mengecewakan. Nerazzurri menelan dua kekalahan beruntun dan kini harus bekerja keras untuk menjaga peluang melangkah ke fase gugur.

Hasil terbaru datang saat Inter menjamu Club Brugge di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan Cristian Chivu justru kalah tipis 3-4 dalam pertandingan yang menghasilkan tujuh gol.

Sebelumnya, Inter juga gagal meraih poin ketika bertandang ke markas Real Madrid pada matchday pertama. Kekalahan 1-2 tersebut membuat Lautaro Martinez dan rekan-rekannya kini berada di posisi ke-28 klasemen Liga Champions dengan koleksi nol poin. Situasi ini mulai menimbulkan kekhawatiran di kubu klub Italia tersebut.

Dua Kekalahan Membuat Inter Terpuruk

Kekalahan dari Real Madrid dan Club Brugge menjadi pukulan bagi Inter pada awal kompetisi. Dua hasil negatif itu membuat mereka kehilangan kesempatan mengumpulkan poin penting untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Bagi Inter, situasi tersebut tidak bisa dianggap sepele. Persaingan di Liga Champions sangat ketat, sehingga kehilangan poin pada pertandingan awal dapat menyulitkan langkah tim untuk mengejar ketertinggalan.

Kekalahan dari Club Brugge terasa semakin mengecewakan karena Inter bermain di kandang sendiri. Meski mampu mencetak tiga gol, mereka tetap gagal mengamankan hasil positif setelah kebobolan empat kali.

Kini, Nerazzurri harus segera mengevaluasi penampilan mereka. Jika masalah yang sama kembali muncul pada pertandingan berikutnya, peluang untuk melaju ke babak selanjutnya bisa semakin sulit dipertahankan.

Chivu Akui Situasi Mengkhawatirkan

Cristian Chivu tidak menutupi kekhawatirannya setelah Inter kembali menelan kekalahan. Pelatih tersebut mengakui ada sejumlah persoalan yang harus segera dievaluasi agar tim bisa memperbaiki performa di Liga Champions.

Menurut Chivu, menghadapi kompetisi Eropa bukan perkara mudah karena setiap lawan memiliki kualitas tinggi. Karena itu, Inter perlu memperbaiki keseimbangan permainan, meningkatkan kemampuan dalam duel, serta lebih siap menghadapi perebutan bola kedua.

Ia juga menilai persiapan mental menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian. Dua kekalahan beruntun tentu bisa memengaruhi kepercayaan diri pemain, sehingga tim harus menemukan cara untuk kembali tampil lebih stabil.

Chivu turut mengambil tanggung jawab atas hasil buruk tersebut. Ia menyadari bahwa pendekatan yang diterapkan mungkin belum memberikan keseimbangan yang tepat untuk menghadapi karakter lawan di Liga Champions.

Pengalaman Musim Lalu Jadi Peringatan

Kekhawatiran Inter juga berkaitan dengan pengalaman mereka pada musim sebelumnya. Saat itu, Nerazzurri hanya terpaut satu poin dari posisi delapan besar yang memberikan tiket langsung ke babak 16 besar.

Namun, Inter akhirnya harus melewati fase play-off knockout dan gagal melanjutkan perjalanan di kompetisi tersebut. Pengalaman itu menjadi pengingat bahwa posisi di klasemen sangat menentukan peluang tim untuk bertahan lebih lama.

Dua kekalahan pada awal musim ini membuat situasi mereka kembali sulit. Inter harus menghindari kesalahan serupa jika ingin memperbaiki pencapaian dibandingkan musim lalu.

Chivu memahami bahwa kualitas lawan di Liga Champions membuat setiap pertandingan memiliki tingkat kesulitan tinggi. Karena itu, Inter perlu segera menemukan solusi sebelum kehilangan lebih banyak poin.

Enam Pertandingan Jadi Kesempatan Bangkit

Meski situasinya sulit, perjalanan Inter di Liga Champions belum berakhir. Mereka masih memiliki enam pertandingan untuk memperbaiki posisi dan menjaga peluang lolos ke fase gugur.

Chivu meminta timnya tetap percaya diri sambil melakukan evaluasi menyeluruh. Perbaikan keseimbangan permainan, kesiapan mental, dan konsistensi dalam duel menjadi beberapa hal yang perlu dibenahi.

Dua kekalahan tersebut memang merusak harapan Inter pada awal kompetisi. Namun, kesempatan untuk bangkit masih terbuka selama mereka mampu merespons hasil buruk dengan perubahan nyata di lapangan.

Bagi Nerazzurri, pertandingan berikutnya akan menjadi ujian penting untuk membuktikan bahwa mereka bisa keluar dari tekanan. Inter harus segera bangkit jika tidak ingin kembali mengakhiri perjalanan Liga Champions lebih cepat dari yang diharapkan.