Arenabetting – Musim Manchester United makin terasa berat. Baru tampil sekali di Piala FA, Setan Merah langsung angkat koper setelah kalah 1-2 dari Brighton & Hove Albion di Old Trafford, Minggu (11/1/2026) malam WIB. Kekalahan ini praktis menutup pintu terakhir buat MU untuk berharap angkat trofi musim ini. Kalau masih mau bicara target, yang tersisa cuma tiket kompetisi Eropa, itu pun rasanya tipis banget.
Dua Piala, Dua Kali Tersingkir di Laga Perdana
Nasib MU di kompetisi piala musim ini benar-benar tragis. Sebelumnya, mereka juga langsung tersingkir di Piala Liga Inggris setelah dikalahkan tim divisi empat, Grimsby Town. Sekarang, cerita pahit terulang di Piala FA. Dua turnamen, dua kali gugur di penampilan pertama. Konsistensi? Ada, tapi sayangnya konsisten dalam hal yang salah.
Dengan kondisi seperti ini, wajar kalau fans mulai pesimistis soal peluang MU meraih sesuatu yang bisa dibanggakan musim ini.
Premier League? Jangan Ngimpi Dulu
Kalau bicara soal juara liga, rasanya itu sudah lama keluar dari radar MU. Performa yang naik-turun bikin mereka sulit bersaing dengan tim-tim papan atas yang jauh lebih stabil. Fokus realistis sekarang adalah mengejar posisi yang memberi tiket ke Eropa.
Masalahnya, zona Eropa juga lagi super padat. Selain Arsenal, Manchester City, Aston Villa, dan Liverpool yang diprediksi bakal mengisi empat besar, perebutan posisi lima sampai tujuh juga rame banget. Saat ini ada Brentford, Newcastle, MU, Chelsea, Fulham, sampai Sunderland yang saling sikut di papan tengah.
Selisih Tipis, Tapi Tekanannya Gede
Yang bikin makin ribet, jarak poin antar tim juga rapat. Selisih antara peringkat lima dan sepuluh cuma sekitar tiga poin. Bahkan Tottenham di posisi 14 pun cuma terpaut enam poin dari zona Eropa. Artinya, satu dua hasil buruk bisa langsung bikin posisi MU melorot drastis.
Ditambah lagi, dua laga ke depan MU bakal menghadapi Manchester City dan Arsenal. Kalau hasilnya zonk, posisi mereka bisa makin terpuruk dan mimpi Eropa makin menjauh.
Opta Pesimistis, Fletcher Masih Coba Optimis
Situs analisis statistik memprediksi MU bakal finis di posisi kedelapan. Bukan hasil yang jelek-jelek amat, tapi jelas jauh dari ekspektasi klub sebesar Manchester United.
Manajer interim Darren Fletcher pun mencoba menjaga semangat tim. Ia menegaskan bahwa lolos ke Liga Champions tetap jadi target penting, dan para pemain harus menaikkan level permainan mereka. Menurutnya, skuad MU masih punya kualitas dan sosok pemimpin untuk bangkit, asal mau benar-benar bersatu.
Musim Belum Habis, Tapi Waktunya Bangun
Sekarang, MU sudah nggak punya ruang untuk banyak salah. Nggak ada lagi ajang piala untuk pelarian, semua fokus harus diarahkan ke liga. Kalau masih mau menyelamatkan musim, mereka harus mulai menang di laga-laga besar, bukan cuma jago lawan tim kecil.
Musim ini mungkin sudah jauh dari kata ideal, tapi kalau MU bisa menutupnya dengan tiket Eropa, setidaknya masih ada sesuatu yang bisa diselamatkan. Kalau tidak? Ya, musim ini bakal dikenang sebagai salah satu yang paling mengecewakan dalam beberapa tahun terakhir.


