Arenabetting – Gabriel Jesus memastikan Barcelona tidak perlu cemas dengan kondisi fisiknya setelah resmi bergabung pada musim panas ini. Penyerang asal Brasil tersebut baru melewati masa sulit akibat cedera lutut, tetapi kini merasa sudah pulih sepenuhnya dan siap kembali tampil di level tertinggi bersama klub barunya.
Jesus sebelumnya sempat menjadi andalan Arsenal setelah didatangkan dari Manchester City. Namun, perjalanan pemain berusia 29 tahun itu di London terganggu berbagai cedera. Kondisi tersebut membuatnya sulit menjaga konsistensi dan kehilangan posisi utama di lini depan.
Cedera ACL pada Januari 2025 menjadi masalah terbesar dalam kariernya bersama Arsenal. Jesus harus menepi hampir satu tahun untuk menjalani pemulihan. Setelah kembali, persaingan dengan Kai Havertz dan Viktor Gyokeres membuat kesempatan bermainnya semakin terbatas.
Perjalanan Jesus di Arsenal Terganggu Cedera
Jesus datang ke Arsenal dengan ekspektasi besar setelah meninggalkan Manchester City. Ia langsung mendapatkan kepercayaan untuk mengisi lini depan dan sempat menjadi bagian penting dalam permainan tim.
Namun, masalah pada lutut mulai mengganggu perkembangannya. Cedera berulang membuat Jesus harus beberapa kali menepi dan kehilangan ritme pertandingan yang dibutuhkan untuk menjaga performa.
Situasi semakin sulit setelah Jesus mengalami cedera ACL pada Januari 2025. Ia harus menjalani pemulihan panjang dan absen hampir satu tahun sebelum akhirnya kembali merasakan atmosfer pertandingan.
Persaingan Lini Depan Arsenal Semakin Ketat
Setelah pulih, Jesus tidak langsung kembali menjadi pilihan utama Arsenal. Persaingan di lini depan semakin ketat karena adanya Kai Havertz dan Viktor Gyokeres yang juga menjadi pilihan penting dalam skuad.
Pada musim lalu, Jesus hanya tampil sebanyak 27 kali untuk Arsenal. Dari kesempatan tersebut, ia mencetak enam gol dan memberikan dua assist untuk tim.
Catatan itu membuat perannya semakin terbatas. Selain harus menjaga kondisi fisik, Jesus juga perlu bersaing untuk mendapatkan menit bermain di tengah banyaknya pilihan yang tersedia.
Situasi tersebut akhirnya membuat Jesus memilih menerima tawaran Barcelona. Klub asal Catalan itu sedang membutuhkan tambahan penyerang setelah kepergian Robert Lewandowski dari skuad.
Jesus Pastikan Kondisinya Sudah Pulih
Barcelona tentu memiliki alasan untuk memperhatikan riwayat cedera Jesus. Klub tidak ingin mendatangkan pemain yang kembali mengalami masalah kebugaran setelah melewati pemulihan panjang akibat cedera ACL.
Jesus memahami kekhawatiran tersebut. Ia memastikan kondisi fisiknya sekarang sudah jauh lebih baik dan masalah yang dialaminya dalam dua tahun terakhir sudah berlalu.
Jesus juga sudah kembali bermain untuk Arsenal sebelum meninggalkan klub. Pengalaman tersebut membuatnya lebih percaya diri untuk memulai petualangan baru bersama Barca.
Ia kini merasa siap memberikan kemampuan terbaik jika mendapatkan kesempatan bermain. Kondisi fisik yang sudah pulih menjadi modal penting untuk menjalani persaingan di skuad Barcelona.
Siap Menunggu Kesempatan dari Hansi Flick
Jesus siap menunggu keputusan Hansi Flick terkait waktu bermainnya bersama Barcelona. Ia ingin menunjukkan bahwa dirinya masih mampu memberikan kontribusi setelah melewati periode panjang yang penuh gangguan cedera.
Kepindahan ini menjadi kesempatan besar bagi Jesus untuk menghidupkan kembali kariernya. Ia berharap bisa mendapatkan menit bermain lebih banyak sekaligus membantu Barcelona dalam berbagai kompetisi musim ini.
Dengan kondisi yang diklaim sudah fit 100 persen, Jesus kini tinggal membuktikannya di lapangan. Tantangan berikutnya adalah mendapatkan kepercayaan Flick dan memberikan kontribusi nyata untuk Barcelona.


