Arenabetting – Enzo Maresca lagi-lagi jadi bahan sorotan. Pelatih asal Italia itu kini berada di bawah tekanan besar setelah performa Chelsea dianggap jauh dari kata konsisten. Harapan tinggi di awal musim perlahan berubah jadi tanda tanya besar, terutama setelah rangkaian hasil mengecewakan yang terus berlanjut hingga akhir tahun.
Chelsea cuma mampu mencatatkan satu kemenangan dari tujuh laga terakhir di Premier League. Statistik ini jelas bikin alis manajemen terangkat. Alhasil, posisi The Blues di klasemen pun ikut melorot dan kini harus puas bertengger di peringkat kelima, menjauh dari jalur persaingan gelar yang sempat terbuka.
Desember Kelabu yang Jadi Titik Balik
Bulan Desember jadi mimpi buruk bagi Chelsea. Tim asuhan Maresca gagal menjaga momentum dan malah sering kehilangan poin penting. Kekalahan dari Leeds United dan Atalanta di awal bulan jadi sinyal awal bahwa ada masalah serius di dalam tim.
Di kompetisi Eropa, situasinya juga belum aman. Chelsea masih tertahan di papan tengah klasemen fase liga Liga Champions. Untuk menjaga peluang lolos, mereka wajib tampil maksimal di laga-laga sisa melawan tim seperti Pafos dan Napoli. Tekanan pun makin menumpuk, bukan cuma dari luar, tapi juga dari internal klub.
Konsistensi yang Tak Kunjung Datang
Masalah utama Chelsea musim ini ada pada konsistensi. Mereka tercatat sudah membuang total 13 poin dari posisi unggul, angka yang cukup bikin geleng-geleng kepala. Ironisnya, enam poin di antaranya justru hilang di kandang sendiri.
Hasil imbang melawan Bournemouth dan Newcastle United memperlihatkan betapa rapuhnya fokus tim. Kekalahan tipis dari Aston Villa semakin menegaskan bahwa Chelsea sering kesulitan menjaga ritme permainan. Tak heran jika suporter mulai meluapkan rasa frustrasi dan mempertanyakan arah proyek jangka panjang Maresca.
Masih Ada Cahaya di Tengah Tekanan
Meski dihujani kritik, Chelsea sebenarnya masih punya sisi positif. Mereka berhasil melaju ke semifinal Carabao Cup dan akan berhadapan dengan Arsenal dalam duel dua leg yang panas. Kemenangan atas Cardiff City di perempat final memang sesuai ekspektasi, tapi belum cukup untuk menutup lubang besar di liga.
Bulan Januari kini jadi momen krusial bagi Maresca. Jika hasil positif tak segera datang, manajemen disebut siap mengambil langkah tegas. Nasib sang pelatih akan sangat ditentukan oleh bagaimana Chelsea bangkit dalam waktu dekat. Kursi panas itu masih ada, dan panasnya makin terasa.


