Arenabetting – Situasi Kylian Mbappe di Real Madrid makin lama makin panas. Setelah performa tim terus disorot dan Madrid gagal meraih trofi lagi musim ini, sekarang Mbappe malah merasa dirinya sedang dijatuhkan dari dalam klub sendiri.
Drama terbaru muncul saat Mbappe memilih liburan ke Italia di tengah masa pemulihan cedera. Walau sang pemain mengaku sudah mendapat izin resmi dari klub, banyak fans tetap menganggap tindakannya kurang profesional.
Situasi itu langsung memancing kritik besar di media sosial. Bahkan sebagian fans Madrid mulai melampiaskan kekesalan yang sebenarnya sudah menumpuk sejak lama terhadap sang striker asal Prancis.
Mbappe Mulai Merasa Dikhianati
Menurut berbagai laporan di Spanyol, Mbappe merasa ada orang-orang di dalam klub yang sengaja membentuk citra buruk tentang dirinya.
Ia disebut merasa seperti “ditusuk dari belakang” karena berbagai rumor negatif terus bermunculan dalam beberapa bulan terakhir.
Mulai dari isu hubungannya yang kurang baik dengan pelatih sampai tudingan menjadi penyebab ruang ganti Madrid tidak harmonis.
Kondisi itu membuat suasana di sekitar Mbappe dan klub terasa semakin tidak nyaman.
Musim Buruk Madrid Ikut Seret Nama Mbappe
Dua musim terakhir memang jadi periode yang cukup berat buat Real Madrid.
Los Blancos gagal meraih trofi besar dan beberapa keputusan penting di klub ikut menimbulkan banyak spekulasi.
Nama Mbappe pun ikut terseret dalam berbagai drama, termasuk rumor dirinya punya pengaruh terhadap situasi pelatih sebelumnya.
Apalagi hubungan Mbappe dengan pelatih interim Alvaro Arbeloa juga sempat ramai dibahas media beberapa waktu terakhir.
Komentar Mbappe Bikin Situasi Makin Tegang
Di tengah tekanan besar tersebut, Mbappe akhirnya melontarkan satu pernyataan yang langsung ramai dibicarakan.
Menurutnya, satu-satunya kesalahan yang ia lakukan di Madrid hanyalah belum berhasil membawa trofi untuk klub.
Kalimat itu dianggap sebagian orang sebagai bentuk frustrasi sang pemain terhadap situasi yang sedang terjadi.
Namun ada juga fans yang merasa komentar tersebut justru menunjukkan Mbappe mulai lelah terus dijadikan sasaran kritik.
Mourinho Mulai Dikaitkan dengan Madrid
Situasi panas ini membuat nama Jose Mourinho kembali muncul dalam rumor pelatih baru Madrid.
The Special One dianggap punya karakter kuat untuk mengendalikan ruang ganti penuh pemain bintang dan ego besar.
Banyak yang penasaran apakah Mourinho bisa memperbaiki situasi Mbappe jika benar kembali ke Bernabeu musim depan.
Karakter Mourinho yang keras dan disiplin dianggap cocok untuk meredakan drama yang sekarang terus berkembang di Madrid.
Fans Madrid Mulai Terbelah
Saat ini fans Real Madrid mulai terbagi jadi dua kubu soal Mbappe.
Sebagian masih percaya sang striker bisa jadi pembawa era baru kejayaan Los Blancos.
Namun tidak sedikit juga yang mulai kehilangan kesabaran karena drama di luar lapangan dianggap lebih sering muncul dibanding trofi.
Satu hal yang pasti, cerita Mbappe di Real Madrid tampaknya masih jauh dari kata tenang dan kemungkinan bakal terus jadi sorotan sampai musim depan dimulai.


