Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Como Jadi Tim Italia Kedua yang Bantai Manchester United di Liga Champions

Arenabetting – Como 1907 mencatat kemenangan besar setelah mengalahkan Manchester United dengan skor 4-1 dalam lanjutan Liga Champions. Hasil ini membuat Como mengalahkan Manchester United sekaligus mencatatkan sejarah sebagai tim Italia kedua yang mampu menang dengan selisih minimal tiga gol atas Setan Merah di kompetisi tersebut.

Pertandingan matchday ketiga itu berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Kamis (22/10/2026) dini hari WIB. Tim asuhan Cesc Fabregas tampil meyakinkan dan mampu mengendalikan permainan hingga mengamankan kemenangan telak di hadapan pendukung sendiri.

Nico Paz menjadi pemain paling menonjol dengan mencetak dua gol dan menyumbang satu assist. Dua gol lainnya dicetak Tasos Douvikas dan Jacobo Ramon, sedangkan Manchester United hanya mampu membalas melalui Joshua Zirkzee.

Como Catat Kemenangan Bersejarah atas MU

Kemenangan 4-1 atas Manchester United menjadi pencapaian penting bagi Como di Liga Champions. Berdasarkan catatan Opta dalam laporan tersebut, Como merupakan tim Italia kedua yang mampu mengalahkan MU dengan selisih minimal tiga gol di kompetisi elite Eropa.

Sebelumnya, AC Milan sudah dua kali mencatatkan kemenangan besar atas klub Inggris tersebut. Milan menang 4-0 pada 1958 dan kembali mengalahkan Manchester United dengan skor 3-0 pada 2007.

Hasil yang diraih Como juga menjadi kemenangan besar pertama tim Italia atas MU dalam 19 tahun terakhir, menurut catatan yang disampaikan sumber. Pencapaian ini menambah perhatian terhadap perkembangan Como di bawah arahan Fabregas.

Nico Paz Pimpin Kemenangan Como

Nico Paz menjadi salah satu kunci keberhasilan Como dalam pertandingan tersebut. Gelandang serang itu mencetak dua gol sekaligus memberikan satu assist untuk membantu timnya membangun keunggulan atas Manchester United.

Tasos Douvikas dan Jacobo Ramon turut menyumbang gol yang membuat Como mampu mencetak empat gol. Sementara itu, Manchester United kesulitan mengimbangi permainan tuan rumah dan hanya menghasilkan satu gol balasan melalui Zirkzee.

Performa tersebut menunjukkan efektivitas Como dalam memanfaatkan peluang. Tim asuhan Fabregas mampu menjaga tekanan dan memaksimalkan kesempatan yang muncul untuk memperlebar jarak dari lawannya.

Fabregas Minta Como Jaga Konsistensi

Cesc Fabregas memberikan apresiasi kepada para pemainnya setelah kemenangan besar tersebut. Ia menilai keyakinan dan cara para pemain menjalankan permainan menjadi faktor penting dalam keberhasilan Como menghadapi klub sebesar Manchester United.

Meski demikian, Fabregas mengingatkan bahwa hasil positif ini tidak boleh membuat timnya terlena. Ia menekankan bahwa sejumlah pemain Como masih memiliki pengalaman terbatas di Liga Champions, sehingga mereka perlu terus belajar menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.

Fabregas juga menyoroti tantangan menjaga performa dalam jadwal yang padat. Menurutnya, kemenangan besar akan semakin berarti apabila Como mampu mempertahankan pendekatan permainan yang sama ketika kembali bertanding di Serie A pada akhir pekan.

Como Naik ke Posisi Kesembilan Klasemen

Tambahan tiga poin dari kemenangan atas Manchester United membawa Como naik ke posisi kesembilan klasemen sementara Liga Champions. Mereka kini mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan yang sudah dimainkan.

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Como untuk melanjutkan persaingan di kompetisi Eropa. Namun, tim tetap perlu menjaga konsistensi karena perjalanan menuju fase berikutnya masih membutuhkan hasil positif pada pertandingan-pertandingan mendatang.

Tantangan terdekat Como adalah membawa kepercayaan diri dari Liga Champions ke kompetisi domestik. Fabregas berharap para pemainnya tidak hanya puas dengan kemenangan atas MU, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas serupa saat menghadapi lawan berikutnya di Serie A.