Arenabetting – Cristian Chivu menilai Inter Milan akan menjadi tim yang paling diperhitungkan pada Liga Italia 2026/2027. Status sebagai juara bertahan membuat Inter masuk musim baru dengan tekanan besar, tetapi hasil pramusim memberikan modal positif bagi pasukan Chivu.
Inter berhasil meraih Scudetto pada musim lalu setelah mengakhiri kompetisi di posisi teratas. Nerazzurri unggul sembilan poin dari Napoli yang menjadi pesaing terdekat dalam perburuan gelar.
Persiapan Inter juga berjalan cukup meyakinkan. Mereka belum terkalahkan dalam empat pertandingan pramusim dengan catatan dua kemenangan dan dua hasil imbang. Pada laga terbaru, Inter mengalahkan Juventus dengan skor 2-1 pada 8 Agustus.
Inter Siap Mempertahankan Scudetto
Inter memasuki musim baru dengan target mempertahankan gelar Serie A. Keberhasilan musim lalu menjadi motivasi sekaligus tantangan karena seluruh rival akan berusaha menghentikan mereka.
Chivu menyadari posisi Inter sebagai juara membuat timnya menjadi sasaran utama. Ia bahkan menilai Inter sebagai team to beat ketika kompetisi resmi dimulai.
Meski begitu, Chivu tidak ingin terlalu terbebani dengan status favorit. Fokus utama pelatih asal Rumania itu adalah memastikan timnya terus berkembang sebelum pertandingan kompetitif berlangsung.
Inter masih memiliki waktu sekitar dua pekan untuk mematangkan persiapan. Laga pembuka Serie A akan mempertemukan mereka dengan Monza di kandang sendiri pada 22 Agustus.
Pramusim Berjalan Positif
Hasil empat pertandingan pramusim memberikan gambaran positif bagi Inter. Dua kemenangan dan dua hasil imbang menunjukkan konsistensi tim meski pertandingan tersebut masih menjadi bagian dari persiapan.
Kemenangan 2-1 atas Juventus menjadi hasil yang cukup menarik perhatian. Inter mampu mengatasi salah satu rival utama mereka meski pertandingan tersebut bukan bagian dari kompetisi resmi.
Chivu tetap tidak ingin menjadikan hasil uji coba sebagai ukuran utama kekuatan tim. Menurutnya, pertandingan pramusim lebih berguna untuk mencari solusi, mencoba ide baru, dan meningkatkan kebugaran pemain.
Karena itu, Inter masih memiliki sejumlah hal yang harus diperbaiki. Chivu ingin skuadnya berada dalam kondisi terbaik ketika Serie A akhirnya dimulai.
Juventus Tetap Jadi Ancaman
Juventus memang hanya finis di posisi keenam musim lalu, tetapi Chivu tidak menganggap mereka sebagai lawan yang mudah. Bianconeri hanya dua kali gagal masuk empat besar dalam 15 musim terakhir.
Musim ini juga menjadi periode penuh pertama Luciano Spalletti sebagai pelatih Juventus setelah bergabung pada Oktober tahun lalu. Kehadirannya membuat Chivu yakin rival tersebut tetap memiliki kualitas.
Pelatih Inter itu menilai Juventus memiliki pemain berkualitas dan ditangani dengan baik. Karena itu, hasil pertandingan pramusim tidak bisa dijadikan patokan untuk menilai kekuatan mereka sepanjang musim.
Inter tetap harus mewaspadai Juventus ketika kompetisi resmi dimulai. Persaingan di papan atas Serie A diprediksi kembali ketat dengan banyak klub yang berambisi merebut gelar.
Inter Mulai Perjalanan sebagai Favorit
Status favorit memang memberikan tekanan tambahan bagi Inter. Namun, Chivu tampaknya siap menghadapi tantangan tersebut setelah melihat perkembangan tim selama pramusim.
Inter memiliki fondasi kuat dari keberhasilan meraih Scudetto musim lalu. Pengalaman tersebut bisa menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan panjang selama satu musim penuh.
Kini perhatian mulai diarahkan ke laga pembuka melawan Monza. Inter akan berusaha memulai perjuangan mempertahankan gelar dengan hasil positif di hadapan pendukung sendiri.
Jika mampu menjaga konsistensi seperti musim lalu, Inter berpeluang kembali menjadi kekuatan utama Serie A. Namun, mereka tetap harus menghadapi tekanan dari Juventus, Napoli, dan para pesaing lain yang siap menghentikan langkah sang juara bertahan.


