Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Berita Bola

Shin Tae-yong Bangun Persija Baru, Siapkan Sepak Bola Intensitas Tinggi untuk Musim 2026/2027

Arenabetting – Persija Jakarta mulai memasuki era baru bersama Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu langsung menegaskan identitas permainan yang ingin diterapkan kepada Macan Kemayoran untuk menghadapi musim 2026/2027, yakni sepak bola dengan intensitas tinggi yang mengandalkan disiplin dan kerja sama tim. Program persiapan sudah dimulai setelah Persija menggelar latihan perdana di Persija Training Ground, Bojongsari, Jawa Barat. Meski belum diperkuat seluruh pemain, Shin tetap menjalankan agenda latihan sesuai rencana demi membentuk fondasi permainan sejak awal. Bagi Shin, permainan berintensitas tinggi tidak hanya mengandalkan kemampuan individu. Seluruh pemain harus memahami sistem yang diterapkan serta menjaga disiplin agar strategi tim dapat berjalan maksimal sepanjang pertandingan. Disiplin Jadi Fondasi Permainan Persija Shin menilai kedisiplinan menjadi kunci utama dalam membangun tim yang mampu bersaing di level tertinggi. Karena itu, setiap pemain dituntut mengikuti sistem yang telah disiapkan oleh tim pelatih. Menurutnya, permainan dengan tempo tinggi hanya bisa berjalan apabila seluruh pemain memiliki pemahaman yang sama mengenai tugas masing-masing di lapangan. Pelatih berusia 55 tahun itu juga ingin membangun budaya kerja yang lebih terstruktur. Dengan proses latihan yang konsisten, ia berharap identitas baru Persija bisa segera terlihat ketika kompetisi dimulai. Fokus Awal pada Kondisi Fisik Pada tahap pertama persiapan, Shin lebih memprioritaskan peningkatan kebugaran pemain. Latihan fisik menjadi dasar sebelum tim mulai mempelajari pola permainan yang lebih kompleks. Setelah kondisi stamina meningkat, program latihan akan berlanjut ke aspek taktikal. Seluruh materi akan diberikan secara bertahap agar para pemain mampu memahami strategi yang diinginkan. Shin menegaskan seluruh proses disusun secara sistematis. Pendekatan tersebut diharapkan membuat para pemain siap menghadapi jadwal kompetisi yang panjang dan penuh tantangan. Selain meningkatkan kebugaran, latihan fisik juga bertujuan menjaga konsistensi permainan selama 90 menit di setiap pertandingan. Persiapan Belum Didukung Skuad Lengkap Persija memang belum menjalani latihan dengan kekuatan penuh. Sejumlah pemain masih memperkuat Timnas Indonesia yang sedang mengikuti pemusatan latihan menjelang Piala AFF 2026. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menghambat program yang telah disusun oleh Shin. Para pemain yang sudah tersedia tetap menjalani latihan sesuai jadwal untuk mempercepat proses adaptasi. Ketika seluruh pemain bergabung nanti, tim pelatih akan melanjutkan pembenahan pada sektor taktik dan kekompakan antarlini. Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, Shin optimistis seluruh pemain bisa memahami sistem permainan sebelum kompetisi resmi dimulai. Thailand Jadi Tahap Akhir Persiapan Sebagai bagian dari pramusim, Persija juga berencana menggelar pemusatan latihan di Thailand. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan sekaligus memperkuat chemistry antarpemain. Karena jadwalnya bertepatan dengan Piala Presiden 2026, Macan Kemayoran berpeluang menurunkan tim pelapis pada turnamen tersebut. Langkah itu dilakukan agar fokus utama tetap tertuju pada persiapan menghadapi kompetisi musim baru. Shin menegaskan seluruh tim akan memanfaatkan setiap waktu yang tersedia dengan bekerja keras. Targetnya jelas, yaitu membawa Persija tampil lebih kompetitif dan memberikan hasil terbaik sepanjang musim 2026/2027.

Shin Tae-yong Bangun Persija Baru, Siapkan Sepak Bola Intensitas Tinggi untuk Musim 2026/2027 Read More »

Ian Wright Sebut Inggris vs Argentina Bakal Seperti Perang, The Three Lions Harus Waspada

Arenabetting – Semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan. Duel yang berlangsung di Atlanta Stadium, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB itu bukan sekadar perebutan tiket ke final, tetapi juga mempertemukan dua negara yang memiliki rivalitas panjang di sepak bola. Inggris datang dengan ambisi mengakhiri penantian gelar juara dunia yang sudah berlangsung sejak 1966. Sementara itu, Argentina bertekad mempertahankan gelar yang diraih pada edisi sebelumnya sekaligus mencatatkan dua gelar Piala Dunia secara beruntun. Besarnya gengsi pertandingan membuat banyak pihak memprediksi laga akan berjalan sangat ketat. Salah satunya adalah legenda Arsenal, Ian Wright, yang menilai duel ini bakal berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit pertama. Ian Wright Prediksi Laga Sangat Panas Ian Wright menilai sejarah panjang rivalitas kedua negara membuat pertandingan nanti tidak akan berjalan biasa. Menurutnya, atmosfer di lapangan dipastikan berbeda dibanding pertandingan lainnya. Ia menganggap kedua tim memiliki motivasi yang sangat besar untuk melaju ke final. Karena itu, setiap pemain diperkirakan akan berjuang habis-habisan demi membawa negaranya meraih kemenangan. Wright juga menilai pertandingan ini layak diibaratkan seperti sebuah perang karena tingginya persaingan dan tekanan yang mengiringi duel antara Tim Tiga Singa dan Tim Tango. Inggris Harus Siap Hadapi Permainan Fisik Selain kualitas permainan, Wright memperkirakan duel fisik akan menjadi salah satu warna utama pertandingan. Ia meminta para pemain Inggris tetap tenang dan tidak mudah terpancing emosi. Menurutnya, Argentina memiliki pengalaman menghadapi pertandingan besar yang berlangsung dengan intensitas tinggi. Karena itu, Inggris harus mampu menjaga fokus sepanjang laga. Wright juga mengingatkan bahwa para pemain Inggris harus tetap disiplin meski pertandingan berlangsung keras. Kehilangan konsentrasi bisa memberikan keuntungan bagi lawan. Baginya, kemampuan mengendalikan emosi akan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan hasil akhir pertandingan. Jude Bellingham Diprediksi Jadi Sasaran Wright memperkirakan Jude Bellingham akan mendapat perhatian khusus dari para pemain Argentina. Gelandang muda tersebut menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam permainan Inggris sepanjang turnamen. Karena perannya yang sangat penting, Bellingham diyakini akan mendapat tekanan sejak awal pertandingan. Namun, Wright percaya gelandang itu memiliki kemampuan untuk menghadapi situasi seperti ini. Ia juga menilai Inggris harus mampu meladeni permainan fisik tanpa kehilangan organisasi permainan. Ketenangan menjadi modal penting agar strategi yang telah disiapkan tetap berjalan dengan baik. Selain itu, dukungan dari rekan setim akan sangat dibutuhkan agar Bellingham tidak bekerja sendirian saat menghadapi tekanan lawan. Gol Cepat Bisa Jadi Penentu Wright berharap Inggris mampu mencetak gol lebih dahulu. Menurutnya, keunggulan di awal pertandingan akan memberikan keuntungan besar untuk mengendalikan jalannya laga. Namun, ia juga mengingatkan bahwa pertandingan diperkirakan akan semakin sulit setelah gol pertama tercipta. Tekanan dan intensitas permainan kemungkinan meningkat hingga peluit panjang berbunyi. Tim Tiga Singa harus siap menghadapi segala situasi, termasuk kemungkinan pertandingan berlangsung sangat keras dan penuh drama. Jika mampu tetap tenang dan memanfaatkan setiap peluang dengan baik, Inggris memiliki kesempatan besar untuk menyingkirkan Argentina dan melaju ke final Piala Dunia 2026.

Ian Wright Sebut Inggris vs Argentina Bakal Seperti Perang, The Three Lions Harus Waspada Read More »

Tottenham Dipastikan Punya Juara Piala Dunia 2026, Tradisi Hebat Spurs Berlanjut

Arenabetting – Tottenham Hotspur kembali mencatat pencapaian menarik di ajang Piala Dunia. Klub asal London tersebut dipastikan memiliki setidaknya satu pemain yang akan mengangkat trofi Piala Dunia 2026 setelah seluruh semifinalis masih diperkuat pemain Spurs. Kepastian itu muncul setelah Spanyol mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2026. Salah satu gol kemenangan La Furia Roja dicetak bek Tottenham, Pedro Porro, yang tampil impresif sepanjang pertandingan. Hasil tersebut memastikan satu wakil Tottenham sudah melangkah ke final. Di semifinal lainnya masih ada Inggris dan Argentina, dua negara yang juga memiliki pemain Spurs dalam skuad mereka. Situasi itu membuat Tottenham kembali dipastikan memiliki juara dunia pada edisi kali ini. Pemain Spurs Tersebar di Tiga Semifinalis Pedro Porro menjadi wakil Tottenham yang sukses membawa Spanyol lolos ke partai puncak. Bek kanan tersebut tampil penting dan bahkan menyumbang gol yang membantu timnya mengamankan kemenangan. Di kubu Inggris, Tottenham memiliki Djed Spence yang juga masih berpeluang mengangkat trofi apabila Tim Tiga Singa berhasil melaju hingga menjadi juara. Sementara itu, Argentina diperkuat Cristian Romero dan Marcos Senesi yang baru bergabung dengan Tottenham. Kedua pemain tersebut menjadi tambahan kekuatan bagi skuad asal London itu. Dengan komposisi tersebut, siapa pun yang keluar sebagai juara dari laga Inggris melawan Argentina tetap akan menghadirkan pemain Tottenham sebagai kampiun dunia. Tradisi Juara Dunia Terus Berlanjut Tottenham memiliki catatan yang cukup menarik dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya. Pada 2018, Hugo Lloris membawa Prancis menjadi juara dunia saat masih membela Spurs. Empat tahun kemudian, giliran Cristian Romero yang merasakan gelar juara bersama Argentina pada Piala Dunia 2022. Bek tangguh tersebut menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan Tim Tango meraih trofi. Kini, peluang melanjutkan tradisi itu kembali terbuka. Kehadiran beberapa pemain Tottenham di semifinal membuat klub tersebut kembali memiliki wakil di partai final. Jika salah satu pemain Spurs kembali mengangkat trofi, maka Tottenham akan mencatat tiga edisi Piala Dunia secara beruntun memiliki pemain yang menjadi juara. Pedro Porro Tampil Menentukan Penampilan Pedro Porro saat menghadapi Prancis menjadi salah satu sorotan utama. Selain solid dalam bertahan, ia juga berhasil mencetak gol yang membantu Spanyol memastikan kemenangan. Kontribusi tersebut menunjukkan perkembangan besar yang dialami pemain berusia 26 tahun itu. Performa apiknya menjadi modal penting bagi Spanyol untuk menghadapi laga final. Keberhasilan Porro juga menjadi kabar baik bagi Tottenham. Klub tentu berharap kepercayaan diri sang pemain semakin meningkat setelah tampil gemilang di turnamen terbesar dunia. Selain membawa kebanggaan bagi negaranya, Porro juga ikut menjaga tradisi positif Tottenham di ajang Piala Dunia. Spurs Punya Alasan Bangga Keberhasilan para pemain Tottenham menembus fase akhir Piala Dunia memperlihatkan kualitas skuad yang dimiliki klub tersebut. Beberapa pemain kunci mampu tampil maksimal saat membela negara masing-masing. Situasi ini juga menjadi nilai positif menjelang musim baru. Para pemain diharapkan kembali ke klub dengan mental juara dan pengalaman berharga dari turnamen internasional. Apa pun hasil final nanti, Tottenham sudah memastikan satu pemainnya akan membawa pulang trofi Piala Dunia 2026. Tradisi memiliki pemain juara dunia pun dipastikan terus berlanjut hingga tiga edisi berturut-turut.

Tottenham Dipastikan Punya Juara Piala Dunia 2026, Tradisi Hebat Spurs Berlanjut Read More »

Kylian Mbappe Dipastikan Fit, Prancis Dapat Kabar Baik Jelang Lawan Spanyol

Arenabetting – Prancis mendapat kabar menggembirakan menjelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Kylian Mbappe dipastikan berada dalam kondisi siap bermain meski sebelumnya sempat mengalami cedera ringan saat menghadapi Maroko di babak perempatfinal. Mbappe mengalami masalah pada engkel setelah membantu Prancis menang 2-0 atas Maroko. Penyerang berusia 27 tahun itu kemudian ditarik keluar pada menit ke-77 sebagai langkah antisipasi agar cederanya tidak semakin parah. Kondisi tersebut sempat memunculkan kekhawatiran karena Mbappe merupakan pemain paling berbahaya di lini depan Prancis. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa sang penyerang sudah pulih dan siap memimpin Les Bleus pada laga penting melawan Spanyol. Deschamps Pastikan Mbappe Siap Bermain Pelatih Prancis Didier Deschamps memastikan kondisi Mbappe tidak lagi menjadi masalah. Ia menegaskan bahwa pemain andalannya sudah merasa jauh lebih baik menjelang pertandingan semifinal. Sebelumnya, Mbappe memang sempat menjalani sesi latihan yang berbeda dari sebagian besar rekan setimnya. Hal itu memunculkan berbagai spekulasi mengenai kebugarannya. Namun, Deschamps menjelaskan bahwa pengurangan durasi latihan merupakan bagian dari pengaturan kondisi fisik pemain. Menurutnya, tidak ada alasan untuk mengkhawatirkan kesiapan Mbappe. Dengan perkembangan tersebut, Mbappe diperkirakan kembali menjadi starter saat Prancis menghadapi Spanyol. Mbappe Jadi Andalan Les Bleus Performa Mbappe sepanjang Piala Dunia 2026 memang sangat mengesankan. Hingga babak semifinal, ia telah mengoleksi delapan gol dan tiga assist. Catatan tersebut membuat Mbappe menjadi salah satu pemain paling produktif di turnamen. Ketajamannya menjadi senjata utama Prancis dalam upaya meraih gelar juara dunia. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan penyelesaian akhirnya diperkirakan kembali menjadi ancaman besar bagi lini belakang La Furia Roja. Spanyol pun harus menyiapkan strategi khusus untuk membatasi ruang gerak sang penyerang agar tidak tampil dominan sepanjang pertandingan. Kondisi Tchouameni Juga Membaik Selain Mbappe, Prancis juga menerima perkembangan positif terkait kondisi Aurelien Tchouameni. Gelandang tersebut sebelumnya absen dalam dua pertandingan terakhir akibat cedera. Menurut Deschamps, kondisi Tchouameni terus mengalami kemajuan meski belum benar-benar pulih sepenuhnya. Risiko cedera sebelumnya membuat tim pelatih memilih berhati-hati dalam proses pemulihannya. Kini, Tchouameni sudah tersedia untuk masuk ke dalam skuad. Meski begitu, keputusan apakah ia akan bermain sejak menit pertama masih bergantung pada kondisi terakhir jelang pertandingan. Kehadirannya tentu menjadi tambahan penting bagi keseimbangan lini tengah Prancis menghadapi permainan cepat Spanyol. Prancis Incar Tiket ke Final Les Bleus datang ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi setelah selalu meraih kemenangan sejak fase grup. Produktivitas lini serang dan pertahanan yang semakin solid membuat mereka menjadi salah satu favorit juara. Target utama Prancis adalah kembali menembus final sekaligus menjaga peluang meraih gelar Piala Dunia ketiga sepanjang sejarah. Sebelumnya, mereka menjadi juara pada 1998 dan 2018, lalu finis sebagai runner-up pada edisi 2022. Dengan Mbappe yang sudah kembali dalam kondisi terbaik, peluang Prancis untuk mengatasi perlawanan Spanyol semakin terbuka. Namun, mereka tetap harus tampil disiplin karena La Furia Roja merupakan salah satu tim paling konsisten sepanjang Piala Dunia 2026.

Kylian Mbappe Dipastikan Fit, Prancis Dapat Kabar Baik Jelang Lawan Spanyol Read More »

Manchester United Bergerak Cepat, Youri Tielemans Segera Merapat ke Old Trafford

Arenabetting – Manchester United langsung bergerak mencari gelandang baru setelah gagal mendapatkan Ederson dari Atalanta. Klub berjuluk Setan Merah itu kini dikabarkan selangkah lagi mengamankan jasa Youri Tielemans dari Aston Villa untuk memperkuat lini tengah musim 2026/27. Proses transfer berjalan sangat cepat. Setelah menyelesaikan tugas bersama Timnas Belgia di Piala Dunia 2026, Tielemans langsung didekati Manchester United. Negosiasi pun berlangsung mulus hingga kedua pihak hampir mencapai kesepakatan. Manchester United melihat Tielemans sebagai sosok yang tepat untuk menambah kualitas lini tengah. Pengalamannya di Premier League menjadi salah satu alasan utama mengapa manajemen bergerak cepat sebelum klub lain ikut masuk dalam persaingan. MU Tebus Klausul Tielemans Manchester United dikabarkan langsung mengaktifkan klausul pelepasan Tielemans senilai 35 juta paun. Langkah tersebut membuat Aston Villa tidak memiliki banyak pilihan selain melepas pemain asal Belgia itu. Sebelumnya, Aston Villa sebenarnya ingin mempertahankan Tielemans. Klub bahkan sempat mencoba membahas kontrak baru dengan nilai klausul yang berbeda agar sang gelandang tidak mudah direkrut klub lain. Namun, pembicaraan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan. Kondisi itu membuka jalan bagi Manchester United untuk menyelesaikan transfer tanpa negosiasi panjang. Setelah seluruh proses administrasi rampung, Tielemans diperkirakan akan menjalani tes medis sebelum diumumkan secara resmi sebagai pemain baru Manchester United. Gagal Dapat Ederson, MU Langsung Beralih Kedatangan Tielemans menjadi solusi setelah Manchester United gagal merekrut Ederson. Sebelumnya, klub sudah mencapai kesepakatan dengan Atalanta mengenai nilai transfer sekitar 39 juta paun. Akan tetapi, transfer tersebut batal terlaksana karena Ederson tidak lolos tes medis. Situasi itu memaksa Manchester United mencari alternatif lain dalam waktu singkat. Tielemans kemudian menjadi target utama karena memiliki pengalaman panjang di kompetisi Inggris. Selain itu, usianya yang masih kompetitif membuatnya dinilai mampu memberikan kontribusi dalam beberapa musim ke depan. Keputusan bergerak cepat juga dilakukan agar skuad memiliki waktu cukup untuk beradaptasi sebelum kompetisi resmi dimulai. Lini Tengah MU Memang Butuh Tambahan Manchester United memang sedang melakukan pembenahan di sektor tengah. Casemiro telah meninggalkan klub setelah kontraknya berakhir, sementara Manuel Ugarte berpotensi absen hingga satu musim akibat cedera ligamen lutut. Sebelum mendekati Tielemans, Manchester United lebih dulu merekrut Andrey Santos dari Chelsea. Kehadiran dua gelandang baru diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan para pemain sebelumnya. Tielemans membawa pengalaman yang tidak sedikit. Selama bermain di Premier League, ia sudah mencatat lebih dari 200 penampilan dan menyumbang 26 gol. Pengalaman tersebut membuatnya diyakini bisa langsung memberikan dampak positif di lini tengah Manchester United. Jadi Rekrutan Penting untuk Musim Baru Manchester United sebelumnya juga sempat mengincar Mateus Fernandes dari West Ham United. Namun, pemain tersebut akhirnya memilih bergabung dengan Tottenham Hotspur. Karena itu, kedatangan Tielemans menjadi langkah penting bagi Setan Merah dalam memperkuat kedalaman skuad. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan keseimbangan antara kreativitas, pengalaman, dan kualitas permainan di lini tengah. Jika tidak ada hambatan, Tielemans akan segera diperkenalkan sebagai pemain baru Manchester United. Setelah itu, ia dijadwalkan menikmati masa liburan singkat sebelum bergabung dengan skuad untuk menjalani persiapan pramusim.

Manchester United Bergerak Cepat, Youri Tielemans Segera Merapat ke Old Trafford Read More »

Paulo Dybala Rela Potong Gaji Demi Bertahan di AS Roma, Liga Champions Jadi Alasan Utama

Arenabetting – Paulo Dybala dipastikan tetap memperkuat AS Roma pada musim 2026/27 setelah resmi menandatangani kontrak baru. Keputusan ini mengakhiri berbagai spekulasi mengenai masa depannya setelah sempat berstatus tanpa klub selama dua pekan usai kontraknya berakhir pada 30 Juni 2026. Penyerang asal Argentina itu sebenarnya mendapat banyak tawaran menarik. Beberapa klub, termasuk Boca Juniors dan tim dari Arab Saudi, dikabarkan siap memberikan gaji yang jauh lebih besar agar Dybala bersedia bergabung. Namun, pemain berusia 32 tahun tersebut memilih tetap bertahan di Olimpico. Keputusannya memperlihatkan bahwa faktor finansial bukan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan langkah kariernya. Dybala Terima Pemotongan Gaji Kontrak baru yang diberikan Roma berdurasi satu musim tanpa opsi perpanjangan. Meski hanya mendapat tambahan kontrak selama setahun, Dybala tetap menerima tawaran tersebut. Dalam kesepakatan baru, Dybala dikabarkan menerima gaji sedikit di bawah tiga juta euro per musim. Nilai itu jauh lebih rendah dibanding musim lalu ketika ia menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Roma. Pada musim sebelumnya, Dybala menerima sekitar delapan juta euro per musim. Penurunan gaji yang cukup besar itu menunjukkan keinginannya untuk terus menjadi bagian dari proyek yang sedang dibangun Roma. Langkah tersebut juga menjadi bukti bahwa sang pemain lebih mengutamakan kenyamanan dan ambisi olahraga dibanding mengejar kontrak dengan nilai yang lebih tinggi. Liga Champions Jadi Daya Tarik Besar Salah satu alasan terbesar Dybala memilih bertahan adalah keberhasilan Roma lolos ke Liga Champions. Musim depan menjadi momen spesial karena I Lupi kembali tampil di kompetisi elite Eropa setelah menunggu selama tujuh tahun. Kesempatan bermain di Liga Champions menjadi target yang sangat penting bagi Dybala. Ia ingin kembali merasakan atmosfer kompetisi tertinggi antarklub Eropa bersama Roma. Keikutsertaan di Liga Champions juga membuat Roma memiliki daya tarik lebih besar untuk mempertahankan pemain-pemain penting dalam skuad. Dengan pengalaman yang dimiliki Dybala, kehadirannya diharapkan mampu membantu Roma bersaing di kompetisi domestik maupun Eropa. Dybala Tegaskan Kecintaannya kepada Roma Setelah menandatangani kontrak baru, Dybala mengungkapkan rasa bahagianya bisa tetap mengenakan seragam Roma. Ia menilai klub tersebut memiliki arti yang sangat besar dalam perjalanan kariernya. Menurut Dybala, membela Roma merupakan sebuah tanggung jawab sekaligus kehormatan. Faktor itulah yang membuatnya mantap melanjutkan kebersamaan dengan klub ibu kota Italia tersebut. Ia juga mengaku tidak sabar kembali bermain di Stadion Olimpico dan bertemu para pendukung Roma, baik saat laga kandang maupun pertandingan tandang sepanjang musim. Dybala berharap dapat memberikan kebanggaan kepada para suporter, terutama ketika Roma kembali tampil di malam-malam Liga Champions. Roma Pertahankan Sosok Penting Keputusan mempertahankan Dybala menjadi kabar baik bagi Roma. Meski usianya sudah memasuki 32 tahun, ia masih dianggap sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di dalam skuad. Pengalaman, kreativitas, dan kualitasnya di lini serang tetap dibutuhkan untuk menghadapi jadwal padat musim depan. Kehadirannya juga menjadi tambahan motivasi bagi para pemain muda yang sedang berkembang. Dengan bertahannya Dybala dan kembalinya Roma ke Liga Champions, I Lupi memiliki modal kuat untuk menjalani musim 2026/27 dengan target bersaing di papan atas Serie A sekaligus tampil kompetitif di level Eropa.

Paulo Dybala Rela Potong Gaji Demi Bertahan di AS Roma, Liga Champions Jadi Alasan Utama Read More »