Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Berita Bola

Ferran Torres Belum Gabung Pramusim Barcelona, Sinyal ke PSG Makin Kuat

Arenabetting – Ferran Torres semakin dekat dengan pintu keluar Barcelona pada bursa transfer musim panas 2026. Winger asal Spanyol itu menjadi satu-satunya pemain Barcelona yang belum kembali ke pusat latihan untuk mengikuti persiapan musim baru, kondisi yang memunculkan dugaan kuat mengenai kepindahannya ke Paris Saint-Germain. Torres sebelumnya memang mendapatkan libur tambahan setelah membantu Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Barcelona juga memberikan waktu istirahat lebih kepada Dani Olmo, Pedri, Pau Cubarsi, dan Lamine Yamal setelah mereka menjalani turnamen bersama tim nasional. Namun, empat pemain tersebut sudah kembali ke Ciutat Esportiva Joan Gamper pada Rabu pagi waktu Spanyol. Hanya Torres yang belum terlihat bergabung sehingga situasinya semakin menarik perhatian. Torres Masih Belum Kembali ke Barcelona Barcelona sebenarnya sudah mulai menjalani persiapan pramusim dengan sebagian besar pemain. Mereka yang mendapatkan libur tambahan juga secara bertahap kembali mengikuti program latihan bersama tim. Dani Olmo menjadi salah satu pemain yang sudah kembali. Pedri, Pau Cubarsi, dan Lamine Yamal juga telah hadir sehingga Torres menjadi satu-satunya pemain yang masih belum bergabung. Kondisi ini terjadi ketika masa libur tambahan yang diberikan klub kepada para pemain tersebut hampir berakhir. Karena itu, absennya Torres menimbulkan spekulasi baru mengenai masa depannya. Situasi tersebut semakin menarik karena Barcelona dan PSG memang sedang melakukan pembicaraan mengenai kemungkinan transfer Torres pada musim panas ini. Negosiasi dengan PSG Sudah Berjalan PSG kabarnya sudah berada dalam tahap negosiasi lanjutan dengan Barcelona untuk mendapatkan Torres. Namun, sampai sekarang kedua klub masih belum mencapai kesepakatan final mengenai nilai transfer. Barcelona sebelumnya telah menolak tawaran PSG senilai 50 juta euro untuk pemain berusia 26 tahun tersebut. Meski demikian, pembicaraan tetap berlanjut karena PSG masih memiliki ketertarikan kuat. Nilai transaksi terbaru diperkirakan berada di kisaran 40 hingga 50 juta euro. Angka tersebut bisa menjadi pemasukan penting bagi Barcelona pada bursa transfer musim panas. Torres sendiri kabarnya sudah menyampaikan keinginannya untuk bergabung dengan PSG. Jika kesepakatan klub tercapai, kepulangannya ke pusat latihan Barcelona kemungkinan tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Barcelona Punya Rencana dari Penjualan Torres Barcelona memiliki alasan finansial untuk mempertimbangkan penjualan Torres. Dana yang didapat dari transfer sang winger diperkirakan akan digunakan untuk membantu membiayai target transfer Rodri dari Manchester City. Kesepakatan personal antara Barcelona dan Rodri kabarnya sudah tercapai. Karena itu, klub membutuhkan ruang finansial untuk menyelesaikan proses transfer gelandang tersebut. Kepergian Torres juga tidak akan membuat Barcelona kehilangan banyak pilihan di lini depan. Mereka sudah mendatangkan Karim Adeyemi dari Borussia Dortmund dan Anthony Gordon dari Newcastle United. Kedatangan dua pemain tersebut membuat persaingan di lini serang semakin ketat. Barcelona pun memiliki alasan olahraga sekaligus finansial untuk melepas Torres apabila tawaran yang sesuai datang. Torres Makin Dekat dengan Pintu Keluar Absennya Torres dari pramusim belum menjadi konfirmasi resmi bahwa transfer ke PSG sudah selesai. Namun, waktunya berdekatan dengan negosiasi kedua klub sehingga spekulasi kepindahan semakin kuat. Barcelona tentu masih harus menyelesaikan beberapa detail sebelum transfer benar-benar terealisasi. PSG juga perlu mencapai kesepakatan akhir mengenai nilai dan struktur pembayaran. Jika semuanya berjalan lancar, Torres bisa segera memulai babak baru bersama PSG. Sementara itu, Barcelona dapat menggunakan dana transfer tersebut untuk memperkuat skuad sesuai rencana mereka. Untuk saat ini, Torres masih berstatus pemain Barcelona. Namun, absennya sang winger dari pramusim menjadi sinyal bahwa masa depannya di Camp Nou semakin tidak pasti.

Ferran Torres Belum Gabung Pramusim Barcelona, Sinyal ke PSG Makin Kuat Read More »

Roberto Martinez Jadi Kandidat Pelatih Baru Timnas Belanda, Gantikan Ronald Koeman?

Arenabetting – Timnas Belanda sedang mencari pelatih baru setelah Ronald Koeman meninggalkan jabatannya usai Piala Dunia 2026. Salah satu nama yang kini masuk dalam radar KNVB adalah Roberto Martinez, pelatih asal Spanyol yang memiliki pengalaman panjang menangani klub dan tim nasional. Menurut laporan Telegraaf, direktur teknik KNVB Nigel de Jong sudah melakukan pertemuan dengan Martinez di Malaga, Spanyol. Pertemuan tersebut menjadi sinyal bahwa KNVB mulai serius mempertimbangkan pelatih asing untuk memimpin Oranje. Namun, Martinez bukan kandidat pertama yang dibidik KNVB. Sebelumnya, federasi sepakbola Belanda lebih dulu mencoba mendekati sejumlah pelatih lokal, tetapi rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Tiga Pelatih Lokal Gagal Didekati KNVB sebelumnya memasukkan Peter Bosz, Arne Slot, dan Erik ten Hag dalam daftar calon pengganti Koeman. Ketiganya memiliki pengalaman di sepakbola Belanda maupun level klub Eropa. Slot menjadi salah satu pilihan utama, tetapi ia masih ingin melanjutkan karier di level klub setelah berpisah dengan Liverpool. Keputusan tersebut membuat KNVB harus mencari alternatif lain. Bosz juga belum tersedia karena masih menangani PSV Eindhoven. Sementara itu, Ten Hag kini menjalankan peran sebagai direktur teknik Twente sehingga tidak menjadi pilihan mudah untuk kursi pelatih tim nasional. Kondisi tersebut membuat KNVB mulai mempertimbangkan nama dari luar negeri. Martinez kemudian muncul sebagai salah satu kandidat yang dianggap cocok dengan filosofi sepakbola Belanda. Martinez Punya Hubungan dengan Filosofi Cruyff Martinez memiliki hubungan dekat dengan Jordi Cruyff. Faktor tersebut menjadi salah satu alasan KNVB menilai pelatih berusia 53 tahun itu memiliki pemahaman terhadap filosofi sepakbola yang diwariskan Johan Cruyff. Meski berasal dari Spanyol, Martinez mengawali karier kepelatihannya di Inggris. Ia pernah menangani Swansea City, Wigan Athletic, dan Everton sebelum beralih ke level tim nasional. Pengalaman internasionalnya juga cukup panjang. Martinez memimpin Belgia pada 2016 hingga 2022 dan membawa mereka meraih posisi ketiga Piala Dunia 2018. Setelah itu, Martinez menangani Portugal sejak 2023. Ia berhasil membawa Portugal menjuarai UEFA Nations League 2024/25 sebelum meninggalkan jabatannya setelah mereka tersingkir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bisa Jadi Pelatih Asing Pertama Sejak 1978 Jika Martinez terpilih, ia akan menjadi pelatih asing pertama yang menangani Timnas Belanda sejak Ernst Happel pada 1977-1978. Happel merupakan pelatih asal Austria yang membawa Belanda menjadi runner-up Piala Dunia 1978. Situasi tersebut membuat pencalonan Martinez memiliki nilai sejarah tersendiri. KNVB berpotensi mengakhiri tradisi panjang penggunaan pelatih asal Belanda untuk tim nasional. Selain Martinez, KNVB juga sempat mendekati Michael Reiziger yang kini menangani Belanda U-21. Namun, pembicaraan tersebut belum berkembang lebih jauh. Louis van Gaal juga terbuka terhadap kemungkinan kembali menangani tim nasional. Meski begitu, KNVB belum melakukan kontak dengan pelatih veteran tersebut. Belanda Butuh Awal Baru Belanda harus melakukan pembenahan setelah gagal melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Mereka tersingkir pada babak 32 besar setelah kalah dalam adu penalti dari Maroko. Oranje masih mengejar gelar Piala Dunia pertama dalam sejarah. Mereka pernah menjadi runner-up pada 1974, 1978, dan 2010, tetapi belum mampu mengangkat trofi. KNVB kini harus memilih sosok yang tepat untuk membawa generasi baru Belanda berkembang. Martinez memiliki pengalaman internasional yang kuat, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan federasi. Jika benar dipercaya, tantangan Martinez akan sangat besar. Ia bukan hanya harus membangun kembali tim, tetapi juga menjaga identitas sepakbola Belanda sambil menghadapi tekanan untuk membawa Oranje kembali bersaing di level tertinggi.

Roberto Martinez Jadi Kandidat Pelatih Baru Timnas Belanda, Gantikan Ronald Koeman? Read More »

Inilah 5 Manajer dengan Gaji Tertinggi di Liga Inggris 2026/27, Michael Carrick Tak Masuk

Arenabetting – Musim 2026/27 menghadirkan perubahan besar di jajaran manajer Liga Inggris. Sejumlah nama baru masuk ke klub-klub besar dengan kontrak bernilai tinggi, sementara beberapa pelatih lama tetap berada di posisi teratas dalam daftar gaji. Mikel Arteta kini menjadi manajer dengan bayaran tertinggi di Liga Inggris. Ia mendapatkan sekitar 15 juta poundsterling per tahun dari Arsenal, termasuk tambahan 5 juta poundsterling yang berkaitan dengan keberhasilan klub tampil di Liga Champions. Angka itu membuatnya melewati sejumlah pelatih top lainnya. Menariknya, Michael Carrick tidak masuk lima besar meski membawa Manchester United finis di posisi ketiga musim lalu dan kembali ke Liga Champions. Carrick kabarnya menerima sekitar 6,5 juta poundsterling per tahun. Mikel Arteta Jadi yang Tertinggi Arteta berada di puncak dengan penghasilan sekitar 15 juta poundsterling per tahun. Pergeseran ini terjadi setelah Pep Guardiola meninggalkan Manchester City sehingga posisi manajer dengan gaji terbesar kini menjadi milik pelatih Arsenal. Bayaran tersebut menjadi penghargaan atas perkembangan Arsenal sejak Arteta mengambil alih tim pada 2019. Ia berhasil mengubah mentalitas klub dan membawa The Gunners menjadi salah satu kekuatan utama di Inggris. Musim lalu, Arteta akhirnya membawa Arsenal meraih gelar Liga Inggris setelah penantian panjang. Pencapaian itu membuat posisi dan nilai kontraknya semakin kuat. Xabi Alonso dan Oliver Glasner Xabi Alonso berada di urutan berikutnya dengan bayaran sekitar 13 juta poundsterling per tahun di Chelsea. Kedatangannya membuat The Blues harus mengeluarkan dana besar untuk mendapatkan pelatih yang sebelumnya memiliki reputasi tinggi di Eropa. Oliver Glasner juga menerima sekitar 13 juta poundsterling per tahun bersama Nottingham Forest. Nilai tersebut cukup mengejutkan karena Forest harus memberikan paket besar untuk meyakinkan pelatih asal Austria itu menerima pekerjaan baru. Keduanya menjadi bagian dari perubahan besar Liga Inggris musim ini. Banyak klub berani menawarkan kontrak tinggi untuk mendapatkan pelatih yang diyakini mampu membawa perubahan cepat. Roberto De Zerbi dan Enzo Maresca Roberto De Zerbi mendapatkan sekitar 12 juta poundsterling per tahun setelah menangani Tottenham Hotspur. Kontraknya berdurasi lima tahun sehingga Spurs memberikan kepercayaan besar kepada pelatih asal Italia tersebut. Enzo Maresca juga memperoleh angka serupa di Manchester City. Ia menggantikan Guardiola dan mendapatkan kontrak bernilai tinggi, meski masih berada di bawah bayaran pendahulunya. Menariknya, Maresca menjadi bagian dari era baru Manchester City. Tekanan kepadanya tentu besar karena harus melanjutkan standar yang sudah dibangun Guardiola selama bertahun-tahun. Carrick Tak Masuk Lima Besar Michael Carrick berada di posisi kedelapan dengan gaji sekitar 6,5 juta poundsterling per tahun. Angka tersebut masih tinggi, tetapi terpaut cukup jauh dari Arteta yang menjadi pemuncak daftar. Carrick tetap punya modal penting setelah berhasil mengangkat Manchester United hingga finis ketiga musim lalu. Ia kemudian mendapatkan kontrak permanen dan akan memimpin Setan Merah pada musim baru. Namun, dari sisi bayaran, Carrick masih kalah dari para pelatih dengan kontrak jumbo. Daftar ini menunjukkan bahwa perubahan besar di Liga Inggris juga terjadi di balik layar, terutama dalam nilai kontrak para manajer.

Inilah 5 Manajer dengan Gaji Tertinggi di Liga Inggris 2026/27, Michael Carrick Tak Masuk Read More »

Roony Bardghji Cedera ACL, Barcelona Batal Pinjamkan Sang Winger

Arenabetting – Roony Bardghji harus kembali menghadapi masa sulit setelah mengalami cedera lutut serius dalam persiapan Barcelona menghadapi musim baru. Winger asal Swedia itu menderita cedera anterior cruciate ligament atau ACL di lutut kanan saat menjalani latihan pramusim. Cedera tersebut membuat Bardghji harus menjalani operasi dalam beberapa hari ke depan. Ia diperkirakan akan menepi dalam waktu cukup panjang sehingga rencana Barcelona untuk meminjamkannya ke klub lain pada musim panas ini otomatis batal. Cedera ini menjadi pukulan berat bagi Bardghji yang baru berusia 20 tahun. Ia sebelumnya juga pernah mengalami masalah lutut serius saat masih memperkuat Copenhagen dan harus menjalani masa pemulihan panjang sebelum kembali bermain. Cedera Kembali Menghantui Bardghji Bardghji mengalami cedera lutut ketika masih berseragam Copenhagen pada Mei 2024. Kondisi tersebut membuatnya harus menepi sekitar 11 bulan sebelum akhirnya kembali bermain pada 31 Maret 2025. Tidak lama setelah pulih, Bardghji mendapatkan kesempatan besar dalam kariernya. Barcelona merekrutnya dengan kontrak berdurasi empat tahun kurang dari empat bulan setelah ia kembali ke lapangan. Musim pertamanya bersama Barcelona cukup menjanjikan. Ia tampil 21 kali di LaLiga dan mencetak satu gol ketika Barcelona berhasil meraih gelar juara. Bardghji juga memberikan kontribusi penting di ajang lain. Ia mencetak gol pada semifinal Piala Super Spanyol Januari lalu yang membantu Barcelona melaju hingga akhirnya memenangkan kompetisi tersebut. Persaingan di Barcelona Semakin Ketat Bardghji sebenarnya menghadapi persaingan ketat untuk mendapatkan menit bermain musim ini. Barcelona telah mendatangkan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi sehingga persaingan di posisi winger semakin ramai. Situasi tersebut membuat Barcelona sebelumnya berencana meminjamkan Bardghji. Langkah itu diharapkan bisa memberinya kesempatan bermain secara reguler dan melanjutkan perkembangan setelah menjalani musim debut. Rencana tersebut kini berubah total setelah cedera ACL kembali menghampirinya. Barcelona memilih mempertahankan sang pemain agar bisa menjalani perawatan dan pemulihan dengan pengawasan klub. Bardghji pun harus mengesampingkan rencana bermain di klub lain. Fokus utamanya sekarang adalah menjalani operasi dan proses rehabilitasi hingga kondisi lututnya kembali pulih. Barcelona Siapkan Perawatan untuk Bardghji Cedera ACL membutuhkan proses pemulihan yang tidak singkat. Bardghji harus kembali melewati tahapan panjang sebelum bisa menjalani latihan normal dan mendapatkan izin untuk bertanding. Pengalaman cedera sebelumnya tentu menjadi tantangan tambahan bagi sang pemain. Ia perlu menjaga kondisi fisik dan mental selama proses rehabilitasi agar bisa kembali tanpa terburu-buru. Barcelona memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pemulihan Bardghji berjalan optimal. Klub juga harus mengatur program latihan secara bertahap setelah sang pemain menjalani operasi. Bagi Bardghji, dukungan dari klub akan sangat penting. Ia masih memiliki perjalanan panjang dalam kariernya dan kesempatan untuk kembali membuktikan kualitas tetap terbuka setelah pulih. Karier Internasional Juga Tertunda Bardghji saat ini sudah mengoleksi tiga caps bersama Timnas Swedia. Namun, ia tidak masuk skuad Swedia untuk Piala Dunia 2026. Swedia sendiri hanya mampu bertahan hingga babak 32 besar dalam turnamen tersebut. Bardghji harus menyaksikan perjalanan negaranya dari luar lapangan. Kini, target terdekat Bardghji adalah kembali sehat dan mendapatkan kebugaran penuh. Barcelona juga akan menunggu perkembangan kondisinya sebelum menentukan kapan sang winger bisa kembali berlatih. Cedera terbaru ini memang menjadi kemunduran besar, tetapi usia Bardghji masih sangat muda. Jika proses pemulihannya berjalan baik, ia masih punya banyak waktu untuk kembali menjadi bagian penting Barcelona.

Roony Bardghji Cedera ACL, Barcelona Batal Pinjamkan Sang Winger Read More »

Florian Wirtz Siap Bangkit di Liverpool, Musim Kedua Bisa Jadi Pembuktian

Arenabetting – Florian Wirtz memasuki musim 2026/27 dengan tekad untuk tampil jauh lebih baik bersama Liverpool. Setelah menjalani musim debut yang belum maksimal, gelandang asal Jerman itu merasa sudah memahami karakter permainan Liga Inggris dan siap memberikan kontribusi lebih besar. Musim lalu menjadi pengalaman penting bagi Wirtz. Ia mencatat lima gol dan tiga assist dari 33 penampilan di Liga Inggris. Statistik tersebut masih jauh dari harapan untuk pemain yang datang dengan reputasi besar setelah tampil menonjol bersama Bayer Leverkusen. Wirtz merasa musim pertamanya menjadi proses adaptasi yang berharga. Ia kini lebih mengenal ritme pertandingan, gaya bermain lawan, serta tuntutan sepakbola Inggris. Pengalaman tersebut bisa menjadi modal penting untuk menghadapi musim keduanya bersama The Reds. Wirtz Sudah Memahami Liga Inggris Wirtz mengakui dirinya mendapatkan banyak pelajaran dari musim pertamanya di Inggris. Ia merasa sudah lebih memahami situasi pertandingan dan cara bermain yang berbeda dari sepakbola Jerman. Perbedaan gaya permainan menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi Wirtz. Intensitas pertandingan Liga Inggris membuat seorang pemain harus cepat beradaptasi dengan tekanan dan tempo permainan. Kini, pemain berusia 23 tahun itu merasa lebih siap. Satu musim pengalaman membuat Wirtz memiliki gambaran lebih jelas mengenai apa yang harus dilakukan ketika berada di lapangan. Liverpool tentu berharap proses tersebut membuat Wirtz tampil lebih konsisten. Kemampuan teknis dan kreativitasnya masih menjadi aset penting yang bisa memberikan variasi dalam permainan tim. Musim Debut Jadi Pelajaran Wirtz tidak menutup mata terhadap performanya pada musim lalu. Ada pertandingan ketika ia merasa belum mampu menunjukkan permainan terbaik, tetapi ada pula momen ketika penampilannya berjalan sesuai harapan. Catatan lima gol dan tiga assist menjadi gambaran bahwa kontribusinya masih bisa ditingkatkan. Liverpool membutuhkan lebih banyak produktivitas dari lini tengah untuk membantu pemain depan. Namun, tekanan terhadap Wirtz tidak perlu terlalu besar. Adaptasi ke kompetisi baru memang membutuhkan waktu, terutama bagi pemain yang sebelumnya terbiasa dengan lingkungan sepakbola berbeda. Musim kedua akan menjadi kesempatan bagi Wirtz untuk membuktikan perkembangan tersebut. Jika mampu tampil lebih stabil, kontribusinya berpotensi meningkat secara signifikan. Kehadiran Iraola Bawa Harapan Baru Liverpool kini memiliki manajer baru, Andoni Iraola. Pergantian pelatih membuat suasana di dalam tim ikut berubah dan Wirtz berharap energi baru bisa membawa dampak positif. Iraola memiliki pendekatan permainan yang dapat memberikan ruang bagi pemain kreatif untuk berkembang. Wirtz berpeluang mendapatkan peran penting dalam skema baru tersebut. Perubahan itu juga menuntut Wirtz cepat memahami keinginan pelatih. Ia harus mampu beradaptasi kembali sambil mempertahankan karakter permainan yang menjadi kekuatannya. Jika hubungan antara Wirtz dan Iraola berjalan baik, Liverpool bisa mendapatkan keuntungan besar. Kreativitas Wirtz dapat menjadi salah satu senjata utama The Reds sepanjang musim. Wirtz Bisa Jadi Pembeda Liverpool membutuhkan pemain yang mampu menciptakan perbedaan ketika pertandingan berjalan sulit. Wirtz memiliki kemampuan untuk menjalankan peran tersebut melalui kreativitas, pergerakan, dan kualitas dalam mengolah bola. Pengalaman dari musim pertama bisa membuatnya bermain lebih tenang. Ia sudah mengetahui atmosfer Liga Inggris dan tidak lagi menghadapi kompetisi tersebut sebagai pemain baru. Kini, tantangannya adalah mengubah pengalaman menjadi performa konsisten. Jika berhasil, Wirtz berpeluang menjadi salah satu pemain penting Liverpool pada musim 2026/27. Musim kedua pun menjadi panggung pembuktian bagi Wirtz. Setelah melewati proses adaptasi, The Reds berharap sang gelandang mampu menunjukkan kualitas terbaiknya dan menjadi pembeda dalam persaingan musim baru.

Florian Wirtz Siap Bangkit di Liverpool, Musim Kedua Bisa Jadi Pembuktian Read More »

Juventus Mulai Serius Kejar Unai Simon, Kiper Juara Dunia Jadi Target Baru

Arenabetting – Juventus kembali mencari penjaga gawang baru untuk menghadapi musim kompetisi mendatang. Setelah beberapa target sebelumnya belum berhasil didatangkan, Bianconeri kini mengarahkan perhatian kepada Unai Simon, kiper Athletic Bilbao sekaligus andalan timnas Spanyol. Posisi penjaga gawang menjadi salah satu kebutuhan utama Juventus pada bursa transfer musim panas ini. Penampilan Michele Di Gregorio yang belum meyakinkan selama pramusim membuat klub asal Turin itu ingin segera mendapatkan opsi baru di bawah mistar. Sebelumnya, Juventus sudah memantau beberapa nama seperti Zion Suzuki dari Parma, Guglielmo Vicario dari Tottenham Hotspur, dan Noah Atubolu dari Freiburg. Namun, seluruh pendekatan tersebut belum menghasilkan kesepakatan sehingga pencarian masih berlanjut. Unai Simon Masuk Radar Juventus Menurut laporan Rai Sport, Juventus kini menjadikan Unai Simon sebagai salah satu kandidat utama. Kiper berusia 29 tahun tersebut masih menjadi bagian penting Athletic Bilbao dan memiliki pengalaman besar di level internasional. Simon baru saja menjalani musim panas yang sangat sukses bersama Spanyol. Ia membantu La Furia Roja menjuarai Piala Dunia 2026 dan tampil konsisten sepanjang turnamen. Performa Simon di Piala Dunia juga menjadi salah satu alasan Juventus tertarik. Ia hanya kemasukan satu gol sepanjang kompetisi dan berhasil meraih penghargaan Golden Glove sebagai kiper terbaik turnamen. Harga Transfer Capai 25 Juta Euro Athletic Bilbao kabarnya memasang harga sekitar 25 juta euro untuk Simon. Nilai tersebut cukup besar, tetapi Juventus diyakini melihatnya sebagai investasi jangka panjang untuk posisi yang sangat penting. Kualitas Simon juga membuat Juventus punya alasan kuat untuk mengejar transfer tersebut. Selain kemampuan menjaga gawang, ia memiliki pengalaman tampil dalam pertandingan dengan tekanan tinggi bersama klub dan timnas. Meski begitu, harga transfer bukan satu-satunya masalah yang harus diselesaikan Juventus. Negosiasi dengan Athletic Bilbao berpotensi menjadi jauh lebih rumit karena posisi Simon di klub sangat kuat. Juventus Hadapi Hambatan Besar Simon merupakan produk akademi Athletic Bilbao dan dikenal sebagai pemain yang sudah lama berada di klub tersebut. Ia bahkan belum lama ini memperpanjang kontraknya hingga 2029. Kontrak baru itu membuat Juventus tidak memiliki jalan mudah untuk mendapatkan sang kiper. Simon juga tidak memiliki klausul pelepasan dalam kesepakatannya sehingga Bilbao dapat menentukan harga sesuai keinginan mereka. Situasi tersebut membuat Juventus kemungkinan harus melakukan negosiasi langsung dengan Bilbao. Bianconeri juga perlu meyakinkan Simon jika ingin membuat sang kiper tertarik meninggalkan klub yang sudah menjadi bagian penting dalam kariernya. Simon Bisa Jadi Solusi di Turin Jika transfer berhasil, Simon akan memberikan pengalaman dan kualitas yang dibutuhkan Juventus. Statusnya sebagai juara dunia juga bisa menambah kepercayaan diri tim saat menghadapi pertandingan besar. Bagi Juventus, mendatangkan kiper berkualitas menjadi semakin penting setelah beberapa target sebelumnya gagal. Klub tidak ingin memasuki musim baru dengan persoalan yang sama di posisi penjaga gawang. Kini, langkah Juventus bergantung pada kemampuan mereka membuka negosiasi dengan Athletic Bilbao. Harga 25 juta euro mungkin masih bisa dinegosiasikan, tetapi kontrak Simon hingga 2029 membuat transfer ini tetap menjadi pekerjaan berat.

Juventus Mulai Serius Kejar Unai Simon, Kiper Juara Dunia Jadi Target Baru Read More »