Arenabetting – Bernardo Silva mulai menghadapi periode sulit setelah pindah dari Manchester City ke Real Madrid pada musim panas 2026. Gelandang asal Portugal itu belum mampu mendapatkan peran utama seperti yang diharapkan ketika memilih meninggalkan klub Inggris tersebut.
Silva sempat menjadi starter dalam dua pertandingan pertama La Liga 2026/2027. Namun, setelah itu menit bermainnya menurun dan ia lebih sering berada di luar pilihan utama Jose Mourinho, termasuk ketika Real Madrid kalah 1-2 dari Atletico Madrid.
Situasi tersebut semakin berat karena Silva juga kehilangan tempat di Timnas Portugal. Jorge Jesus tidak memainkannya dalam dua laga Nations League melawan Wales dan Denmark, sebelum sang gelandang hanya tampil sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Norwegia.
Menit Bermain Silva Mulai Menurun
Dari enam pemain yang direkrut Real Madrid pada musim panas, Silva menjadi pemain dengan menit bermain paling sedikit kedua. Ia baru mengumpulkan 282 menit di semua kompetisi, hanya berada di atas Carlos Espi yang mencatatkan 26 menit.
Perbandingan itu memang tidak sepenuhnya menggambarkan situasi Silva. Espi direkrut sebagai pemain pelapis dan justru mampu menjalankan perannya dengan baik setelah mencetak gol penentu dalam dua kemenangan beruntun Real Madrid.
Silva datang dengan ekspektasi yang jauh lebih besar setelah sembilan musim memperkuat Manchester City. Kepindahannya ke Real Madrid seharusnya menjadi langkah penting dalam kariernya, tetapi ia belum mendapatkan posisi utama yang diharapkan.
Mourinho sejauh ini lebih sering mengandalkan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni di lini tengah. Kondisi tersebut membuat Silva harus bekerja lebih keras jika ingin kembali masuk ke starting XI.
Silva Juga Kehilangan Tempat di Portugal
Masalah Silva tidak hanya terjadi di level klub. Jeda internasional terakhir justru memperlihatkan bahwa posisinya di Timnas Portugal juga mulai berubah setelah Jorge Jesus tidak memasukkannya dalam rencana utama.
Silva tidak dimainkan ketika Portugal menghadapi Wales dan Denmark di Nations League. Ia kemudian baru mendapatkan kesempatan tampil sebagai pemain pengganti dalam dua pertandingan melawan Norwegia.
Dalam dua laga tersebut, Silva hanya berada di lapangan sejak menit ke-86. Total, gelandang berusia 31 tahun itu hanya mendapatkan delapan menit permainan kompetitif selama jeda internasional.
Portugal sendiri berhasil memenangkan keempat pertandingan tersebut. Hasil positif itu membuat Jesus tidak memiliki alasan kuat untuk melakukan perubahan besar terhadap susunan pemain yang sudah memberikan hasil sesuai harapan.
Harapan Besar Saat Gabung Madrid
Sebelum memilih Real Madrid, Silva sempat masuk dalam pemantauan Barcelona. Namun, proyek yang ditawarkan Los Blancos akhirnya membuatnya menentukan pilihan untuk pindah ke Santiago Bernabeu.
Keputusan tersebut diambil dengan harapan Silva bisa mendapatkan posisi penting di bawah Mourinho. Pengalamannya selama sembilan musim bersama Manchester City membuat ekspektasi terhadap kontribusinya cukup tinggi.
Namun, awal perjalanan bersama Real Madrid justru berjalan berbeda. Silva belum mampu mengamankan tempat reguler dan harus bersaing dengan pemain lain untuk mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten.
Situasi ini tentu menjadi perhatian karena Silva datang bukan sebagai pemain muda yang masih membutuhkan waktu untuk berkembang. Ia berusia 31 tahun dan diharapkan bisa langsung memberikan pengalaman serta kualitas bagi lini tengah Los Blancos.
Laga Villarreal Jadi Kesempatan Berikutnya
Real Madrid akan menghadapi Villarreal pada 11 Oktober 2026 dalam lanjutan La Liga. Pertandingan tersebut bisa menjadi kesempatan bagi Silva untuk kembali mendapatkan kepercayaan dari Mourinho.
Meski begitu, kondisi saat ini belum cukup untuk menyimpulkan bahwa kepindahan Silva ke Madrid akan berakhir gagal. Musim masih berjalan dan persaingan di lini tengah masih terbuka.
Yang menjadi perhatian adalah jarak antara peran yang diharapkan Silva ketika meninggalkan Manchester City dan situasinya sekarang. Jika menit bermainnya terus terbatas, tekanan untuk menemukan kembali posisi penting di Real Madrid dan Portugal akan semakin besar.


