Arenabetting – Arsenal akhirnya resmi menjadi juara Premier League musim 2025/2026. Kepastian itu datang setelah Manchester City ditahan imbang 1-1 oleh AFC Bournemouth.
Hasil tersebut membuat Manchester City tak mungkin lagi mengejar Arsenal di klasemen meski kompetisi masih menyisakan satu pertandingan. The Gunners pun sukses mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjadi penguasa Inggris.
Namun keberhasilan Arsenal musim ini bukan hanya soal trofi. Banyak rekor dan sejarah baru juga tercipta dalam perjalanan luar biasa skuad asuhan Mikel Arteta.
Arteta Cetak Sejarah Sebagai Mantan Pemain
Kesuksesan Arsenal musim ini menjadi pencapaian spesial bagi Mikel Arteta. Menurut catatan resmi Premier League, Arteta kini menjadi mantan pemain Premier League pertama yang berhasil memenangkan kompetisi sebagai manajer.
Arteta sendiri pernah membela Arsenal sebagai pemain pada periode 2011 hingga 2016. Kini ia sukses membawa klub yang pernah dibelanya kembali menjadi juara.
Perjalanan Arteta di kursi pelatih Arsenal sebenarnya tidak mudah. Sejak datang pada Desember 2019, ia sempat mendapat banyak tekanan dan kritik.
Namun setelah tiga musim berturut-turut finis sebagai runner-up, Arteta akhirnya berhasil membawa The Gunners menuntaskan perjuangan mereka musim ini.
Max Dowman Pecahkan Rekor Premier League
Selain Arteta, wonderkid Arsenal Max Dowman juga mencatat sejarah luar biasa. Pemain muda itu resmi menjadi juara Premier League termuda sepanjang sejarah.
Dowman memecahkan rekor milik Phil Foden yang sebelumnya menjadi juara bersama Manchester City pada usia 17 tahun 350 hari.
Pada pekan terakhir musim ini, Dowman baru berusia 16 tahun 144 hari. Catatan tersebut membuat namanya langsung masuk buku sejarah Premier League.
Hebatnya lagi, beberapa bulan lalu Dowman juga sempat menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah kompetisi. Karena sudah tampil lebih dari lima kali musim ini, ia dipastikan mendapat medali juara resmi.
Arsenal Akhiri Era Penantian Panjang
Terakhir kali Arsenal memenangkan Liga Inggris terjadi pada musim 2003/2004 lewat skuad legendaris “The Invincibles”.
Pada masa itu, Patrick Vieira mengangkat trofi bersama deretan bintang seperti Thierry Henry, Dennis Bergkamp, Ashley Cole, dan Sol Campbell.
Skuad tersebut bahkan berhasil menjuarai liga tanpa terkalahkan sepanjang musim. Kini, setelah lebih dari dua dekade menunggu, Arsenal akhirnya kembali merasakan manisnya gelar Premier League.
Keberhasilan ini dianggap sebagai awal era baru Arsenal di bawah kepemimpinan Arteta.
Kekuatan Kolektif Jadi Kunci Arsenal
Gelar juara Arsenal musim ini lahir dari kekuatan tim yang sangat merata. Tidak hanya bergantung pada satu pemain, banyak sosok tampil penting sepanjang musim.
Viktor Gyökeres langsung menjadi mesin gol utama setelah direkrut pada awal musim. Selain itu, kontribusi besar juga datang dari Bukayo Saka, Eberechi Eze, Leandro Trossard, Declan Rice, Martin Ødegaard, dan Mikel Merino.
Di lini belakang, David Raya kembali tampil luar biasa dengan meraih Golden Glove untuk musim ketiga beruntun.
Sementara duet Gabriel Magalhães dan William Saliba menjadi fondasi utama pertahanan Arsenal yang sangat solid sepanjang musim.


