Arenabetting – Swedia berhasil mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Jepang pada laga terakhir Grup F. Hasil tersebut cukup membawa Swedia melaju melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Meski akhirnya merayakan kelolosan, ada momen menarik yang terjadi seusai pertandingan. Anthony Elanga terlihat tertunduk dan menunjukkan raut wajah kecewa karena mengira hasil imbang membuat negaranya gagal melanjutkan perjalanan di turnamen.
Beberapa saat kemudian, Elanga baru mengetahui bahwa satu poin sudah cukup mengantarkan Swedia ke fase gugur. Suasana sedih pun langsung berubah menjadi kegembiraan setelah kepastian itu diterima seluruh tim.
Elanga Jadi Pahlawan Swedia
Jepang sempat unggul lebih dulu pada babak kedua melalui gol Maeda. Kondisi tersebut membuat Swedia berada dalam tekanan karena membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang lolos.
Anthony Elanga kemudian muncul sebagai penyelamat dengan mencetak gol penyeimbang hanya beberapa menit setelah Jepang membuka keunggulan. Gol tersebut menjadi sangat penting dalam menentukan nasib Swedia.
Berkat tambahan satu poin, Swedia berhasil mengamankan posisi di klasemen peringkat ketiga terbaik dan memastikan langkah menuju babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Salah Paham Usai Peluit Panjang
Setelah pertandingan berakhir, Elanga sempat terlihat sangat kecewa. Ia mengira hasil imbang tidak cukup untuk membawa Swedia lolos ke fase berikutnya sehingga merasa usahanya belum berhasil.
Sepanjang menit-menit akhir pertandingan, Elanga terus memberikan semangat kepada rekan-rekannya agar tidak menyerah meski dirinya sudah mulai mengalami kram.
Perasaan kecewa itu akhirnya berubah ketika ia mengetahui bahwa hasil seri sudah cukup membawa Swedia melangkah ke babak gugur. Momen tersebut pun menjadi salah satu cerita unik setelah pertandingan selesai.
Elanga akhirnya ikut merayakan keberhasilan tim bersama seluruh pemain dan staf pelatih setelah memahami situasi klasemen yang sebenarnya.
Rekan Setim Sempat Tertawa
Pelatih Graham Potter mengaku sebelumnya telah menjelaskan berbagai kemungkinan hasil kepada seluruh pemain sebelum pertandingan dimulai. Menurutnya, skenario kelolosan sudah dibahas dengan cukup rinci.
Karena itu, ekspresi kebingungan Elanga justru mengundang tawa di ruang ganti. Potter menilai sang pemain kemungkinan terlalu fokus pada pertandingan hingga tidak menyadari hasil imbang sudah cukup bagi timnya.
Bek Swedia, Victor Lindelof, juga ikut menanggapi momen tersebut dengan nada bercanda. Ia menganggap Elanga mungkin tidak terlalu memperhatikan penjelasan yang telah diberikan sebelum pertandingan.
Suasana santai itu semakin menambah kebahagiaan Swedia setelah memastikan tempat di babak 32 besar.
Swedia Siap Hadapi Tantangan Baru
Kelolosan ke babak gugur menjadi pencapaian penting bagi Blågult setelah melalui persaingan yang ketat pada fase grup. Tim kini memiliki kesempatan untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
Anthony Elanga juga terus menunjukkan kontribusi positif dengan koleksi dua gol sepanjang turnamen. Ketajamannya di lini depan diharapkan tetap berlanjut pada pertandingan berikutnya.
Apabila mampu mempertahankan semangat juang dan memperbaiki beberapa kekurangan, Blågult memiliki peluang untuk kembali menciptakan kejutan saat menghadapi lawan yang lebih berat di babak 32 besar.


