Arenabetting – AC Milan mengawali musim ini dengan perubahan besar di kursi pelatih. Ruben Amorim dipercaya menggantikan Massimiliano Allegri dan langsung membawa pendekatan berbeda ke dalam permainan Rossoneri. Dalam tiga pertandingan awal Serie A, Milan mampu mengumpulkan tujuh poin.
Hasil tersebut menjadi awal yang cukup positif bagi Amorim. Milan mampu tampil kompetitif dan menunjukkan permainan yang lebih terorganisir. Salah satu buktinya terlihat saat mereka menghadapi Juventus di Allianz Stadium. Pertandingan berakhir 1-1, meski Milan sebenarnya punya peluang untuk membawa pulang kemenangan.
Performa tersebut ikut mendapat perhatian dari Andrea Stramaccioni. Mantan pelatih Inter Milan itu melihat ada perubahan menarik dalam permainan Milan sejak kedatangan Amorim. Menurutnya, sang pelatih sudah memberikan identitas yang cukup jelas dan membuat tim terlihat semakin solid.
Ruben Amorim Mulai Bangun Identitas Milan
Amorim sejauh ini konsisten dengan formasi 3-4-2-1. Skema tersebut digunakan dalam tiga pertandingan awalnya bersama Milan. Konsistensi itu membuat para pemain mulai memahami peran masing-masing di dalam sistem permainan yang diterapkan.
Stramaccioni melihat pendekatan tersebut sebagai salah satu kekuatan Amorim. Pelatih asal Portugal itu dianggap tidak mudah mengubah prinsip hanya karena menghadapi lawan berbeda. Ia tetap berusaha membuat Milan bermain sesuai dengan rencana yang sudah disiapkan.
Bagi Stramaccioni, keberanian Amorim mempertahankan gagasannya menjadi hal yang menarik. Milan tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga mulai memiliki pola permainan yang lebih mudah dikenali sejak awal pertandingan.
Awal Musim Milan Cukup Menjanjikan
Dari tiga pertandingan Serie A, Milan sudah mengoleksi tujuh poin. Hasil itu membuat mereka berada di posisi kelima klasemen dan hanya terpaut dua angka dari AS Roma yang berada di puncak.
Perjalanan Milan memang belum sempurna. Namun, hasil positif di awal musim memberikan modal penting bagi Amorim untuk melanjutkan proses pembentukan tim. Apalagi persaingan Serie A diprediksi akan semakin ketat setelah memasuki pertandingan berikutnya.
Laga melawan Juventus menjadi salah satu ujian penting. Milan mampu membawa pulang satu poin dari markas Bianconeri dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.
Rossoneri bahkan hampir meraih kemenangan jika Juventus tidak mendapatkan gol penyama melalui Federico Gatti pada penghujung laga. Hasil tersebut menunjukkan Milan sudah cukup mampu memberikan perlawanan terhadap salah satu rival utama mereka.
Stramaccioni Soroti Cara Amorim Melindungi Tim
Stramaccioni juga menilai Amorim punya karakter kuat sebagai seorang pelatih. Ia melihat sang juru taktik mampu menjaga tim tetap berada di jalur yang diinginkannya tanpa terlalu mudah terpengaruh oleh situasi di luar lapangan.
Menurut pandangannya, Amorim merupakan pelatih yang memiliki gagasan jelas dan berusaha memberikan perlindungan kepada tim. Sikap tersebut dianggap penting karena Milan sedang berada dalam fase membangun kembali kekuatan setelah pergantian pelatih.
Konsistensi Amorim juga membuat permainan Milan terlihat lebih terarah. Para pemain perlahan mulai terbiasa dengan tuntutan dalam formasi 3-4-2-1 yang menjadi pilihan utama sang pelatih.
Stramaccioni menilai proses tersebut bisa menjadi fondasi penting bagi Milan. Jika konsistensi permainan terus terjaga, tim asal San Siro itu berpeluang berkembang menjadi lebih kuat sepanjang musim.
Hubungan Amorim dan Gerry Cardinale Jadi Sorotan
Selain taktik di lapangan, Stramaccioni juga melihat hubungan Amorim dengan Gerry Cardinale sebagai sesuatu yang positif. Ia menilai keduanya memiliki kecocokan yang bisa membantu proyek Milan dalam jangka panjang.
Kehadiran Cardinale dalam konferensi pers Amorim juga dianggap memberikan gambaran mengenai suasana baru di lingkungan klub. Dukungan dari pihak manajemen dapat menjadi faktor penting ketika seorang pelatih sedang membangun fondasi tim.
Kini Amorim punya kesempatan untuk membuktikan lebih jauh kemampuannya bersama Milan. Dengan identitas permainan yang mulai terlihat dan hasil awal yang cukup baik, tekanan sekaligus harapan kepada sang pelatih tentu akan semakin besar.


