Arenabetting – Kylian Mbappe menjadi penentu kemenangan Prancis atas Turki, tetapi kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Penyerang Les Bleus tersebut mengalami masalah pada lutut kirinya hanya beberapa menit setelah mencetak gol.
Mbappe tampil sebagai starter ketika Prancis bertandang ke Kocaeli Stadium, Sabtu (26/9/2026) dini hari WIB. Pertandingan itu menjadi laga pertama Zinedine Zidane sebagai pelatih Prancis di Grup 1 UEFA Nations League A.
Gol Mbappe pada menit ke-54 memastikan Prancis menang 1-0. Namun, lima menit kemudian sang kapten harus meninggalkan lapangan karena merasakan sakit pada bagian lututnya.
Mbappe Jadi Penentu Kemenangan
Zidane langsung memberikan kepercayaan kepada Mbappe untuk memimpin lini depan Prancis dalam pertandingan pertamanya sebagai pelatih. Ia dimainkan bersama Rayan Cherki, Michael Olise, dan Ousmane Dembele.
Sepanjang pertandingan, Mbappe memang tidak terlalu sering mendapatkan bola. Ia tercatat hanya melakukan 34 sentuhan, dengan tiga di antaranya terjadi di dalam kotak penalti Turki.
Meski tidak banyak terlibat dalam permainan, Mbappe tetap mampu memberikan perbedaan. Pada menit ke-54, ia menerima umpan Olise di sisi kiri sebelum melepaskan tembakan kaki kanan yang menembus gawang Turki.
Gol tersebut membuat Prancis unggul dan berada dalam posisi yang lebih nyaman. Sayangnya, momen positif itu segera berubah menjadi kekhawatiran bagi skuad Zidane.
Cedera Lima Menit Setelah Gol
Tidak lama setelah mencetak gol, Mbappe terlihat kesakitan dan memegangi lutut kirinya. Ia sempat terbaring di lapangan sebelum tim medis melakukan pemeriksaan terhadap kondisinya.
Situasi tersebut membuat Zidane tidak ingin mengambil risiko. Mbappe kemudian ditarik keluar pada menit ke-59 dan digantikan Desire Doue untuk melanjutkan pertandingan.
Kondisi sang kapten menjadi perhatian karena Prancis masih memiliki tiga pertandingan lain dalam rangkaian agenda internasional kali ini. Kehilangan Mbappe tentu bisa memengaruhi persiapan tim untuk pertandingan berikutnya.
Bagi Zidane, keselamatan pemain menjadi prioritas utama. Ia memilih mengganti Mbappe daripada memaksanya terus bermain ketika kondisi lutut sang penyerang mulai menimbulkan kekhawatiran.
Mbappe Harus Pulang ke Madrid
Setelah pertandingan, kabar mengenai kondisi Mbappe menjadi semakin mengkhawatirkan. Lutut kiri pemain tersebut mengalami pembengkakan sehingga tim Prancis memutuskan untuk tidak mengambil risiko lebih jauh.
Mbappe akhirnya harus kembali ke Madrid untuk menjalani pemulihan dan pemeriksaan lanjutan. Keputusan tersebut membuatnya tidak dapat melanjutkan tiga pertandingan yang masih tersisa bersama Prancis dalam periode internasional ini.
Zidane mengakui bahwa cedera Mbappe cukup serius sehingga pemain tersebut lebih baik dikembalikan ke klub. Prancis tidak ingin memperburuk kondisinya dengan tetap memasukkannya ke dalam pertandingan berikutnya.
Keputusan itu juga membuat Real Madrid harus menunggu perkembangan terbaru mengenai kondisi pemain andalannya. Mbappe memiliki peran penting di klub sehingga masalah lutut tersebut berpotensi menjadi perhatian besar.
Real Madrid Ikut Cemas
Prancis akhirnya mampu mempertahankan kemenangan 1-0 atas Turki hingga pertandingan selesai. Hasil tersebut menjadi awal positif bagi Zidane, tetapi cedera Mbappe membuat kemenangan terasa tidak sepenuhnya melegakan.
Kini perhatian beralih kepada proses pemulihan Mbappe di Madrid. Pemeriksaan lanjutan akan menjadi penting untuk mengetahui kondisi sebenarnya dan perkembangan cedera pada lutut kirinya.
Bagi Prancis, kehilangan Mbappe menjadi tantangan tersendiri setelah sang kapten menjadi penentu kemenangan pada laga debut Zidane. Sementara itu, Real Madrid tentu berharap masalah tersebut tidak berkembang menjadi cedera yang lebih panjang.
Mbappe sendiri harus menjalani pemulihan setelah meninggalkan skuad Prancis lebih cepat. Setelah menjadi pahlawan kemenangan, kini kondisi fisiknya menjadi perhatian utama menjelang agenda berikutnya bersama klub dan tim nasional.


