Arenabetting – Manchester United belum mampu menunjukkan performa konsisten pada awal Liga Inggris musim ini. Setelah lima pertandingan, Setan Merah masih berada di posisi ke-12 dengan koleksi lima poin.
Hasil tersebut didapat dari satu kemenangan, dua kali imbang, dan dua kekalahan. Perjalanan MU yang belum stabil membuat berbagai aspek permainan mulai mendapat perhatian, termasuk aktivitas para pemain ketika berada di lapangan.
Salah satu masalah yang terlihat dari statistik adalah rendahnya intensitas berlari. Data yang dikutip Sky Sports memperlihatkan Manchester United berada di posisi terbawah dalam sejumlah kategori terkait pergerakan pemain.
MU Rendah dalam Intensitas Lari
Manchester United berada di peringkat ke-20 untuk total jarak yang ditempuh dengan intensitas tinggi. Catatan mereka hanya mencapai 19,03 kilometer dalam lima pertandingan awal Liga Inggris.
Setan Merah juga menempati posisi ke-20 untuk durasi berlari dengan intensitas tinggi. Para pemain MU tercatat hanya menghabiskan waktu sekitar 49,6 menit dalam kategori tersebut.
Angka lainnya tidak jauh berbeda pada aktivitas sprint. Manchester United hanya mencatat 243 sprint dan kembali berada di urutan ke-20 dalam kategori tersebut.
Untuk total waktu sprint, MU juga menempati posisi terbawah dengan catatan 9,2 menit. Data tersebut memperlihatkan adanya perbedaan aktivitas fisik dibandingkan sejumlah rival mereka.
Daya Jelajah MU Juga Jadi Perhatian
Bukan hanya intensitas lari yang menjadi persoalan Manchester United. Statistik daya jelajah lapangan dan aktivitas high speed runs juga menunjukkan posisi mereka masih berada di kelompok bawah.
Pergerakan tanpa bola menjadi bagian penting dalam permainan modern. Pemain harus terus bergerak untuk membuka ruang, menekan lawan, sekaligus membantu rekan ketika tim kehilangan penguasaan bola.
Rendahnya angka dalam beberapa kategori tersebut bisa membuat MU kesulitan menjaga tekanan sepanjang pertandingan. Lawan pun dapat memiliki lebih banyak ruang ketika para pemain Setan Merah tidak bergerak dengan intensitas yang sama.
Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi tim asuhan Michael Carrick. Mereka perlu meningkatkan aktivitas fisik jika ingin tampil lebih agresif dan konsisten dalam pertandingan berikutnya.
Fulham Unggul dalam Statistik Lari
Gambaran mengenai masalah tersebut terlihat pada pertandingan terakhir MU melawan Fulham. Laga di Craven Cottage itu berakhir dengan skor 1-1, tetapi tuan rumah mencatat angka pergerakan yang lebih tinggi.
Fulham menempuh jarak total sekitar 116 kilometer sepanjang pertandingan. Sementara itu, Manchester United hanya mencapai 110 kilometer dalam hal daya jelajah lapangan.
Perbedaan juga terlihat dalam jumlah sprint. Fulham mencatat 101 sprint, sedangkan MU hanya menghasilkan 91 sprint selama pertandingan berlangsung.
Selisih tersebut memang tidak secara langsung menentukan hasil pertandingan. Namun, statistik itu memberikan gambaran mengenai bagaimana Fulham mampu bergerak lebih aktif dibandingkan para pemain Manchester United.
Setan Merah Punya Pekerjaan Rumah
Catatan statistik tersebut menjadi perhatian karena Manchester United memang sedang membutuhkan peningkatan performa. Lima pertandingan pertama baru menghasilkan satu kemenangan sehingga posisi mereka masih tertahan di papan tengah.
MU perlu memperbaiki banyak aspek permainan, termasuk intensitas pergerakan pemain. Aktivitas berlari sangat penting untuk mendukung pressing dan menjaga jarak antarlini tetap rapat.
Jika masalah tersebut tidak segera diperbaiki, Manchester United berpotensi kembali kesulitan menghadapi tim yang bermain dengan tempo tinggi. Lawan bisa memanfaatkan ruang ketika pergerakan pemain MU tidak cukup aktif.
Carrick kini memiliki pekerjaan untuk membuat timnya tampil lebih agresif. Perbaikan dalam aspek fisik dan pergerakan bisa menjadi salah satu bagian penting agar Setan Merah mampu memperbaiki posisi di klasemen Liga Inggris.


