Arenabetting – Manchester City menjadi satu-satunya tim yang masih sempurna di Premier League setelah Arsenal menelan kekalahan dari Brighton & Hove Albion. Namun, laju impresif The Citizens belum membuat Paul Merson yakin mereka bisa mengangkat trofi pada akhir musim.
Arsenal tumbang 0-3 dari Brighton, sehari sebelum City mengalahkan Sunderland dengan skor 5-3. Hasil tersebut membuat pasukan Enzo Maresca sendirian berada di puncak klasemen dengan catatan lima kemenangan dari lima pertandingan.
Posisi itu sekaligus memberikan tekanan kepada Arsenal sebagai juara bertahan. Meski begitu, Merson justru melihat masalah di pertahanan City yang bisa menjadi penghambat dalam perjalanan panjang menuju gelar Premier League.
City Sapu Bersih Lima Laga
Kemenangan atas Sunderland memperpanjang catatan sempurna City di awal musim. Mereka kini mengoleksi 15 poin dari lima pertandingan dan menjadi satu-satunya tim yang belum kehilangan angka.
Hasil tersebut terasa semakin penting karena Arsenal gagal mendapatkan poin saat menghadapi Brighton. Kekalahan itu membuat jarak antara kedua tim melebar menjadi tiga poin di klasemen sementara.
City juga menunjukkan ketajaman luar biasa dengan mencetak lima gol ke gawang Sunderland. Lini serang mereka mampu menghasilkan banyak peluang dan membuat lawan kesulitan menghentikan tekanan.
Namun, kemenangan besar tersebut menyimpan persoalan tersendiri. Gawang City kemasukan tiga kali, sehingga Merson melihat ada kelemahan yang bisa menjadi masalah ketika menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi.
Merson Mulai Meragukan City
Merson sebelumnya sempat memiliki keyakinan besar terhadap peluang Arsenal mempertahankan gelar. Setelah melihat kekalahan telak dari Brighton, ia mengakui penilaiannya terhadap persaingan musim ini mungkin terlalu cepat.
Mantan pemain Arsenal itu menilai hasil pertandingan Brighton memberikan gambaran bahwa persaingan masih sangat terbuka. Arsenal belum bisa merasa aman, sementara City terus menunjukkan konsistensi hasil.
Namun, Merson juga tidak langsung menganggap City akan mengambil alih gelar. Menurutnya, performa bertahan dalam kemenangan atas Sunderland justru memberikan alasan untuk berhati-hati.
City memang mampu mencetak banyak gol, tetapi kebobolan tiga kali dari Sunderland menjadi catatan yang tidak bisa diabaikan. Masalah tersebut berpotensi semakin terlihat ketika mereka menghadapi tim papan atas.
Lini Belakang Jadi Perhatian
Merson menilai City terlalu bergantung pada kemampuan mencetak gol untuk menutupi kelemahan di pertahanan. Pola seperti itu dinilai sulit dipertahankan sepanjang kompetisi yang berlangsung sangat panjang.
Sunderland mampu mencetak tiga gol dan bahkan memiliki kesempatan untuk menambah jumlah tersebut. Bagi Merson, fakta itu menjadi sinyal bahwa pertahanan City masih memberikan ruang kepada lawan.
Di sisi lain, City tetap terlihat sangat berbahaya ketika menguasai bola. Serangan mereka mampu menciptakan banyak peluang dan menghasilkan lima gol dalam pertandingan tersebut.
Persoalannya adalah keseimbangan antarlini. Ketika menghadapi tim dengan kualitas lebih tinggi, kelemahan di belakang bisa memberikan konsekuensi lebih besar jika tidak segera diperbaiki.
Persaingan Gelar Masih Panjang
City memang sedang memimpin klasemen dengan rekor sempurna, tetapi musim baru berjalan lima pertandingan. Masih banyak laga yang harus dilewati sebelum persaingan gelar memasuki tahap penentuan.
Arsenal juga belum bisa dihapus dari persaingan hanya karena satu kekalahan. Musim masih panjang dan setiap tim akan melewati periode sulit yang dapat mengubah posisi klasemen.
Bagi City, pekerjaan utama setelah jeda kompetisi adalah memperbaiki pertahanan tanpa mengurangi ketajaman serangan. Keseimbangan tersebut akan menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka menghadapi lawan-lawan kuat.
Untuk sementara, City tetap berada di posisi teratas dengan catatan sempurna. Namun, kemenangan 5-3 atas Sunderland juga meninggalkan pertanyaan mengenai kekuatan lini belakang yang harus segera dijawab Maresca.


