Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Penalti Mbappe Gagal di Menit Akhir, Real Madrid Tumbang 0-1 dari Betis

Arenabetting – Real Madrid harus pulang dengan tangan kosong setelah kalah 0-1 dari Real Betis pada lanjutan LaLiga di Estadio de la Cartuja, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB. Los Blancos tampil dominan sejak awal, tetapi gagal memaksimalkan peluang.

Madrid lebih sering menguasai bola dan terus menekan pertahanan Betis. Namun, rapatnya lini belakang tuan rumah membuat serangan mereka kerap mentok. Vinicius Jr bahkan sempat mengenai tiang gawang pada babak pertama.

Betis justru mencuri kemenangan lewat Troy Parrott pada menit ke-81. Situasi makin pahit karena Kylian Mbappe gagal memanfaatkan penalti pada menit ke-93 setelah sepakannya ditepis Alex Valles. Hasil ini membuat Madrid tetap di posisi kedua dengan sembilan poin, sementara Betis naik ke posisi ketiga dengan angka sama.

Madrid Dominan tetapi Sulit Membobol Betis

Betis memberikan ancaman lebih dulu melalui Antony pada menit kedelapan. Sepakan jarak jauhnya masih diamankan Thibaut Courtois, sebelum Madrid perlahan mengambil kendali dan mulai menekan dari berbagai sisi.

Peluang Madrid datang pada menit ke-11 ketika Dean Huijsen menyambar umpan silang Arda Guler. Tembakannya ditepis Valles. Empat menit kemudian, Vinicius hampir membuka keunggulan setelah menerima umpan Guler, tetapi sontekannya hanya membentur tiang.

Betis kemudian memilih bertahan lebih dalam dan menunggu serangan balik. Strategi itu membuat Madrid kesulitan menemukan ruang kosong, meski terus mengalirkan bola dan mencoba membongkar pertahanan tuan rumah.

Peluang Emas Madrid Terbuang

Pada menit ke-42, Mbappe menerima sodoran bola dari Vinicius dan berada dalam posisi ideal di depan gawang. Namun, tembakan pertamanya berhasil diblok Natan. Bola pantul kembali jatuh ke kaki Mbappe, tetapi Marc Bartra melakukan blok penting tepat di garis gawang.

Jude Bellingham juga hampir membawa Madrid unggul lewat sundulan setelah menyambut sepak pojok Guler. Valles menunjukkan refleks cepat dengan menepis bola. Betis pun mampu mempertahankan gawangnya tetap aman hingga jeda.

Sampai babak pertama berakhir, skor masih 0-0. Madrid memiliki beberapa peluang berbahaya, tetapi penyelesaian akhir dan penampilan Valles membuat tekanan mereka belum membuahkan hasil.

Memasuki babak kedua, Madrid tetap dominan. Mbappe sempat mendapat ruang setelah menerima umpan Huijsen, tetapi sepakannya terlalu lemah sehingga mudah diamankan Valles. Tekanan Madrid terus berlanjut, sementara Betis menunggu kesempatan untuk menyerang.

Parrott Jadi Penentu Kemenangan

Betis sempat mengancam lewat Parrott yang melepaskan tembakan dari depan kotak penalti. Bola masih melambung, tetapi peluang itu menjadi tanda bahwa tuan rumah mulai berani keluar dari tekanan Madrid.

Gol akhirnya datang pada menit ke-81. Sundulan Nelson Deossa dari situasi sepak pojok lebih dulu ditepis Courtois, tetapi bola muntah langsung disambar Parrott. Sepakan tersebut mengubah skor menjadi 1-0 dan membuat tekanan Madrid semakin besar.

Madrid hampir langsung membalas tiga menit kemudian. Mbappe mencoba mengecoh Valles dengan tembakan lob, tetapi bola justru membentur tiang gawang. Los Blancos kembali gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan kedudukan.

Penalti Mbappe Gagal Selamatkan Madrid

Madrid sempat mencetak gol pada menit ke-88 melalui Carlos Espi. Ia menyelesaikan umpan Vinicius dengan sepakan akrobatik, tetapi gol tersebut dianulir karena offside.

Peluang terakhir hadir pada menit ke-93 setelah umpan Vinicius mengenai tangan Natan di area penalti. Wasit memberikan penalti dan Mbappe maju sebagai eksekutor. Namun, tembakannya ke sisi kanan ditepis Valles.

Kekalahan ini membuat Madrid gagal naik ke puncak klasemen meski mengoleksi sembilan poin. Betis juga memiliki angka yang sama dan naik ke posisi ketiga. Bagi Madrid, hasil tersebut menjadi bukti bahwa dominasi permainan belum cukup tanpa penyelesaian akhir yang efektif.