Arenabetting – Chelsea mulai mengambil langkah tegas terkait masa depan Alejandro Garnacho. Winger berusia 22 tahun itu dipastikan tidak mengikuti latihan pramusim bersama skuad utama yang kini ditangani Xabi Alonso. Situasi tersebut semakin menguatkan peluang Garnacho hengkang pada bursa transfer musim panas.
Sejak para pemain kembali berlatih di Cobham pada Minggu (12/7), nama Garnacho memang tidak masuk dalam agenda tim. Chelsea kini lebih fokus mencari klub yang bersedia memenuhi nilai transfer yang telah mereka tetapkan untuk sang pemain.
Meski membuka pintu keluar, Chelsea tidak berniat melepas Garnacho dengan harga murah. Klub asal London itu bahkan sudah menetapkan banderol berbeda untuk klub Premier League dan tim dari luar Inggris, sehingga posisi mereka tetap menguntungkan dalam proses negosiasi.
Chelsea Bedakan Harga untuk Calon Pembeli
Chelsea memasang harga lebih tinggi bagi klub-klub Premier League. Siapa pun yang ingin merekrut Garnacho dari kompetisi yang sama harus menyiapkan dana mulai 45 juta Poundsterling atau sekitar Rp1,08 triliun.
Sementara itu, klub di luar Premier League mendapat harga sedikit lebih rendah. Chelsea membuka negosiasi mulai 42 juta Poundsterling atau sekitar Rp1,01 triliun.
Perbedaan harga tersebut menjadi strategi agar mereka tidak mudah memperkuat rival langsung di kompetisi domestik. Selain itu, Chelsea tetap memiliki kendali penuh karena kontrak Garnacho masih berlaku hingga musim panas 2035.
Kontrak Panjang Jadi Senjata Chelsea
Usia Garnacho yang masih 22 tahun membuat nilainya tetap tinggi di pasar transfer. Chelsea tidak berada dalam posisi terdesak sehingga dapat menunggu tawaran terbaik sebelum mengambil keputusan.
Kontrak jangka panjang memberikan keuntungan besar bagi manajemen. Klub tidak perlu terburu-buru menjual pemain karena tidak ada ancaman kehilangan secara gratis dalam waktu dekat.
The Blues juga berharap bisa memperoleh keuntungan dari transfer ini. Mereka merekrut Garnacho dari Manchester United dengan nilai sekitar 40 juta Poundsterling dan kini ingin mendapatkan harga yang lebih tinggi.
Dengan kondisi tersebut, Chelsea memiliki posisi tawar yang kuat saat bernegosiasi dengan klub mana pun yang tertarik menggunakan jasanya.
Roma Pernah Mencoba, Chelsea Langsung Menolak
AS Roma sempat menunjukkan minat terhadap Garnacho. Klub Serie A itu mencoba membuka peluang melalui skema peminjaman sebelum mempertimbangkan langkah berikutnya.
Namun, Chelsea langsung menutup kemungkinan tersebut. Manajemen hanya bersedia melepas Garnacho melalui transfer permanen dan tidak ingin mempertimbangkan opsi lain.
Keputusan itu menunjukkan bahwa Chelsea memang ingin merombak skuad sekaligus mendapatkan pemasukan dari penjualan pemain. Mereka tidak ingin mengambil risiko jika Garnacho hanya dipinjamkan tanpa kepastian masa depan.
Klub asal London tersebut juga berharap ada persaingan dari beberapa peminat agar nilai transfer sang pemain bisa semakin meningkat.
Harga Garnacho Dinilai Masih Jadi Perdebatan
Nilai transfer lebih dari Rp1 triliun tentu memunculkan berbagai pendapat. Sebagian menilai angka itu cukup tinggi jika melihat kontribusi Garnacho dalam beberapa musim terakhir.
Di sisi lain, faktor usia, potensi berkembang, dan kontrak yang masih sangat panjang membuat harga tersebut masih dianggap masuk akal oleh banyak klub. Pemain muda dengan kualitas seperti Garnacho memang sering memiliki nilai pasar yang tinggi.
Kini menarik untuk menunggu apakah ada klub yang bersedia memenuhi permintaan Chelsea. Jika tawaran yang datang sesuai harapan, peluang Garnacho meninggalkan The Blues pada bursa transfer musim panas ini semakin terbuka.


