Arenabetting – Achraf Hakimi kembali mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia. Bek sayap andalan Maroko itu resmi menjadi pemain asal Afrika dengan jumlah penampilan terbanyak di ajang Piala Dunia setelah kembali tampil pada edisi 2026.
Rekor tersebut tercipta saat Maroko mengalahkan Skotlandia dengan skor 1-0 pada pertandingan kedua Grup C Piala Dunia 2026. Penampilan itu menjadi laga ke-12 Hakimi sepanjang sejarah keikutsertaannya di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Catatan tersebut menjadi bukti konsistensi pemain berusia 27 tahun itu bersama Singa Atlas. Selain menjadi andalan di sektor pertahanan, Hakimi juga terus menunjukkan peran penting dalam membantu Maroko bersaing di level internasional.
Lewati Rekor Dua Legenda Afrika
Dengan koleksi 12 penampilan di Piala Dunia, Hakimi berhasil melewati dua nama besar sepak bola Afrika yang sebelumnya berbagi rekor tersebut. Mereka adalah Francois Omam-Biyik dari Kamerun dan Asamoah Gyan dari Ghana yang sama-sama mencatatkan 11 pertandingan.
Pencapaian itu semakin mempertegas posisi Hakimi sebagai salah satu pemain Afrika paling berpengaruh dalam satu dekade terakhir. Ia mampu menjaga performa konsisten sejak pertama kali tampil di Piala Dunia.
Karena Maroko masih berpeluang melaju ke babak gugur, jumlah penampilan Hakimi juga masih sangat mungkin terus bertambah pada turnamen kali ini.
Konsisten di Tiga Edisi Piala Dunia
Hakimi memulai perjalanan di Piala Dunia pada edisi 2018 dengan tampil dalam tiga pertandingan. Empat tahun kemudian, ia menjadi bagian penting keberhasilan Maroko melaju jauh pada Piala Dunia 2022 dengan mencatat tujuh penampilan.
Di Piala Dunia 2026, Hakimi kembali menjadi pilihan utama di lini belakang Singa Atlas. Hingga pertandingan kedua fase grup, ia telah tampil dua kali dan terus menjadi sosok yang sulit tergantikan.
Pengalaman panjang tersebut menjadikan Hakimi sebagai salah satu pemain paling berpengalaman dalam skuad Maroko saat ini. Perannya tidak hanya penting di lapangan, tetapi juga sebagai kapten yang memimpin rekan-rekannya.
Konsistensi yang ditunjukkan sejak usia muda membuat namanya terus mendapat tempat di jajaran pemain terbaik Afrika.
Pilih Membela Maroko
Meski lahir di Madrid, Spanyol, Hakimi memilih memperkuat negara asal kedua orang tuanya, yaitu Maroko. Keputusan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan karier internasionalnya.
Sejak menjalani debut bersama tim nasional pada 2016, Hakimi telah mengoleksi 98 penampilan. Angka tersebut menunjukkan betapa besarnya kepercayaan yang diberikan kepadanya selama hampir satu dekade.
Kini, dengan status sebagai pemegang rekor baru dan peluang membawa Singa Atlas melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026, Hakimi berkesempatan kembali menghadirkan kejutan. Para pendukung Maroko tentu berharap sang kapten mampu memimpin tim mengulang bahkan melampaui pencapaian luar biasa yang pernah diraih pada edisi sebelumnya.


