Arenabetting – Jadon Sancho mungkin masih sering kena kritik karena gagal bersinar di Manchester United. Namun anehnya, setiap kali dipinjamkan ke klub lain, winger asal Inggris itu malah terus berhasil melangkah jauh di kompetisi Eropa.
Terbaru, Sancho sukses membawa Aston Villa lolos ke final Liga Europa musim ini.
Villa memastikan tiket final setelah menghajar Nottingham Forest dengan skor 4-0 di semifinal leg kedua. Hasil itu membuat mereka menang agregat 4-1 dan resmi melaju ke partai puncak.
Buat Sancho, ini jadi final Eropa ketiga secara beruntun dalam tiga musim terakhir. Yang bikin menarik, semuanya diraih bersama klub berbeda.
Sancho Lagi-Lagi Sampai Final
Musim ini Jadon Sancho bermain untuk Aston Villa dengan status pinjaman dari Manchester United.
Meski tidak selalu jadi starter utama, kontribusinya di Liga Europa cukup terasa.
Sancho mencatat satu gol dan satu assist dari 12 pertandingan di kompetisi tersebut.
Dan sekarang dirinya kembali punya kesempatan meraih trofi Eropa setelah sebelumnya sudah pernah merasakan atmosfer final bersama dua klub lain.
Musim Lalu Juara Bareng Chelsea
Pada musim 2024/2025, Jadon Sancho sempat dipinjamkan ke Chelsea.
Di sana performanya cukup hidup, terutama di UEFA Conference League.
Sancho berhasil mencetak dua gol dan lima assist hanya dari delapan pertandingan.
Yang paling diingat tentu saat dirinya mencetak gol di final ketika Chelsea menghajar Real Betis dengan skor 4-1 dan keluar sebagai juara.
Dortmund Jadi Awal Kebangkitan
Sebelum sukses bersama Chelsea, Sancho juga sempat dipinjamkan kembali ke Borussia Dortmund pada musim 2023/2024.
Di klub Jerman itu, Sancho seperti menemukan kembali kepercayaan dirinya yang sempat hilang di Manchester United.
Ia membantu Dortmund melangkah sampai final Liga Champions dan tampil cukup bagus sepanjang kompetisi.
Meski akhirnya kalah 0-2 dari Real Madrid di final, perjalanan tersebut jadi bukti kalau kualitas Sancho sebenarnya belum habis.
Ironisnya Malah Gacor Saat Dipinjamkan
Yang bikin cerita Sancho terasa unik adalah performanya justru lebih stabil saat jauh dari Old Trafford.
Di Manchester United, dirinya sering kesulitan tampil konsisten dan bahkan sempat ribut dengan pelatih.
Namun begitu pindah ke klub lain, Sancho malah berkali-kali berhasil membantu tim mencapai final kompetisi Eropa.
Situasi itu bikin banyak fans mulai bertanya-tanya apakah tekanan besar di MU memang terlalu berat buat dirinya.
Villa Kini Punya Harapan Besar
Sekarang Aston Villa berharap pengalaman Sancho di laga besar bisa membantu mereka di final Liga Europa nanti.
Villa dijadwalkan menghadapi SC Freiburg di partai puncak.
Kalau berhasil juara, Sancho bakal mencatat trofi Eropa kedua dalam dua musim terakhir bersama klub berbeda.
Dan kalau melihat perjalanan tiga musim terakhir, satu hal yang pasti, Jadon Sancho mungkin memang punya aura spesial setiap bermain di kompetisi antarklub Eropa.


