Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

MU Mau Umumkan Manajer Interim, Michael Carrick Jadi Kandidat Terkuat

Arenabetting – Manchester United lagi-lagi masuk fase darurat. Setelah memutus kerja sama dengan Ruben Amorim pekan lalu, manajemen Setan Merah dikabarkan bakal segera mengumumkan manajer interim baru. Nama yang kini paling kencang disebut? Nggak lain dan nggak bukan, Michael Carrick.

Dari Amorim ke Fletcher, Tapi Hasil Masih Seret

Keputusan memecat Amorim sebenarnya cukup mengejutkan, mengingat kontraknya masih berlaku sampai 2027. Tapi performa tim yang nggak stabil bikin manajemen akhirnya ambil langkah cepat. Untuk sementara, Darren Fletcher ditunjuk sebagai manajer interim.

Sayangnya, start Fletcher juga belum sesuai harapan. Dalam dua laga, MU cuma bisa imbang lawan Burnley dan kalah dari Brighton & Hove Albion. Kekalahan dari Brighton bahkan langsung bikin MU tersingkir dari Piala FA. Praktis, satu lagi kompetisi piala musim ini lepas dari genggaman.

Dengan kondisi seperti itu, wajar kalau MU pengin buru-buru mencari sosok yang bisa kasih dorongan baru, apalagi jadwal berat sudah menunggu.

Carrick Muncul ke Permukaan, Solskjaer Mulai Tergeser

Awalnya, Ole Gunnar Solskjaer sempat disebut sebagai favorit untuk mengisi posisi interim. Maklum, dia punya sejarah panjang dan hubungan emosional yang kuat dengan klub. Tapi belakangan, nama Michael Carrick justru makin menguat.

Menurut laporan media Inggris, pengumuman manajer interim bakal dilakukan hari ini, Senin (12/1/2026), dan Carrick disebut jadi kandidat paling kuat. Kabarnya, Carrick sudah menjalani wawancara dengan petinggi klub sejak Kamis lalu, sementara Solskjaer baru diwawancara di akhir pekan.

Timing pengumuman ini juga bukan tanpa alasan. MU ingin manajer interim baru punya waktu lebih untuk mempersiapkan tim menghadapi laga besar melawan Manchester City di Liga Inggris akhir pekan nanti. Derby Manchester jelas bukan laga yang bisa dianggap enteng, apalagi dengan kondisi MU yang lagi goyah.

Bukan Wajah Baru, Carrick Pernah Isi Pos Ini

Menariknya, ini bukan pertama kalinya Carrick dipercaya mengisi posisi manajer interim di MU. Pada periode singkat antara 21 November sampai 2 Desember 2021, ia sempat memimpin tim dalam tiga pertandingan.

Hasilnya cukup oke: dua kemenangan dan satu hasil imbang. Meski cuma sebentar, periode itu meninggalkan kesan positif karena tim terlihat lebih tenang dan terorganisir. Pengalaman inilah yang bikin banyak pihak menilai Carrick bukan pilihan asal-asalan.

Selain itu, Carrick juga paham betul kultur klub dan karakter pemain, karena ia pernah lama jadi bagian dari ruang ganti MU, baik sebagai pemain maupun staf pelatih.

Tantangan Berat Menanti di Depan Mata

Siapa pun yang nanti resmi ditunjuk, tantangannya jelas nggak ringan. MU sudah tersingkir dari dua kompetisi piala, dan satu-satunya target realistis yang tersisa adalah mengejar posisi Eropa lewat Premier League.

Dengan jadwal berat dan tekanan besar dari fans, manajer interim harus langsung kerja cepat, bukan sekadar jaga status quo. Kalau Carrick benar-benar ditunjuk, ini bisa jadi kesempatan emas buat membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih, bukan cuma legenda klub.

Sekarang tinggal tunggu pengumuman resmi. Tapi satu hal yang pasti, MU butuh perubahan cepat, dan semua mata bakal tertuju ke siapa yang berdiri di pinggir lapangan saat derby melawan City nanti.