Arenabetting – Barcelona kembali menelan hasil mengecewakan usai dikalahkan Girona 1-2 di Stadion Montilivi, Selasa (17/2) dinihari WIB. Kekalahan ini membuat Barca gagal merebut puncak klasemen Liga Spanyol dari tangan Real Madrid.
Penalti Gagal dan Gol Balasan Cepat
Dalam laga yang seharusnya jadi kesempatan Barca untuk membalas ketertinggalan poin dari Madrid, tim asuhan Hansi Flick justru kesulitan memaksimalkan peluang. Penalti di pengujung babak pertama yang seharusnya membawa keunggulan tim Catalan gagal dimanfaatkan. Lamine Yamal menjadi eksekutor, melepaskan tembakan mendatar kaki kiri, tapi bola membentur tiang sebelum diamankan oleh kiper Girona.
Meski begitu, Barcelona sempat membuka skor lewat Pau Cubarsi di babak kedua. Sayangnya, gol tersebut langsung dibalas oleh Thomas Lemar dari tuan rumah, membuat kedudukan imbang kembali dan menambah tekanan bagi Barca.
Francisco Beltran Jadi Momok
Tidak cukup sampai di situ, Girona menambah penderitaan Barcelona lewat pemain pengganti mereka, Francisco Beltran. Sepakan dari area D yang dilepas Beltran tidak bisa dihentikan Joan Garcia, memastikan Girona membalikkan keadaan menjadi 2-1. Kekalahan ini jelas jadi pukulan bagi Barcelona, apalagi mereka punya misi penting untuk merebut posisi teratas klasemen.
Klasemen dan Persaingan Ketat
Akibat kekalahan ini, Barcelona tetap berada di posisi kedua klasemen Liga Spanyol dengan koleksi 58 poin dari 24 laga, tertinggal dua poin dari Real Madrid yang baru saja menang meyakinkan 4-1 atas Real Sociedad. Sementara itu, Atletico Madrid menempati peringkat keempat setelah kalah beruntun, terakhir 0-3 dari Rayo Vallecano, dan kini memiliki 45 poin sama dengan Villarreal di peringkat ketiga yang masih menyimpan satu laga di tangan.
Persaingan juara musim ini diprediksi bakal ketat. Masih ada 14 pertandingan tersisa, jadi setiap poin bakal sangat berharga. Barcelona harus segera bangkit jika ingin menempel Madrid, yang akan bertamu ke markas Osasuna pada Minggu (22/2) dinihari WIB. Sementara Barca akan menjamu Levante di hari yang sama, jadi laga ini bisa jadi momentum penting untuk kembali ke jalur kemenangan.
Harapan Barca
Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa Barca perlu memperbaiki efektivitas di lini depan dan disiplin pertahanan. Hansi Flick tentu harus memutar otak agar timnya tidak kehilangan momentum di sisa musim. Dukungan penuh dari fans di Camp Nou nanti bakal jadi kunci penting, karena Barcelona harus menunjukkan permainan dominan untuk kembali mengejar rival sekota mereka, Real Madrid.
Dengan laga-laga tersisa yang menantang, Barcelona masih punya kesempatan untuk menebus kesalahan dan kembali menunjukkan bahwa mereka bukan hanya sekadar pesaing, tapi kandidat juara sejati Liga Spanyol musim 2025/2026.


