Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Timnas Brasil Kembali Dekati Carlo Ancelotti Buat Posisi Pelatih

Berita Bola – Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) kembali mendekati Carlo Ancelotti untuk menawarkan posisi pelatih tim nasional. Langkah ini diambil setelah kekalahan telak 1-4 dari Argentina dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang meningkatkan tekanan pada pelatih saat ini, Dorival Junior.

Bukan kali pertama Brasil mencoba memboyong Ancelotti. Sebelumnya, pelatih asal Italia itu telah menolak tawaran serupa dalam beberapa tahun terakhir. Namun, situasi kini bisa berbeda, terutama karena masa depannya di Real Madrid masih belum pasti.

Menurut laporan dari GE Globo, CBF telah kembali menghubungi perwakilan Ancelotti dan meminta pertemuan resmi untuk membahas kemungkinan kepindahannya.

Meski kontak awal dengan Ancelotti dikabarkan berjalan positif, pelatih berusia 64 tahun itu menegaskan bahwa diskusi lebih lanjut harus menunggu hingga Real Madrid menyelesaikan partisipasi mereka di Piala Dunia Antarklub yang digelar di Amerika Serikat pada Juni hingga Juli.

Sementara itu, Brasil akan menghadapi dua laga penting di kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Ekuador dan Paraguay pada awal Juni. Hal ini membuat CBF harus mengambil keputusan sulit: Mempertahankan Dorival Junior hingga saat itu atau menunjuk pelatih sementara sambil menunggu kepastian dari Ancelotti.

Keputusan ini menjadi dilema besar bagi Presiden CBF Ednaldo Rodrigues, mengingat tekanan publik yang semakin meningkat setelah hasil buruk dalam kualifikasi.

Di sisi lain, masa depan Ancelotti di Real Madrid masih belum jelas. Klub raksasa Spanyol itu dikabarkan telah menjalin komunikasi dengan Xabi Alonso sebagai kandidat potensial untuk menggantikan Ancelotti jika ia hengkang.

Brasil tampaknya masih menjadikan Ancelotti sebagai prioritas utama mereka. CBF berencana untuk mengeksplorasi semua kemungkinan sebelum mulai mempertimbangkan kandidat lain.

Jika negosiasi dengan Ancelotti gagal, Brasil harus segera mencari alternatif lain guna menyelamatkan peluang mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026.